Bola.net - Pelatih Sevilla Julen Lopetegui mengaku sangat sedih setelah timnya takluk di Piala Super Eropa 2020 dari Bayern Munchen. Meski begitu, Lopetegui tetap bangga dengan performa timnya.
Sevilla menantang Bayern di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Jumat (25/9) pagi WIB. Namun, tim asal Spanyol itu harus mengakui keunggulan Die Roten dengan skor 1-2.
Los Nervionenses sempat unggul lewat gol penalti Lucas Ocampos. Namun, Bayern bisa menyamakan kedudukan melalui aksi Leon Goretzka.
Kedua tim tetap bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Akan tetapi, Javi Martinez bisa memastikan kemenangan Die Roten pada babak perpanjangan waktu.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Menyakitkan
Lopetegui tidak punya kata lain untuk mendeskripsikan kekalahan tersebut selain menyakitkan. Pasalnya, ia merasa timnya punya peluang untuk meraih kemenangan.
"Selalu menyakitkan untuk kalah, terutama di final dan terutama di pertandingan final kami memiliki peluang untuk menang," kata Lopetegui di situs resmi UEFA.
"Kami harus menderita dan kami mampu melukai mereka, dan mereka mendapatkan pemenang di saat yang paling tidak memungkinkan.
"Kami baru saja kembali dalam latihan selama 12 hari dan kami bisa berhadapan langsung dengan tim terbaik di Eropa dan kami mampu membawa mereka ke waktu tambahan."
Tetap Bangga
Kendati kalah, Lopetegui berujar dirinya bangga dengan performa timnya. Menurutnya, para pemain sudah menampilkan yang terbaik di lapangan.
"Sayangnya kami tidak pulang dengan trofi tapi kami bangga dengan apa yang kami lakukan," imbuh Lopetegui.
"Kami tidak bisa memanfaatkan peluang kami. Mereka memiliki penjaga gawang yang luar biasa di Neuer. Tapi kami sangat bangga dengan tim ini, sikap mereka, usaha mereka, mentalitas mereka: mereka percaya sampai akhir."
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Javi Martinez Jadi Pahlawan Kemenangan, Kapten Bayern Lempar Pujian
Bundesliga 25 September 2020, 11:28
-
Trofi Piala Super Eropa Akan Jadi Perpisahan Manis Bagi Javi Martinez dan Bayern Munchen
Bundesliga 25 September 2020, 11:00
-
5 Pemain Terbaik Kala Bayern Munchen Bungkam Sevilla di Piala Super Eropa
Liga Champions 25 September 2020, 10:50
-
Sevilla Sudah Bekerja Keras tapi Tetap Kalah
Liga Champions 25 September 2020, 10:25
-
Kalah di Piala Super Eropa, Sevilla Tetap Bangga
Liga Champions 25 September 2020, 10:06
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR