
Bola.net - Borussia Dortmund akan menjamu Barcelona dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions 2024/2025. Pertandingan ini akan digelar di kandang sang wakil Jerman, Signal Iduna Park, Rabu, 16 April 2025, jam 02.00 WIB.
Barcelona datang dengan keunggulan mutlak setelah menang besar 4-0 di leg pertama. Gol-gol dari Raphinha, Robert Lewandowski (dua gol), dan Lamine Yamal menenggelamkan harapan Dortmund di Estadi Olimpic Lluis Companys.
Kini, tugas berat menanti Dortmund. Membalikkan agregat empat gol melawan tim sekelas Barcelona bukan sekadar tantangan, tapi juga ujian mental dan keajaiban.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Blaugrana di Ambang Semifinal Pertama Sejak 2019

Barcelona belum pernah lagi menembus semifinal Liga Champions sejak 2019. Namun, kemenangan besar di leg pertama membuat langkah mereka menuju empat besar kali ini terasa sangat nyata.
Hansi Flick menyusun taktik yang cermat dan efektif di Spanyol. Raphinha membuka keunggulan lewat gol ke-12-nya musim ini di Liga Champions, menjadikannya top skor sementara turnamen.
Di babak kedua, dua gol Lewandowski memperdalam luka mantan klubnya. Lamine Yamal menutup pesta dengan gol istimewa yang juga mencatatkan namanya sebagai pencetak gol termuda kedua dalam sejarah perempat final Liga Champions.
Dortmund dan Rekor Buruk Kontra Barcelona

Pertemuan ini menjadi pertemuan ketujuh antara Dortmund dan Barcelona di pentas Eropa. Statistik berpihak mutlak pada raksasa Spanyol.
Dari enam laga sebelumnya, Dortmund belum pernah meraih kemenangan. Empat kali Barcelona menang, sedangkan dua sisanya berakhir imbang.
Selisih gol juga mencolok. Barcelona telah mencetak 13 gol ke gawang Dortmund, sementara wakil Jerman itu baru membalas empat kali.
Signal Iduna Park, Harapan Terakhir Dortmund

Meski tertinggal jauh, Dortmund tak boleh menyerah sebelum peluit akhir berbunyi. Bermain di depan puluhan ribu pendukung fanatik mereka bisa menjadi pemicu semangat juang ekstra.
Niko Kovac tentu akan berharap pada momentum dan agresivitas sejak menit awal. Dortmund dikenal punya sejarah comeback meski tidak dalam skala sebesar ini.
Namun, untuk bisa menjungkirbalikkan keadaan, mereka butuh lebih dari sekadar semangat. Mereka harus tampil sempurna dan berharap Barcelona membuat kesalahan.
Barcelona Pegang Kendali

Dengan agregat 4-0, Barcelona memegang penuh kendali pertandingan. Mereka bisa bermain tenang dan mengatur tempo tanpa harus memaksakan diri menyerang.
Flick kemungkinan akan tetap menurunkan skuad terbaik untuk memastikan tak ada ruang bagi Dortmund bangkit. Fokus utama mereka adalah menjaga gawang tetap aman dan menuntaskan pekerjaan dengan disiplin.
Bagi Lewandowski, ini juga jadi laga emosional lainnya menghadapi mantan timnya di kandang lamanya. Namun, kali ini, dia datang sebagai lawan yang sangat menyakitkan.
Antara Asa dan Realita

Dortmund butuh keajaiban. Mereka harus mencetak empat gol hanya untuk menyamakan agregat, tapi itu pun belum cukup tanpa menjaga gawang sendiri tetap steril.
Barcelona hanya perlu menjalankan rencana tanpa cela. Dengan pengalaman, kualitas individu, dan keunggulan agregat, mereka sangat difavoritkan melaju ke semifinal.
Signal Iduna Park akan menyaksikan apakah ini jadi malam keajaiban bagi Dortmund, atau sekadar konfirmasi keperkasaan Barcelona.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wojciech Szczesny Dekati Rekor Johan Cruyff di Barcelona
Liga Spanyol 14 April 2025, 15:52
-
Fast & Fearless: Barcelona dalam Kecepatan Maksimal Menuju Semifinal
Liga Champions 14 April 2025, 14:55
-
Misi Mustahil Dortmund di Signal Iduna Park dan Dua Luka Lama Barcelona
Liga Champions 14 April 2025, 14:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR