Bola.net - - Berbagai respon muncul pasca kegagalan Manchester United di perempat final Liga Champions. Respon yang paling banyak tentu saja menyalahkan Paul Pogba yang dinilai tidak tampil maksimal dalam dua leg pertandingan.
Manchester United tersingkir dari babak perempat final usai kalah dengan skor agregat 4-0 atas Barcelona. Pada laga leg pertama, Setan Merah kalah 1-0 di Old Trafford. Pada leg kedua di Camp Nou, mereka kalah 3-0.
Paul Pogba memang gagal memberikan kontribusi maksimal pada laga di Old Trafford dan Camp Nou. Namun, menurut Ruud Gullit, kegagalan anak asuhan Ole Gunnar Solksjaer bukan hanya karena Paul Pogba bermain buruk.
Lantas kenapa? Simak jawaban lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Bukan Hanya Pogba
Ruud Gullit mengatakan bahwa percuma saja Paul Pogba bermain bagus pada dua leg tersebut, jika pemain Manchester United lainnya tidak mampu mengimbangi permainan Pogba. Bintang 26 tahun tidak bisa bekerja sendirian, dia butuh sokongan pemain lain.
"Pogba masih pemain yang bagus. Tetapi Anda juga membutuhkan pemain lain di sekitar Anda," ucap eks bintang timnas Belanda, Ruud Gullit kepada beIN Sports.
"Itu bukan selalu tentang Pogba, tidak seperti itu. Anda memberikan bola pada Pogba dan dia akan melakukan hal yang luar biasa. Dia akan bersinar dalam lingkungan yang baik. Itu yang mereka butuhkan," ulasnya.
Dari sisi teknis, Ruud Gullit menilai tidak ada yang salah dengan Pogba. "Dia pemain hebat, saya sudah melihatnya. Apa yang tidak dia miliki adalah dukungan pemain lain di lini tengah," tandas eks pemain Chelsea.
Berkaca Pada Sergio Busquets
Menurut Ruud Gullit, Manchester United harusnya berkaca pada lini tengah yang dimiliki Barcelona. Sergio Busquest mampu menjadi pemain kunci di sana, tapi dia tidak bekerja sendiri melainkan dapat dukungan dari pemain lain.
"Jika Pogba bisa bermain seperti [Sergio] Busquets itu akan fantastis, tapi Busquets bisa bermain seperti itu karena para pemain di sekitarnya. Kirim saja dia ke Swansea dan dia tidak akan dapat bola."
"Jadi, itu sangat tergantung pada di mana Anda bermain dan dengan pemain seperti apa Anda bermain," tutup Ruud Gullit.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mbappe Tak Bisa Memilih Antara Ronaldo Atau Messi
Liga Champions 17 April 2019, 23:26
-
De Ligt Tolak Komentari Gosip Transfernya ke Barca
Liga Spanyol 17 April 2019, 22:54
-
Barcelona Masih Belum Berani Bicara Treble
Liga Champions 17 April 2019, 18:53
-
Busquets: Coutinho Melakukan Selebrasi Dengan Amarah
Liga Champions 17 April 2019, 18:33
-
Main Bareng Messi, De Ligt Diprediksi Bakal Makin Hebat
Liga Spanyol 17 April 2019, 17:57
LATEST UPDATE
-
Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
Lain Lain 10 Juli 2026, 09:21
-
Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Timnas Prancis Catatkan Rekor Baru!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 09:02
-
Tes Medis Lancar, MU Resmikan Transfer Andrey Santos Hari Ini
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:37
-
Andrey Santos Beres, MU Tuntaskan Transfer Ketiga Di Musim Panas ini!
Liga Inggris 10 Juli 2026, 08:26
-
Diam tetapi Mematikan Seperti Ousmane Dembele
Piala Dunia 10 Juli 2026, 06:08
-
Man of the Match Prancis vs Maroko: Kylian Mbappe
Piala Dunia 10 Juli 2026, 05:14
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR