Bola.net - - Sami Khedira mengakui bahwa masa transisinya dari Real Madrid ke tidaklah mudah. Khedira mengaku mengalami kesulitan dalam dua musim selama masa transisi itu.
Musim terakhir Khedira di Madrid memang berat. Ia kerap diganggu cedera sehingga jarang mendapat kesempatan bermain dan kinerjanya juga kurang bagus. Lalu ia pindah dengan status free transfer ke Juve. Ia pun masih harus melakukan adaptasi lagi di Italia.
Namun ia juga mengaku sudah belajar banyak dan mengalami perkembangan selama di Juventus. Ia belajar banyak hal baru, termasuk aspek taktis serta budaya dan mentalitas Juventus.
"Musim terakhir saya di madrid tidaklah mudah. Musim pertama saya di Juventus cukup bagus, tapi tidak seperti musim ini. Saya bisa katakan bahwa saya sudah banyak berkembang selama di Juventus. Saya merasa mengalami peningkatan dalam hal taktik. Di luar lapangan, saya juga belajar bagaimana mentalitas dan budaya di klub ini," terang Khedira kepada JTV.
Khedira merasa senang karena Juventus lebih mementingkan kebersamaan ketimbang individu para pemainnya. Selain itu, musim ini Juve sudah bisa menunjukkan permainan yang bagus dan kekuatan mereka memiliki keseimbangan, mulai dari pertahanan, lini tengah dan juga lini serang.
"Kombinasi kualitas, karakter dan kreativitas di skuat kami memberi efek bagus kepada saya. Kami adalah tim yang bisa menyatukan aspek psikologis dan taktis dengan baik. Kami bisa bertahan dan menyerang sama bagusnya dan juga memiliki keseimbangan. Kami semua bekerja ke arah yang sama dan memiliki persatuan yang erat."
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Allegri Minta Para Pemain Muda Contoh Buffon dan Ronaldo
Liga Champions 5 Mei 2017, 23:44
-
Higuain Bantah Terinspirasi Oleh Aksi Ronaldo
Liga Champions 5 Mei 2017, 17:47
-
Eks Real Madrid Sebut Juventus Tim Pecundang di Final
Liga Champions 5 Mei 2017, 15:36
-
'Dani Alves Lebih Baik Daripada Saat Usia 25 Tahun'
Liga Italia 5 Mei 2017, 15:05
-
Head-to-head: Juventus vs Torino
Liga Italia 5 Mei 2017, 13:09
LATEST UPDATE
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR