
- Liverpool berhasil menjaga tren positif mereka dengan mengalahkan PSG di laga awal Grup C Liga Champions 2018/19, Rabu (19/9) dini hari mereka. Menjamu tim kuat PSG di Anfield, Liverpool berjuang sampai menit ke-90 untuk meraih kemenangan 3-2. Permainan Skuat Liverpool sekali lagi menunjukkan potensi terbaiknya.
Laga tersebut berjalan menarik. Liverpool sudah unggul dua gol di menit ke-36. Namun PSG membalas satu gol di menit ke-40 melalui Thomas Meunier. Skor 2-1 untuk kemenangan Liverpool saat laga memasuki paruh waktu. Kylian Mbappe lalu menyamakan kedudukan jadi 2-2 di menit ke-83. Namun Roberto Firmino mencetak gol kemenangan Liverpool di menit 90+2.
Formasi yang diturunkan PSG cukup unik. Pada dasarnya PSG memainkan empat penyerang dengan Neymar, Edinson Cavani, Kylian Mbappe dan Angel Di Maria. Masalahnya, formasi ofensif ini buat PSG kerepotan saat Liverpool melancarkan serangan balik.
Klopp bahkan mengatakan bahwa timnya sengaja mengincar penyerang PSG yang lemah saat bertahan. Baca penjelasannya di bawah ini:
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kelemahan Neymar
Kemampuan bintang PSG, Neymar, tak perlu diragukan lagi. Neymar jago mengubrak-abrik pertahanan lawan dan membuat setiap bek yang menghadapinya frustrasi.
Namun Neymar sangat lemah dalam bertahan. Dia gagal mundur lebih cepat untuk menghentikan serangan balik yang dimulai Trent Alexander-Arnold, yang pada akhirnya berujung pada gol pembuka Liverpool.
Mereka (PSG) sedikit mengubah sistemnya, kami menduga itu dan tidak terlalu memikirkannya, kata Klopp di fourfourtwo.
Neymar di sisi kiri bukanlah ide buruk dan membuat bertahan jauh lebih sulit, kami harus lebih fokus menghadapinya.
Bukan Bek

Menurut Klopp, kecerdikan Liverpool terlihat saat menyerang melalui sayap kanan, yakni posisi Neymar. Dia memanfaatkan kelemahan cara bertahan Neymar dan menutup ruang pemain-pemain PSG lainnya.
Kami merasa sudah melakukannya dengan sangat baik. Kami menutup banyak wilayah lapangan dan menutup ruang kosong.
Dan ketika kami mendapat bola kami membuat mereka berlari dan menggunakan sayap kanan, sambung Klopp.
Neymar adalah pemain kelas dunia tetapi dia bukanlah bek, jadi kami coba melakukan itu (menyerang di sayap kanan).
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video hasil penyisihan grup Liga Champions 2018-2019. Barcelona bungkam PSV 4-0, Liverpool menang 3-2 atas PSG.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cavani Ingin Lihat Bagaimana Tim-tim EPL Berlaga di Ligue 1
Liga Champions 19 September 2018, 23:48
-
Bekuk PSG Jadi Ajang Pembuktian Liverpool
Liga Champions 19 September 2018, 23:05
-
Raih Rekor Sempurna, Mane Peringatkan Liverpool untuk Tetap Fokus
Liga Champions 19 September 2018, 21:27
-
Mane Sempat Minta Firmino Main Cuma Dengan Satu Mata
Liga Champions 19 September 2018, 20:49
-
Pujian Firmino untuk Performa Liverpool Saat Jamu PSG
Liga Champions 19 September 2018, 20:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25


















KOMENTAR