
Bola.net - Sebagai salah satu klub besar di Eropa, Juventus belum pernah menjuarai Liga Champions sejak 1996. Kini tantangan itu ada di pundak Andrea Pirlo dan para pemainnya.
Juve akan menantang Porto pada leg pertama 16 besar, Kamis (18/2/2021) dini hari WIB nanti. Laga ini bakal jadi tantangan pertama untuk Pirlo.
Pasalnya, Juve selalu kesulitan di fase gugur dua musim terakhir. Mereka beruntung masih punya Cristiano Ronaldo. Tercatat, hanya Ronaldo yang bisa mencetak gol di fase gugur dalam dua musim terakhir.
Kini Porto jadi tantangan pertama, kira-kira apa yang akan dilakukan Pirlo?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
3-5-2 dan 4-4-2
Bintang utama permainan Juve musim ini bukan hanya Ronaldo. Ada Juan Cuadrado dalam perannya sebagai wing-back, dia lebih sering naik ke depan membantu serangan.
Pirlo memulai musim ini dengan formasi 3-5-2 yang lebih stabil. Alasannya sederhana, skuad Juve yang sekarang memang belum cukup bagus.
Meski begitu, terkadang formasi tersebut bisa tampak seperti 4-4-2 di tengah pertandingan. Lini tengah bermain rapat, sayap kanan agresif, hanya ada masalah di sayap kiri.
Dalam dua taktik ini gaya main Juventus sama. Jarak antar pemain dekat dan mengalirkan umpan-umpan pendek.
Morata dan Ronaldo
Entah nanti menggunakan formasi 3-5-2 atau 4-4-2, Pirlo akan menurunkan dua striker utamanya: Ronaldo dan Alvaro Morata. Kombinasi ini terbukti ampuh di Liga Champions musim ini.
Morata dan Ronaldo telah mencetak 10 dari 14 gol Juventus di fase grup Liga Champions musim ini. Morata lebih banyak dengan 6 gol, Ronaldo baru 4 gol.
Gol-gol ini datang dari kelihaian Morata dan Ronaldo dalam membaca posisi di kotak penalti. Ronaldo pun bakal diharapkan memikul Juve lagi di fase gugur kali ini.
Kombinasi Ronaldo-Morata bisa jadi senjata baru Pirlo. Peran mereka berdua unik, sama-sama striker tapi bisa bergantian menjemput bola.
Sumber: Squawka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Kiat Porto untuk Bisa Kalahkan Juventus
Liga Champions 17 Februari 2021, 18:20
-
Bos Porto Ingin Ulangi Kenangan Manis saat Jumpa Juventus
Liga Champions 17 Februari 2021, 17:11
-
Kabar Buruk Juventus, Leonardo Bonucci akan Absen Cukup Lama
Liga Italia 17 Februari 2021, 16:57
-
Starting XI Juventus Terakhir Kali Juara Liga Champions, Ada yang Masih Ingat?
Editorial 17 Februari 2021, 16:42
-
5 Pencetak Gol Terbanyak Juventus di Liga Champions, Nomor 1 Bukan Ronaldo
Editorial 17 Februari 2021, 14:54
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR