Kontroversi Rasisme dari Benfica vs Real Madrid: Federico Valverde Murka pada Gianluca Prestianni

Kontroversi Rasisme dari Benfica vs Real Madrid: Federico Valverde Murka pada Gianluca Prestianni
Gianluca Prestianni dari Benfica berebut bola dengan pemain Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga playoff 16 Besar Liga Champions, Rabu (18/2). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Bola.net - Gelandang Federico Valverde meluapkan kemarahannya setelah winger muda Gianluca Prestianni diduga melakukan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior dalam laga playoff 16 besar Liga Champions antara Benfica kontra Real Madrid.

Insiden panas itu terjadi pada leg pertama yang digelar di markas Benfica. Pertandingan yang semula berlangsung sengit berubah menjadi sorotan akibat dugaan tindakan rasisme di babak kedua.

Vinicius menjadi penentu kemenangan Madrid lewat gol tunggalnya. Selebrasi sang pemain Brasil di depan publik tuan rumah memantik reaksi keras. Sepanjang pertandingan, ia memang terus menjadi sasaran siulan dan cemoohan dari tribune.

Alih-alih diam, Vinicius membalas tekanan tersebut dengan gestur selebrasi yang dianggap provokatif oleh sebagian pendukung tuan rumah. Ketegangan pun memuncak.

Tak lama setelah momen itu, Prestianni terlihat menutup mulutnya dengan jersey saat berbicara kepada Vinicius. Tindakan tersebut memicu kecurigaan dan kemarahan dari kubu Madrid. Vinicius langsung menghampiri wasit, dan protokol anti-rasisme UEFA pun diterapkan.

Pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit sebelum akhirnya dilanjutkan. Meski demikian, Prestianni tetap diizinkan melanjutkan laga. Vinicius diyakini melaporkan kepada wasit bahwa pemain Argentina tersebut melontarkan kata “monyet” kepadanya, sebuah hinaan rasial yang sangat ofensif.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 3 halaman

Mbappe Ikut Bereaksi, Valverde Geram

Pemain Real Madrid Vinicius Junior (kiri) usai mencetak gol pada laga play-off Liga Champions antara Benfica vs Madrid di Lisbon, Portugal, Selasa, 17 Februari 2026 (c) AP Photo/Pedro Rocha

Pemain Real Madrid Vinicius Junior (kiri) usai mencetak gol pada laga play-off Liga Champions antara Benfica vs Madrid di Lisbon, Portugal, Selasa, 17 Februari 2026 (c) AP Photo/Pedro Rocha

Situasi tersebut juga memancing reaksi keras dari penyerang Madrid, Kylian Mbappe, yang terlihat mendekati Prestianni dengan ekspresi penuh ketidaksenangan. Banyak pihak menduga Mbappe mendengar langsung ucapan yang dipermasalahkan.

Usai pertandingan, Valverde tak menahan kritiknya.

“Prestianni? Ketika seseorang menutup mulutnya dengan bajunya untuk mengatakan sesuatu, jelas itu untuk menyampaikan hal yang sangat buruk. Dia mengatakan sebuah kata yang tidak seharusnya pernah diucapkan. Tidak mungkin tidak ada kamera yang menangkapnya. Itu tindakan yang memalukan. Sangat, sangat buruk,” tegas Valverde.

Menurut gelandang Uruguay tersebut, tindakan seperti itu merusak esensi sepak bola dan tak boleh dibiarkan.

2 dari 3 halaman

Insiden Serius

Valverde menilai insiden tersebut bukan yang pertama dan menyayangkan jika tidak ada bukti visual yang terekam.

“Ini sangat serius, sudah sering terjadi. Meninggalkan lapangan mungkin bukan solusi yang diinginkan demi menjaga jalannya pertandingan, tapi ada satu orang yang telah merusak pertunjukan sepak bola malam ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa rekan-rekannya yang berada di dekat kejadian juga mendengar ucapan tak pantas tersebut.

“Kami memang tidak tahu 100 persen, tapi semua rekan yang berada di dekatnya mengatakan dia mengucapkan sesuatu yang tidak seharusnya dikatakan. Kami sudah lama berjuang melawan hal seperti ini. Vini sudah lama melawan ini. Jika terus terjadi, ini sangat memalukan.”

Valverde juga menyatakan kebanggaannya kepada para pemain Madrid yang langsung membela Vinicius di lapangan, serta kepada sang winger yang tetap melanjutkan pertandingan di tengah tekanan.

3 dari 3 halaman

UEFA Didesak Bertindak

Kasus ini kini menunggu investigasi resmi dari UEFA. Sorotan juga mengarah pada respons penonton tuan rumah yang disebut-sebut justru memberikan tepuk tangan kepada Prestianni saat ia meninggalkan lapangan.

Madrid sendiri membawa modal kemenangan 1-0 ke leg kedua yang akan digelar di Santiago Bernabeu pada 25 Februari mendatang.

Namun laga tersebut juga akan berlangsung tanpa kehadiran Jose Mourinho di pinggir lapangan setelah ia diusir wasit dalam pertandingan yang sama.

Sumber: Marca


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL