Lamine Yamal Frustrasi Barcelona Kalah dari Atletico Madrid, Hansi Flick: Tolong Maklumi, Dia Masih Bocil!

Bola.net - Manajer Barcelona, Hansi Flick kembali memberikan pembelaan terhadap Lamine Yamal usai sang pemain terlihat marah-marah saat diganti di laga melawan Atletico Madrid. Ia menyebut bahwa sang pemain masih sangat muda dan ia masih belum bisa mengontrol emosinya dengan baik.
Dini hari tadi, Barcelona menjamu Atletico Madrid di Camp Nou. Kedua tim bertanding untuk leg pertama babak perempat final Liga Champions 2025/2026.
Di laga ini, Lamine Yamal kembali dipercaya menjadi starter oleh Flick. Namun sang winger tidak berdaya ketika timnya kalah 0-2 dari Los Rojiblancos di laga ini.
Seusai laga, Yamal mendadak ramai diperbincangkan di jagad maya. Ia terlihat frustrasi kala timnya dikalahkan Atletico, sehingga beberapa pemain Barcelona mencoba untuk menenangkannya seusai laga.
Apa kata Flick seputar situasi tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Situasi yang Normal

Dalam wawancaranya di Movistar, Flick menilai wajar jika Yamal merasa frustrasi. Ia menilai sang winger tampil dengan ciamik, namun ia kesal karena gagal membawa timnya menang di laga ini.
"Ya, tentu dia (Yamal) merasa frustrasi seperti pemain yang lainnya. Namun saya bisa bilang dia bermain dengan luar biasa hari ini," buka Flick.
"Baik menyerang atau bertahan, dia melakukan pekerjaan yang luar biasa. Ia berhasil melewati tiga, empat dan bahkan lima pemain dan bagi saya itu sesuatu yang luar biasa. Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa."
Tidak Perlu Dibesar-besarkan

Lebih lanjut, Flick berharap semua pihak tidak membesar-besarkan situasi Yamal di laga itu. Ia menilai sang pemain masih sangat muda dan ia masih mencoba belajar mengontrol emosinya.
"Kita tidak boleh lupa bahwa dia (Yamal) masih berusia 18 tahun, jadi kita harus mengurangi kebisingan mengenai dirinya," sambung Flick.
"Dia akan menjadi salah satu pemain terbaik di sepanjang sejarah. Itulah mengapa yang terpenting adalah kita memberikan dukungan kepadanya, karena ia adalah alasan para penonton datang ke stadion untuk menonton pertandingan," pungkasnya.
Laga Berikutnya

Barcelona akan memainkan satu pertandingan sebelum memainkan leg kedua babak perempat final Liga Champions menghadapi Atletico.
El Blaugrana akan berhadapan dengan tetangga mereka, Espanyol di akhir pekan ini dan kemenangan dibutuhkan mereka agar menjaga kans mereka menjuarai La Liga di akhir musim nanti.
Klasemen La Liga
Sumber: Movistar
Baca Juga:
- Barcelona Protes VAR dan Handball, Pelatih Atletico: Wasit Sudah Pakai Akal Sehat
- Alasan Hansi Flick Tarik Keluar Pedri di Babak Pertama Lawan Atletico Madrid
- Hansi Flick Ngamuk Usai Laga Barcelona vs Atletico Madrid: Apa Gunanya Ada VAR?
- Kontroversi VAR di Laga Barcelona vs Atletico, Keputusan Wasit Istvan Kovacs Disorot
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Prancis yang Haus Gol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR