
Bola.net - Atletico Madrid baru saja memutus kutukan 20 tahun di Spotify Camp Nou. Kemenangan 2-0 atas Barcelona di leg pertama perempat final Liga Champions membuat Los Colchoneros berada di posisi terdepan untuk melaju ke semifinal Liga Champions.
Pelatih Atletico, Diego Simeone merasa sangat puas dengan performa anak asuhnya di lapangan. Mereka tampil sangat disiplin meski berada di bawah tekanan tim tuan rumah. Hasil ini menjadi modal yang sangat berharga untuk menatap laga penentuan.
Namun, pertandingan ini tidak lepas dari berbagai drama dan keputusan kontroversial. Pihak Barcelona merasa sangat dirugikan oleh beberapa keputusan yang diambil oleh wasit. Terutama mengenai insiden di area terlarang yang melibatkan pemain belakang Atletico.
Simeone memberikan pembelaan terkait kinerja perangkat pertandingan dan teknologi VAR tersebut. Ia menilai segala keputusan yang diambil sudah sesuai dengan logika permainan. Atmosfer panas di luar lapangan tidak mengubah pandangannya terhadap hasil akhir.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pertahanan Rapi Jadi Kunci Kemenangan Atletico

Atletico Madrid tampil dengan pendekatan yang terorganisir sejak awal. Mereka fokus meredam permainan lawan dan menunggu momen yang tepat.
Strategi itu berjalan efektif sepanjang pertandingan. Barcelona kesulitan mengembangkan permainan seperti biasanya.
“Kami bertahan dengan rapi agar mereka tidak bisa mengembangkan permainan. Memang, peluang yang kami dapat tidak sebanyak yang diharapkan, tetapi momen yang kami tunggu akhirnya datang.” ujar Simeone.
“Untuk kejadian yang melibatkan Cubarsi, posisi saya cukup jauh, namun VAR memanggil wasit untuk meninjaunya. Setelah itu, ada gol luar biasa dari Julian. Di babak kedua, kami lebih fokus mencari peluang lewat serangan balik,” lanjutnya.
Simeone Bela Keputusan Wasit soal Handball

Salah satu momen yang memicu kemarahan Barcelona adalah dugaan handball Marc Pubill. Namun, Simeone tidak melihat adanya kesalahan dari tim wasit.
Ia justru menilai keputusan tersebut sudah sesuai dengan interpretasi di lapangan. Baginya, situasi itu masih dalam batas wajar permainan.
““Kalau saya saja posisinya jauh dari kejadian yang melibatkan Giuliano, apalagi untuk kejadian yang satunya lagi. Jika (Pubill) dan wasit menilai bahwa permainan sebenarnya belum dimulai, itu masih masuk akal dalam konteks pertandingan. Selebihnya, kita bisa saja memperdebatkan berbagai kemungkinan situasi yang ada,” kata Simeone.
“Kita bisa mencari berbagai sudut pandang, tetapi keputusan itu tetap berdasarkan interpretasi mereka di lapangan,” tambahnya.
Simeone Ingatkan Leg Kedua Tidak Akan Mudah

Meski unggul agregat, Simeone menegaskan bahwa pekerjaan belum selesai. Ia menyadari kualitas Barcelona yang bisa bangkit kapan saja.
Atletico hanya perlu menghindari kekalahan dengan selisih dua gol di kandang. Namun, Simeone tetap memasang kewaspadaan tinggi.
“Kami menghadapi lawan yang sangat kuat. Kami cukup rendah hati untuk mengakui bahwa mereka tim yang sangat bagus,” ucap Simeone.
“Kami akan bermain dengan semangat, bersama pendukung kami, dan dengan komitmen penuh. Kami membayangkan laga yang sulit dan kompleks,” tegasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Tidak Ada Lagi Ejekan, Sekarang Giliran Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:51
-
Gubernur KDM Janjikan Bonus Juara Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 13:31
-
Leon Goretzka Disarankan ke AC Milan, Bisa Duet dengan Luka Modric
Liga Italia 25 Mei 2026, 13:20
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR