Barcelona Protes VAR dan Handball, Pelatih Atletico: Wasit Sudah Pakai Akal Sehat

Barcelona Protes VAR dan Handball, Pelatih Atletico: Wasit Sudah Pakai Akal Sehat
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone bereaksi di laga melawan Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions, 9 April 2026. (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Atletico Madrid baru saja memutus kutukan 20 tahun di Spotify Camp Nou. Kemenangan 2-0 atas Barcelona di leg pertama perempat final Liga Champions membuat Los Colchoneros berada di posisi terdepan untuk melaju ke semifinal Liga Champions.

Pelatih Atletico, Diego Simeone merasa sangat puas dengan performa anak asuhnya di lapangan. Mereka tampil sangat disiplin meski berada di bawah tekanan tim tuan rumah. Hasil ini menjadi modal yang sangat berharga untuk menatap laga penentuan.

Namun, pertandingan ini tidak lepas dari berbagai drama dan keputusan kontroversial. Pihak Barcelona merasa sangat dirugikan oleh beberapa keputusan yang diambil oleh wasit. Terutama mengenai insiden di area terlarang yang melibatkan pemain belakang Atletico.

Simeone memberikan pembelaan terkait kinerja perangkat pertandingan dan teknologi VAR tersebut. Ia menilai segala keputusan yang diambil sudah sesuai dengan logika permainan. Atmosfer panas di luar lapangan tidak mengubah pandangannya terhadap hasil akhir.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 3 halaman

Pertahanan Rapi Jadi Kunci Kemenangan Atletico

Alexander Sorloth (tengah) merayakan gol bersama rekan setimnya Atletico Madrid usai membobol gawang Barcelona di Liga Champions, 9 April 2026. (c) AP Photo/Joan Monfort

Alexander Sorloth (tengah) merayakan gol bersama rekan setimnya Atletico Madrid usai membobol gawang Barcelona di Liga Champions, 9 April 2026. (c) AP Photo/Joan Monfort

Atletico Madrid tampil dengan pendekatan yang terorganisir sejak awal. Mereka fokus meredam permainan lawan dan menunggu momen yang tepat.

Strategi itu berjalan efektif sepanjang pertandingan. Barcelona kesulitan mengembangkan permainan seperti biasanya.

“Kami bertahan dengan rapi agar mereka tidak bisa mengembangkan permainan. Memang, peluang yang kami dapat tidak sebanyak yang diharapkan, tetapi momen yang kami tunggu akhirnya datang.” ujar Simeone.

“Untuk kejadian yang melibatkan Cubarsi, posisi saya cukup jauh, namun VAR memanggil wasit untuk meninjaunya. Setelah itu, ada gol luar biasa dari Julian. Di babak kedua, kami lebih fokus mencari peluang lewat serangan balik,” lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Simeone Bela Keputusan Wasit soal Handball

Pelatih Barcelona, Hansi Flick (kanan) dan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone bereaksi di laga leg pertama perempat final Liga Champions, 9 April 2026. (c) AP Photo/Joan Monfort

Pelatih Barcelona, Hansi Flick (kanan) dan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone bereaksi di laga leg pertama perempat final Liga Champions, 9 April 2026. (c) AP Photo/Joan Monfort

Salah satu momen yang memicu kemarahan Barcelona adalah dugaan handball Marc Pubill. Namun, Simeone tidak melihat adanya kesalahan dari tim wasit.

Ia justru menilai keputusan tersebut sudah sesuai dengan interpretasi di lapangan. Baginya, situasi itu masih dalam batas wajar permainan.

““Kalau saya saja posisinya jauh dari kejadian yang melibatkan Giuliano, apalagi untuk kejadian yang satunya lagi. Jika (Pubill) dan wasit menilai bahwa permainan sebenarnya belum dimulai, itu masih masuk akal dalam konteks pertandingan. Selebihnya, kita bisa saja memperdebatkan berbagai kemungkinan situasi yang ada,” kata Simeone.

“Kita bisa mencari berbagai sudut pandang, tetapi keputusan itu tetap berdasarkan interpretasi mereka di lapangan,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Simeone Ingatkan Leg Kedua Tidak Akan Mudah

Julian Alvarez merayakan gol pembuka timnya dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Julian Alvarez merayakan gol pembuka timnya dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid di Camp Nou, April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Meski unggul agregat, Simeone menegaskan bahwa pekerjaan belum selesai. Ia menyadari kualitas Barcelona yang bisa bangkit kapan saja.

Atletico hanya perlu menghindari kekalahan dengan selisih dua gol di kandang. Namun, Simeone tetap memasang kewaspadaan tinggi.

“Kami menghadapi lawan yang sangat kuat. Kami cukup rendah hati untuk mengakui bahwa mereka tim yang sangat bagus,” ucap Simeone.

“Kami akan bermain dengan semangat, bersama pendukung kami, dan dengan komitmen penuh. Kami membayangkan laga yang sulit dan kompleks,” tegasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL