Bola.net - - Petinggi Madrid, Emilio Butragueno mencoba menenangkan para pendukung Madrid setelah kegagalan di Liga Champions, Copa del Rey, dan mungkin juga La Liga musim ini. Dia mengingatkan kembali apa yang sudah diberikan para pemain Madrid saat ini.
Rabu (6/3) dini hari WIB, Madrid tersingkir dari Liga Champions pasca takluk 1-4 dari Ajax pada leg kedua 16 besar. Sebelumnya, Madrid menang 2-1 saat melawan ke Amsterdam, tapi skor itu tidak cukup, mereka tersingkir dengan agregat 3-5.
Kegagalan itu sangat buruk bagi sang juara Eropa. Madrid merupakan tim paling sukses di Liga Champions dalam tiga musim terakhir, dan kini mereka harus tersingkir bahkan sejak fase 16 besar.
Butragueno menyadari kegagalan itu begitu buruk dan dia meminta maaf pada fans Madrid. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tidak Bisa Terus Menang
Kekalahan itu jelas pukulan berat bagi Madrid yang merangkum betapa buruknya musim ini. Meski demikian, Butragueno meminta fans Madrid menyadari apa yang sudah diberikan pemain-pemain Madrid dalam beberapa tahun terakhir, tidak mungkin mereka bisa terus juara.
"Kami semua menyadari apa yang telah diberikan pemain-pemain ini, tapi tidak mungkin untuk terus juara," kata Butragueno dikutip dari Marca.
"Malam ini menyedihkan untuk semua orang, tapi anda harus tetap tenang, beginilah olahraga."
"Ini merupakan pukulan keras, tapi kami akan terus melaju," sambung dia.
Minta Maaf

Lebih lanjut, mewakili Madrid, Butragueno menyampaikan permintaan maafnya pada semua fans Madrid. Mereka tidak bisa banyak berdalih, hanya mengakui kekurangan mereka dan menyampaikan permintaan maaf.
"Kami menyampaikan permintaan maaf pada fans kami. Para pemain sudah berjuang, tapi kami gagal lolos."
"Sepekan yang lalu, kami begitu percaya di tiga kompetisi ini. Meski demikian, skenario terburuk yang mungkin terjadi telah jadi kenyataan bagi kami," tandas dia.
Berita Video
Berita video Rizky Faidan Bandung, Jawa Barat tersebut mengharumkan nama Indonesia setelah menjadi juara Pro Evolution Soccer (PES) Asia Tenggara, di Thailand, akhir pekan lalu.
Baca Juga:
- Nacho: Madrid Tidak Bisa Juara Liga Champions Selamanya!
- Musim Buruk, Santiago Bernabeu Terlalu Kejam pada Madrid
- Krisis, Semua Mimpi Madrid Hancur Hanya dalam Enam Hari
- Ajax Hancurkan Madrid di Liga Champions, Ini Beragam Catatan Buruk yang Tercipta
- Hasil Pertandingan Real Madrid vs Ajax Amsterdam: Skor 1-4
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Musim Depan, Bale Tak Akan Berada di Madrid Lagi
Liga Spanyol 6 Maret 2019, 23:28
-
MU Diklaim Opsi Paling Masuk Akal Untuk Gareth Bale
Liga Inggris 6 Maret 2019, 23:00
-
Calderon: Mourinho Jadi Pelatih Madrid Musim Depan
Liga Spanyol 6 Maret 2019, 22:52
-
Bantai Madrid Merupakan Prestasi Terbaik Ajax Amsterdam
Liga Champions 6 Maret 2019, 22:10
-
Ketimbang MU, Bale Disarankan Kembali ke Tottenham
Liga Inggris 6 Maret 2019, 22:00
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR