
Bola.net - Liga Champions 2026-27 langsung menghadirkan kemenangan penting bagi Arsenal setelah menundukkan Napoli 1-0 pada matchday pertama fase liga di Naples, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB. Martin Odegaard menjadi penentu kemenangan lewat gol pada menit ke-75, tetapi kontribusinya sepanjang laga jauh lebih luas daripada sekadar penyelesaian akhir.
Kapten Arsenal tersebut mengendalikan banyak fase permainan melalui pergerakan dan distribusi bola dari lini tengah hingga sepertiga akhir lapangan. Statistik pascalaga bahkan mencatat 72 operan akurat di sepertiga akhir, angka yang menempatkannya sejajar dengan Xavi, Andres Iniesta, dan Toni Kroos dalam catatan Liga Champions sejak musim 2003-04.
Catatan itu mempertegas kualitas Odegaard sebagai salah satu pengatur permainan elite di Eropa, sekaligus menghadirkan pertanyaan menarik bagi Mikel Arteta. Jika Arsenal memiliki pemain lain yang mampu membangun serangan dari area lebih dalam, mungkinkah sang kapten justru menjadi lebih berbahaya jika diposisikan lebih ke depan, ketika memulai aksinya lebih dekat ke kotak penalti?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sang Konduktor Arsenal
Odegaard berulang kali turun mendekati lini tengah untuk menerima bola, keluar dari tekanan, lalu menghubungkan satu fase serangan dengan fase berikutnya. Perannya bukan hanya menciptakan peluang, tetapi juga membangun situasi yang memungkinkan peluang tersebut lahir.
Hampir setiap rangkaian penguasaan bola Arsenal memiliki sentuhan Odegaard di dalamnya, baik ketika membantu progresi maupun saat kembali bergerak ke depan. Pola tersebut membuat Arsenal lebih stabil dalam menguasai pertandingan sekaligus memberi ruang bagi rekan-rekannya untuk menyerang.
Namun, kemampuan itu juga menghadirkan sebuah paradoks sederhana dalam permainan sepak bola. Ketika Odegaard turun terlalu dalam untuk membantu konstruksi serangan, ia tentu tidak bisa berada di saat yang sama di area paling dekat dengan gawang lawan.
Haruskah Odegaard Bermain Lebih Tinggi?
Pertanyaannya bukan tentang menggantikan Odegaard atau mengurangi perannya sebagai pemain utama Arsenal. Yang lebih menarik adalah apakah Arsenal sesekali bisa meminta sang kapten memulai serangan dari posisi lebih tinggi, bukan selalu datang ke sana setelah membantu proses build-up.
Declan Rice mampu membawa bola melewati tekanan dan menjaga keseimbangan permainan dari area yang lebih dalam, sementara Bruno Guimaraes juga memiliki kualitas teknis untuk menerima serta mengalirkan bola di tengah lapangan. Myles Lewis-Skelly pun terus berkembang sebagai gelandang yang nyaman membawa bola melewati garis tekanan pertama.
Kombinasi tersebut berpotensi mengurangi kebutuhan Odegaard untuk turun terlalu jauh dalam pertandingan tertentu. Dengan lebih banyak kebebasan di area depan, kualitas umpan, pergerakan tanpa bola, dan kemampuannya membaca ruang bisa menghasilkan ancaman yang lebih besar.
Kontrol atau Ancaman?
Pertandingan melawan Napoli memberikan gambaran jelas mengenai perbedaan tersebut karena Odegaard akhirnya mencetak gol setelah berada di area yang lebih menentukan. Arsenal tetap membutuhkan kemampuannya mengontrol permainan, tetapi posisi yang sedikit lebih tinggi dapat membuat kontrol tersebut berubah menjadi ancaman langsung.
Melawan tim yang bertahan dalam blok rendah, Odegaard tetap sangat penting untuk menggerakkan bola dan mencari celah melalui kombinasi umpan. Namun, ketika lawan bermain lebih terbuka, Arsenal mungkin lebih diuntungkan jika sang kapten berada lebih dekat dengan area akhir dan tidak harus menyelesaikan seluruh persoalan build-up.
Pada akhirnya, Arsenal tidak perlu mencari pemain lain untuk mengambil identitas kreatif Odegaard. Mereka hanya perlu memberi kepercayaan kepada lini tengah di belakangnya agar sang kapten sesekali bisa berhenti menjadi pengatur dari area dalam dan tampil lebih dekat dengan panggung tempat pertandingan ditentukan.
Sumber: VAVEL.com
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Manchester United vs Sabah 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:43
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR