
Bola.net - Hanya Tuhan dan Mauro Icardi yang tahu tendangan penalti seperti apa yang hendak dilepaskan saat melawan Bayern Munchen. Voila, ternyata sebuah eksekusi dengan gaya panenka!
Kesempatan itu muncul di menit ke-30. Galatasaray yang sedang tertinggal 0-1 sejak menit ke-8 wajib menuntaskan peluang itu untuk menyamakan kedudukan.
Icardi yang berperan sebagai algojo penalti maju tanpa beban. Dirinya dengan tenang mengeksekusi penalti di tengah riuh Rams Global Stadium.
Ia percaya diri mengeksekusi tendangan panenka yang cenderung pelan dan mengarah ke tengah itu. Namun, ia sanggup mengecoh Sven Ulreich di bawah mistar untuk bergerak ke arah yang salah.
Mauro Icardi showing off a Panenka penalty against Bayern Munich in the Champions League 🥶
— Olt Sports (@oltsport_) October 24, 2023
CLASS! 🎩#GALFCB#GALBAYpic.twitter.com/3zxRBKHMtl
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tetap Kalah
Gol yang dicetak Icardi sempat membuat skor jadi sama, 1-1 hingga babak pertama selesai. Hasil yang kurang memuaskan tentunya bagi Galatasaray.
Sebab sepanjang 45 menit pertama, Galatasaray merupakan tim yang lebih dominan, mulai dari penguasaan bola sebesar 58 persen dan 16 tembakan, berbanding tiga saja dari Munchen.
Dominasi ini lenyap di babak kedua. Galatasaray justru kebobolan lagi dua kali. Alhasil, Galatasaray kalah 1-3 dari Munchen pada matchday 3 Grup A Liga Champions 2023/2024, Selasa (24/10/2023) WIB.
Tetap Bangga
Orkan Buruk memang tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya karena keunggulan di babak pertama gagal dimaksimalkan sebaik mungkin.
“Kami menunjukkan kekuatan asli kami kepada tim terbaik di grup ini. Banyak peluang kami ciptakan. Jelas bahwa kami lebih superior di babak pertama,” tuturnya di kepada Exxen.
“Saya pikir, mungkin kami memainkan pertandingan terbaik yang pernah dimainkan tim Turki manapun menghadapi tim sebesar ini [Munchen] dalam beberapa tahun terakhir,” tandas dia.
Sumber: Exxen
Klasemen UCL
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Liga Champions Antwerp vs Porto di Vidio
Liga Champions 25 Oktober 2023, 23:59
-
Link Live Streaming Liga Champions Leipzig vs Red Star di Vidio
Liga Champions 25 Oktober 2023, 23:58
-
Link Live Streaming Liga Champions Young Boys vs Manchester City di Vidio
Liga Champions 25 Oktober 2023, 23:57
-
Link Live Streaming Liga Champions PSG vs Milan di SCTV dan Vidio
Liga Champions 25 Oktober 2023, 23:56
-
Link Live Streaming Liga Champions Newcastle vs Dortmund di Vidio
Liga Champions 25 Oktober 2023, 23:55
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
-
Juventus Dikritik, Pemain Dinilai Tak Punya Ambisi ke Liga Champions
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:55
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 20 Mei 2026, 21:55
-
Juventus Gagal Rekrut Antonio Rudiger, Real Madrid Kunci Bek Andalan
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR