
Bola.net - Final Liga Champions 2025/2026 antara PSG dan Arsenal menyajikan drama yang berlangsung hingga babak extra time. Setelah bermain imbang 1-1 pada waktu normal, kedua tim terus bertarung untuk menentukan siapa yang layak mengangkat trofi di Puskas Arena.
Arsenal unggul lebih dulu lewat gol Kai Havertz, sebelum PSG menyamakan kedudukan melalui Ousmane Dembele. Intensitas pertandingan terus meningkat seiring waktu berjalan dan setiap keputusan wasit menjadi sorotan.
Salah satu momen paling kontroversial terjadi pada babak tambahan waktu. Arsenal merasa dirugikan setelah Noni Madueke terjatuh dalam duel dengan Nuno Mendes di dalam kotak penalti PSG.
Keputusan wasit Daniel Siebert untuk tidak menunjuk titik putih langsung memicu protes keras dari para pemain Arsenal. Declan Rice menjadi sosok yang paling vokal mempertanyakan keputusan tersebut hingga akhirnya menerima kartu kuning.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kontak Ada, tetapi Apakah Cukup untuk Penalti?

Insiden bermula ketika Noni Madueke mencoba menguasai bola di area berbahaya PSG. Dalam situasi tersebut, Nuno Mendes berusaha menghalau pergerakan pemain Arsenal itu dan keduanya kemudian terjatuh di dalam kotak penalti.
Dari sudut pandang Arsenal, terdapat kontak yang membuat Madueke kehilangan keseimbangan. Karena kejadian berlangsung di area terlarang, para pemain The Gunners merasa timnya layak mendapatkan hadiah penalti.
Namun, dari perspektif lain, insiden tersebut tidak sepenuhnya jelas. Kontak memang terjadi, tetapi intensitasnya menjadi bahan perdebatan karena Madueke juga terlihat merasakan sentuhan lalu menjatuhkan dirinya ke tanah.
Pandit BBC Sport sekaligus mantan pemain Arsenal, Matt Upson, menilai keputusan wasit sangat bergantung pada interpretasi di lapangan. "Saya pikir itu sangat bergantung pada keputusan di lapangan. Sangat, sangat ketat," kata Upson.
"Saya pikir Noni Madueke merasakan kontak dan menjatuhkan diri ke tanah," sambung Matt Upson.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Here We Go! Arsenal Keluar Rp867 Milyar untuk Pemain Timnas Yunani Ini
Liga Inggris 17 Juli 2026, 07:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
MU Gigit Jari, Sang Gelandang Incaran Pilih Gabung Klub EPL Lain
Liga Inggris 17 Juli 2026, 05:02
-
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 19:15
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR