
Bola.net - PSG kembali mengukir sejarah di sepak bola Eropa setelah mempertahankan gelar Liga Champions di bawah arahan Luis Enrique. Klub asal Paris itu menjadi tim kedua yang mampu menjuarai kompetisi tersebut secara beruntun pada era Liga Champions.
Keberhasilan kali ini diraih melalui perjuangan yang jauh lebih berat dibanding musim sebelumnya. Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit melawan Arsenal di Budapest, PSG memastikan kemenangan lewat adu penalti.
Gelar kedua berturut-turut itu memperkuat keyakinan bahwa PSG bukan hanya tim juara sesaat. Klub tersebut kini memiliki fondasi kuat untuk membangun dominasi jangka panjang di level tertinggi Eropa.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Skuad Muda dengan Ambisi Besar
Kapten PSG, Marquinhos, menilai kekuatan mental menjadi faktor utama di balik keberhasilan timnya. Bek asal Brasil itu langsung mengarahkan fokus ke target berikutnya setelah trofi berhasil dipertahankan.
"Kami memiliki skuad yang sangat muda — kami bisa memenangkannya untuk ketiga kali secara beruntun," kata Marquinhos.
Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Banyak pemain inti PSG masih berada pada usia yang memungkinkan mereka berkembang lebih jauh, seperti Willian Pacho, Nuno Mendes, Joao Neves, Bradley Barcola, hingga Desire Doue.
Doue yang baru berusia 20 tahun juga menunjukkan ambisi serupa. Ia menegaskan bahwa perjalanan PSG belum berakhir meski sudah mencatatkan sejarah.
Sentuhan Luis Enrique yang Mengubah PSG
Luis Enrique menjadi figur sentral dalam transformasi PSG beberapa musim terakhir. Setelah era Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe berakhir, pelatih asal Spanyol itu membangun tim dengan pendekatan yang lebih kolektif.
Sejumlah pemain seperti Khvicha Kvaratskhelia, Joao Neves, Desire Doue, dan Willian Pacho direkrut sesuai kebutuhan taktik. Seluruh anggota skuad dituntut bekerja keras untuk kepentingan tim, bukan mengandalkan status individu.
Transformasi paling mencolok terlihat pada Ousmane Dembele. Luis Enrique berhasil mengubah pemain Prancis tersebut menjadi penyerang tengah yang efektif sekaligus agresif dalam melakukan tekanan kepada lawan.
Pelatih yang akrab dengan julukan Lucho itu juga menegaskan bahwa perekrutan pemain baru harus dilakukan secara hati-hati. Menurutnya, menjaga keseimbangan dan budaya tim jauh lebih penting daripada sekadar mendatangkan nama besar.
Target Berikutnya: Hat-trick Juara
Keberhasilan mempertahankan gelar membuat peluang PSG mengukir hat-trick juara Liga Champions mulai diperbincangkan. Luis Enrique tidak menutup kemungkinan tersebut meski memilih bersikap hati-hati.
"Kami bisa berbicara tentang tiga gelar beruntun. Kami bisa berbicara tentang target seperti itu, klub kami pantas mendapatkannya dan para pendukung kami juga," ujar Luis Enrique.
Pengakuan juga datang dari pelatih Arsenal, Mikel Arteta. Ia menilai pengaruh Luis Enrique terlihat jelas dalam setiap aspek permainan PSG.
Dua gelar Liga Champions beruntun menjadi bukti keberhasilan proyek yang dibangun sang pelatih. Dengan kombinasi pemain muda, identitas permainan yang kuat, dan ambisi besar, PSG kini memiliki semua elemen untuk membangun dinasti baru di sepak bola Eropa.
Sumber: France 24
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR