
Bola.net - Arsenal kembali harus menunda impian meraih gelar Liga Champions setelah kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) melalui adu penalti di partai final. Kekalahan tersebut terjadi setelah Gabriel Magalhaes gagal menjalankan tugas sebagai penendang kelima dalam momen yang sangat menentukan.
Bek asal Brasil itu melepaskan tendangan yang melambung di atas mistar gawang saat Arsenal membutuhkan gol untuk menjaga peluang. Kegagalan tersebut memastikan PSG mempertahankan gelar Liga Champions dan mencatatkan prestasi sebagai salah satu tim yang mampu meraih trofi secara beruntun pada era modern.
Di tengah euforia kubu PSG, muncul momen yang mendapat perhatian dari kapten Arsenal, Martin Odegaard. Pemain asal Norwegia itu memberikan apresiasi kepada kapten PSG, Marquinhos, atas sikapnya setelah pertandingan berakhir.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Odegaard Apresiasi Tindakan Marquinhos
Marquinhos comforts his international teammate Gabriel after his penalty miss costs Arsenal the Champions League...🥺🇧🇷 pic.twitter.com/UggsOVz2bx
— Cleverly 💐 (@Cleverlydey4u) May 30, 2026
Saat para pemain dan staf PSG berlari ke lapangan untuk merayakan kemenangan, Marquinhos justru menghampiri Gabriel lebih dulu. Bek veteran itu terlihat memberikan dukungan kepada rekan senegaranya yang tampak sangat terpukul akibat kegagalan penalti tersebut.
Odegaard menilai tindakan Marquinhos menunjukkan kualitas seorang pemimpin yang memahami situasi sulit dalam laga besar. Menurutnya, pengalaman panjang yang dimiliki pemain PSG itu membuatnya mengerti perasaan pihak yang kalah.
"Dia seorang gentleman. Dia mungkin salah satu pemain paling berpengalaman yang masih aktif saat ini," kata Odegaard.
"Dia sudah merasakan kedua sisi dari final seperti ini, dan dia tahu apa yang sedang kami alami saat ini," lanjut kapten Arsenal tersebut.
Penalti Gabriel Jadi Perdebatan
Keputusan Arsenal menempatkan Gabriel sebagai eksekutor kelima memunculkan banyak pertanyaan setelah pertandingan. Sejumlah pengamat dan legenda klub mempertanyakan alasan seorang bek mendapat tanggung jawab besar dalam situasi penuh tekanan.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan diambil secara sepihak oleh tim pelatih. Gabriel justru meminta sendiri kesempatan untuk menjadi penendang kelima dalam adu penalti.
"Dia ingin mengambil nomor lima," ujar Arteta. "Tentu kami sudah mempersiapkan dan melatih momen ini."
Arteta juga mengungkapkan bahwa susunan penendang berubah karena kondisi pertandingan yang berlangsung hingga babak tambahan. Meski demikian, ia tetap percaya kepada para pemain yang dipilih untuk menjalankan tugas tersebut.
"Kami kurang beruntung karena tidak memiliki ketepatan dan efisiensi yang mereka miliki. Itulah alasan kami tidak memenangkan pertandingan ini," kata Arteta.
Kekalahan ini kembali menjadi pukulan bagi Arsenal di panggung Eropa. Namun, sikap sportivitas yang ditunjukkan Marquinhos memberikan gambaran bahwa rasa hormat antarpemain tetap hadir bahkan dalam laga dengan tensi tertinggi.
Sumber: Evening Standard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR