
Bola.net - Perhelatan Liga Champions 2022/2023 sudah memasuki fase final. Manchester City dan Inter Milan akan saling menunjukkan tajinya untuk bisa membawa pulang piala bergengsi tersebut.
Duel penuh bergengsi ini akan berlangsung di Ataturk Olympic Stadium, Istanbul, Minggu, 11 Juni 2023 dini hari WIB mendatang. Kedua tim berhasil lolos hingga putaran final ini setelah melalui rintangan yang cukup berat sejak babak 16 besar.
Inter Milan menjadi wakil asal Italia yang akan kembali bertanding di final Liga Champions 2022/2023 setelah absen beberapa tahun terakhir. Kala itu, Juventus menjadi tim Serie A terakhir yang berhasil lolos ke partai puncak kompetisi Eropa satu ini.
Lantas, bagaimanakah peluang Inter Milan jika melihat nasib beberapa klub asal Italia yang pernah menjadi finalis Liga Champions pada beberapa tahun silam? Berikut ulasan empat klub asal Italia yang terakhir kali bermain di Liga Champions.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
AC Milan (2007)

Wakil asal Italia pertama yang sempat tampil di final Liga Champions adalah AC Milan. Klub yang memiliki julukan Rossoneri tersebut adalah pemegang gelar terbanyak kompetisi Liga Champions di Serie A dengan perolehan tujuh gelar trofi.
Il Diavolo Rosso hanya kalah dari Real Madrid yang sudah mencatatkan total 14 gelar piala bergengsi tersebut. Terakhir kali Milan menginjakkan final Liga Champions tercatat pada tahun 2007. Mereka berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1.
Final tersebut menjadi salah satu ajang yang paling menarik bagi para penggemar Milan. Bagaimana tidak, skuad Rossoneri yang masih dilatih oleh Carlo Ancelotti berhasil membalaskan dendam kepada Liverpool dalam laga final di Istanbul dua tahun sebelumnya.
Inter Milan (2010)

Selanjutnya ada rival sekota Rossoneri, yaitu Inter Milan. Klub asal Italia yang berhasil lolos kembali mewakili Serie A pada perhelatan final Liga Champions 2022/2023. Mereka akan menghadap lawan berat dari Inggris, yaitu Manchester City yang sangat diunggulkan dari segi kualitas.
Meski begitu, Inter pernah memiliki kedalaman skuad yang mumpuni pada saat dilatih oleh Jose Mourinho. Terbukti, mereka berhasil meraih treble winner di musim 2009/2010. Tahun 2010 juga kali terakhir bagi Inter masuk ke partai final Liga Champions hingga akhirnya kembali menjadi finalis di tahun ini.
Kala itu, Javier Zanetti dan kolega berhasil membekuk pasukan Bayern Munchen dengan skor 2-0 yang dinilai memiliki skuad cukup kuat. Mereka berhasil mematahkan semangat juang wakil asal Jerman tersebut karena dikabarkan juga mengincar gelar treble winner di tahun yang sama.
Juventus (2015)

Wakil asal Italia selanjutnya yang pernah tampil di final Liga Champions adalah Juventus. Klub Si Nyonya Tua itu pernah masuk ke partai final tahun 2015. Mereka menghadapi dominasi Barcelona yang sangat kuat dengan trio MSN (Messi, Suarez, Neymar) di lini serangannya.
Juventus memang menjadi klub asal Italia yang sangat mendominasi ketika bertanding di liga domestik maupun kompetisi eropa. Mereka berhasil memuluskan langkahnya menuju babak final usai membungkam skuad Los Galacticos pada babak semifinal dengan agregat 3-2.
Namun sayang, saat bertanding di partai final, Andrea Pirlo dkk berhasil dikalahkan oleh Lionel Messi cs dengan skor 3-1. Hal tersebut menjadi pertandingan yang sangat menyedihkan dalam sejarah Juventus ketika bertanding di final Liga Champions.
Juventus (2017)

Juventus menjadi wakil asal Italia terakhir yang tampil pada partai final Liga Champions sebelum Inter Milan di akhir musim ini. Terakhir kali Bianconeri meraih tiket ke babak final terjadi pada tahun 2017. Mereka kembali bersua dengan wakil asal Spanyol, yaitu Real Madrid.
Juventus berhasil lolos ke babak final usai melewati rintangan yang begitu sulit semenjak fase 16 besar. Mereka berhasil mengalahkan Porto, Barcelona, hingga mematahkan dominasi AS Monaco pada babak semifinal yang diperkuat oleh beberapa pemain bintang seperti Kylian Mbappe dan Bernardo Silva pada saat itu.
Akan tetapi, lagi dan lagi mereka harus takluk di partai puncak oleh pasukan Los Galacticos. Pertandingan sangat berjalan intens di babak pertama dengan skor 1-1. Akan tetapi, Real Madrid mampu menambah tiga gol sekaligus di babak kedua dan berhasil menjadi juara Liga Champions 2016/2017.
Sumber: UEFA
Penulis: Irasz Fabian Ilyasa (Penulis merupakan peserta Magang Merdeka 2023)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib 4 Klub Italia Terakhir yang Bermain di Final Liga Champions
Liga Champions 22 Mei 2023, 14:45
-
Pep Guardiola Menyamai Rekor Sir Alex Ferguson
Liga Inggris 22 Mei 2023, 14:40
-
Final Liga Champions yang Memang Layak untuk Inter Milan
Liga Champions 22 Mei 2023, 07:20
LATEST UPDATE
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR