
Bola.net - - Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adalah dua pesepak bola terbaik di dunia dalam belasan tahun terakhir, fakta itu tidak terbantahkan. Keduanya terus membuktikan diri sebagai pemain top dengan membantu timnya melakukan sesuatu yang nyaris mustahil diperbuat pemain-pemain lain.
Messi dan Ronaldo terikat dalam rivalitas positif yang menarik untuk diamati. Sadar atau tidak, dua pemain ini selalu mendorong satu sama lain, mereka saling menyalip sampai mencapai level yang sebelumnya tidak terbayangkan. Messi dan Ronaldo baik bagi satu sama lain.
Perdebatan soal siapa pemain yang lebih baik dari dua pemain itu juga tidak pernah membosankan. Saat Messi melakukan sesuatu yang luar biasa, Ronaldo menyusulnya dengan membuat keajaiban. Sebaliknya pun demikian, ketika Ronaldo tampil impresif dan memecahkan rekor, Messi mengikuti jejaknya dan menciptakan rekor lain.
Sebab itu, alangkah baiknya tidak terus membanding-bandingkan mereka berdua. Mengutip The News, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Betapa Beruntungnya Kita
Keajaiban terakhir yang ditunjukkan mereka berdua dewasa ini adalah ketika Ronaldo mencetak hattrick ke gawang Atletico Madrid di Liga CHampions, Messi menyusulnya dengan dua gol dan dua assists ke gawang Lyon, juga dengan hattrick ke gawang Betis.
Ketimbang terus membandingkan mereka berdua, sebaiknya penikmat sepak bola menyadari betapa beruntungnya mereka karena bisa menyaksikan sepak bola di era dua pemain ini masih bermain dan bersaing. Khususnya di era ketika sepak bola mudah diakses oleh siapa pun di mana pun.
Tak hanya itu, rivalitas Messi-Ronaldo ternyata begitu spesial. Mereka berdua selalu menghargai satu sama lain. Messi pernah terang-terangan memuji kehebatan Ronaldo, dan Ronaldo juga pernah mengakui keajaiban Messi.
Sayangnya, justru fans mereka berdua yang sering beradu pendapat di media sosial. Dukungan fans dapat dipahami, tapi mendukung Ronaldo bukan berarti meremehkan Messi, juga sebaliknya.
Kehabisan Waktu
Di sisi lain, waktu terus berjalan, kita tidak akan bisa menyaksikan duel Messi-Ronaldo selamanya. Messi bukan alien, Ronaldo bukan robot, mereka berdua mulai menua.
Messi dan Ronaldo telah menjadi pusat dunia sepak bola dalam 15 tahun terakhir, dan, meski kehebatan mereka tampak seperti manusia super, atau alien, atau pemain yang bermain di dimensi berbeda - faktanya mereka tidak bisa bermain selamanya.
Membayangkan sepak bola tanpa Messi dan Ronaldo ternyata sedikit menakutkan dan entah bagaimana terasa tidak menyenangkan. Bagaimanakah wajah dunia sepak bola tanpa mereka? Bagaimana kita mengatasinya?
Ronaldo sudah berusia 34 tahun, Messi menginjak usia 32 tahun pada Juni nanti. Messi telah menjadi bagian tim utama Barca sejak 2005 silam, Ronaldo pernah jadi pemain muda termahal di dunia. Mungkin banyak fans muda sepak bola yang tidak lagi ingat era sebelum dua pemain ini.
Satu hal yang pasti, ketika segala pujian terucap dan segala tindakan terwujud, persaingan Messi-Ronaldo inilah yang membuat era ini begitu spesial - keduanya mendorong satu sama lain. Rasanya aneh membayangkan era Messi tanpa Ronaldo, atau era Ronaldo tanpa Messi.
Sebab itu, nikmatilah selagi bisa, mereka tidak akan bermain selamanya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dybala Undang Bocah Pahlawan Kasus Pembajakan Bis di Milan ke Juventus
Bolatainment 24 Maret 2019, 22:59
-
Pengaruh Ronaldo Sampai di Timnas Italia
Piala Eropa 24 Maret 2019, 15:00
-
Nikmatilah Selagi Bisa, Messi dan Ronaldo Tak Akan Bermain Selamanya
Liga Champions 24 Maret 2019, 12:30
-
Juventus Mundur, MU Terdepan Untuk Mendapatkan Nikola Milenkovic
Liga Inggris 24 Maret 2019, 04:40
-
Bukan Hanya Joao Felix, Juventus juga Inginkan Ruben Diaz
Liga Italia 24 Maret 2019, 04:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR