
Bola.net - Josep Guardiola menegaskan Manchester City mampu membalikkan keadaan meski tertinggal agregat 0-3 dari Real Madrid di 16 besar Liga Champions. Misi sulit di Liga Champions ini menjadi ujian mentalitas terbesar bagi skuad The Citizens musim ini.
Man City baru saja melewati pekan yang sangat berat setelah dihajar Real Madrid di leg pertama. Kondisi semakin sulit usai mereka ditahan imbang West Ham 1-1 di kancah domestik.
Namun, Guardiola justru membawa sejarah sang lawan sebagai bahan bakar motivasi timnya. Ia percaya sejarah panjang Real Madrid di Eropa bisa menjadi inspirasi balik bagi Rodri dkk.
Keyakinan ini muncul di tengah keraguan publik terhadap peluang lolos Manchester Biru. Pep menuntut profesionalisme tinggi dari para pemainnya untuk tetap percaya pada keajaiban.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sentilan Keras Pep untuk Pemain Man City

Guardiola tidak segan menyentil mentalitas anak asuhnya menjelang laga penentuan di Etihad. Ia merasa sangat aneh jika ada pemain yang sudah menyerah sebelum bertanding.
"Jika mereka tidak percaya, itu masalah. Mereka orang dewasa dan punya gaji bagus," ujar Pep Guardiola.
Baginya, tidak ada alasan untuk tidak mencoba sekuat tenaga di lapangan nanti. Setidaknya City harus berjuang demi kehormatan klub dan juga para penggemar setia.
"Jika mereka tidak percaya di Liga Champions, pulang saja, diam di rumah. Kami harus mencoba, apa ruginya?" tambahnya.
Meniru DNA Comeback Real Madrid

Pep secara sarkas mengingatkan publik bahwa Real Madrid adalah raja keajaiban di Eropa. Ia merujuk pada puluhan laga di mana Madrid mampu bangkit dari posisi terjepit.
"Madrid tidak pernah comeback dalam sejarah? Saya tidak tahu berapa kali, mungkin 50 laga Liga Champions?" sindir Guardiola.
Ia mengakui bahwa defisit tiga gol adalah hasil yang sangat menyakitkan bagi timnya. Namun, City tetap harus menunjukkan rasa hormat terhadap profesi mereka sebagai pesepak bola.
"Tentu ini hasil yang berat. Tapi kami harus mencoba demi orang-orang, fans, dan pekerjaan kami," tegasnya.
Optimisme Rodri: Musim Belum Berakhir!

Rodri ikut menyuarakan keberanian menjelang kunjungan raksasa Spanyol tersebut ke markas City. Gelandang andalan ini memperingatkan Real Madrid dan Arsenal bahwa timnya masih hidup.
"Kami harus lebih klinis. Kami harus mengambil langkah maju dalam aspek tersebut," kata Rodri.
Pemain berusia 29 tahun itu yakin City memiliki kemampuan sepak bola yang mumpuni. Kepercayaan diri menjadi modal utama untuk mengangkat performa tim pada Selasa malam nanti.
"Saya pikir kami punya segalanya: sepak bola, kemampuan menciptakan peluang. Selasa adalah laga penting dan tim percaya," tuturnya.
Mengejar Arsenal di Liga Inggris

Hasil imbang kontra West Ham membuat City kini tertinggal sembilan poin dari Arsenal. Meski sulit, Rodri mengingatkan bahwa Arsenal masih harus bertamu ke kandang City.
"Kami masih hidup dalam segala hal. Pada akhirnya mereka tetap harus datang ke tempat kami," cetus Rodri.
City masih mengantongi satu tabungan pertandingan yang bisa memangkas jarak poin tersebut. Mentalitas untuk terus berjuang hingga akhir menjadi jati diri utama skuat Citizens saat ini.
"Memang benar, saya tidak menyangkal bahwa ini sulit. Tapi kami akan berada di sana sampai akhir," lanjutnya.
Membangun Masa Depan Lebih Kuat
Pep Guardiola meminta timnya segera berbenah agar bisa menutup musim dengan hasil terbaik. City masih berpeluang meraih trofi di ajang FA Cup dan juga Carabao Cup.
"Tinggal delapan pertandingan tersisa, kami harus menerimanya dan menyelesaikan musim dengan lebih baik," pinta Guardiola.
Ia ingin tim terus berkembang demi kepentingan masa kini dan masa depan klub. Proses perbaikan yang cepat akan sangat membantu langkah City di musim depan nanti.
"Semakin cepat Anda berkembang, itu akan semakin baik untuk saat ini dan masa depan," imbuhnya.
Pelatih asal Spanyol ini berkomitmen untuk terus berjuang bersama skuatnya hingga kontrak berakhir. Ia menjanjikan Manchester City akan kembali dengan kekuatan yang jauh lebih menakutkan musim depan.
"Jadi, sampai akhir, kami akan lanjut. Dan musim depan, kami akan kembali," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 20:04
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
-
Bruno Guimaraes Langsung Tunjukkan Karakter dan Kualitasnya Bersama Arsenal
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 17:25
-
Update eFootball 2027: Banyak Fitur Baru yang Menarik, Bisa Bikin Turnamen
Bolatainment 13 Agustus 2026, 16:48
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR