Bola.net - Gelandang AS Roma, Miralem Pjanic mengaku tak punya penjelasan yang masuk akal atas kekalahan telak yang dialami timnya di tangan Bayern Munich. Tampil di kandang sendiri (21/10), I Lupi justru dihajar dengan skor telak 7-1 oleh jawara Bundesliga tersebut.
Pemain asal Bosnia ini menganggap bahwa dua gol cepat yang dicetak Die Roten sebagai faktor penting yang menjatuhkan mental bertanding timnya. Selain itu, kedisiplinan Bayern juga diakuinya membuat Roma sulit untuk bangkit hingga laga berakhir.
"Sangat sulit untuk menemukan penjelasan dari hasil seperti ini. Kami memulai laga dengan sangat buruk dan kebobolan dua gol cepat. Bayern juga tampil sangat menekan dan tidak memberikan kami ruang sedikitpun," keluh Pjanic seperti dilansir UEFA.
"Saya belum pernah mengalami ketertinggalan 0-4 saat pergantian babak. Seharusnya kami tampil lebih disiplin menghadapi tim yang sangat kuat dan dominan dalam penguasaan bola. Kami harus segera melupakan hasil buruk ini."
Dalam laga tersebut, Arjen Robben mencetak brace bagi Bayern, sementara lima gol sisanya dibagi rata oleh Robert Lewandowski, Mario Gotze, Thomas Muller, Franck Ribery, dan Xherdan Shaqiri. Satu-satunya gol hiburan Roma sendiri dibukukan oleh Gervinho. (uefa/mri)
Pemain asal Bosnia ini menganggap bahwa dua gol cepat yang dicetak Die Roten sebagai faktor penting yang menjatuhkan mental bertanding timnya. Selain itu, kedisiplinan Bayern juga diakuinya membuat Roma sulit untuk bangkit hingga laga berakhir.
"Sangat sulit untuk menemukan penjelasan dari hasil seperti ini. Kami memulai laga dengan sangat buruk dan kebobolan dua gol cepat. Bayern juga tampil sangat menekan dan tidak memberikan kami ruang sedikitpun," keluh Pjanic seperti dilansir UEFA.
"Saya belum pernah mengalami ketertinggalan 0-4 saat pergantian babak. Seharusnya kami tampil lebih disiplin menghadapi tim yang sangat kuat dan dominan dalam penguasaan bola. Kami harus segera melupakan hasil buruk ini."
Dalam laga tersebut, Arjen Robben mencetak brace bagi Bayern, sementara lima gol sisanya dibagi rata oleh Robert Lewandowski, Mario Gotze, Thomas Muller, Franck Ribery, dan Xherdan Shaqiri. Satu-satunya gol hiburan Roma sendiri dibukukan oleh Gervinho. (uefa/mri)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lahm Beber Kunci Kesuksesan Bayern di Olimpico
Liga Champions 22 Oktober 2014, 23:56
-
Lawan Madrid, Gerrard Yakin Liverpool Bisa Bikin Kejutan
Liga Champions 22 Oktober 2014, 23:04
-
Owen Yakin Liverpool Mampu Jegal Madrid
Liga Champions 22 Oktober 2014, 22:35
-
Menang Tipis Atas APOEL , Blanc Puji Semangat Juang PSG
Liga Champions 22 Oktober 2014, 21:54
-
Samai Rekor Messi, Luiz Adriano Bahagia
Liga Champions 22 Oktober 2014, 21:27
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR