Bayern lebih superior dan jelas lebih diunggulkan. Ini adalah peluang emas bagi pasukan Carlo Ancelotti untuk bangkit dari kekalahan 0-1 di kandang Atletico Madrid pada matchday sebelumnya.
Bayern sudah enam kali berjumpa dengan PSV di Eropa dan unggul dari segi head-to head (M4 S1 K1). Satu-satunya kekalahan itu dirasakan Bayern dalam pertemuan terkini melawan PSV, yakni di fase grup Liga Champions 1999/00 silam.
Waktu itu, Bayern kalah 1-2 di Eindhoven - setelah sebelumnya menang dengan skor serupa di Jerman.
Pertemuan pertama mereka tersaji di putaran pertama European Champion Clubs' Cup 1986/87. PSV menahan imbang Bayern 0-0 di Munchen, tapi kalah agregat 0-2. Bayern lalu keluar sebagai pemenang lagi di perempat final European Cup 1989/90, menang 2-1 di kandang dan 1-0 saat tandang.
Bertemu lagi kali ini, Bayern diprediksi mampu menaklukkan PSV sekaligus mempertahankan rekor kandang tak terkalahkan mereka melawan wakil Belanda (M7 S2). Salah satu alasannya adalah perbedaan kualitas skuat. Selain itu, Bayern juga sangat butuh kemenangan untuk keluar dari periode negatif tak pernah menang dalam tiga laga terakhirnya di semua ajang (S2 K1).
Anak-anak asuh Phillip Cocu masih mencari kemenangan pertama mereka di Grup D setelah kalah 0-1 menjamu Atletico di matchday 1 dan imbang 2-2 di markas Rostov pada matchday 2.
Bayern saat ini menempati peringkat dua dengan selisih tiga poin dari Atletico setelah sebelumnya melumat Rostov 5-0 dan menyerah 0-1 lawan Los Colchoneros.
Kemenangan atas Rostov tersebut membuat Bayern menjadi pemegang rekor baru Liga Champions untuk kemenangan kandang beruntun (13). PSV, yang punya rekor tandang buruk melawan tim-tim Bundesliga (M1 S4 K13), bakal butuh perjuangan ekstrakeras untuk mematahkan unbeaten streak mereka.
Namun, sekeras apapun perjuangan PSV di Allianz Arena nanti, sepertinya tidak akan cukup untuk membendung superioritas sang raksasa Bavaria.
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Bayern (4-3-3): Neuer; Lahm, Boateng, Hummels, Alaba; Kimmich, Alonso, Thiago; Muller, Lewandowski, Robben.
PSV (5-3-2): Zoet; Brenet, Schwaab, Isimat-Mirin, Moreno, Willems; Propper, Siem de Jong, Guardado; Narsingh, Luuk de Jong.
HEAD TO HEAD
26-10-1999 PSV 2-1 Bayern (UCL)
15-09-1999 Bayern 2-1 PSV (UCL)
21-03-1990 PSV 0-1 Bayern (UCL)
07-03-1990 Bayern 2-1 PSV (UCL)
01-10-1986 Bayern 0-0 PSV (UCL)
17-09-1986 PSV 0-2 Bayern (UCL).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR BAYERN
22-09-2016 Bayern 3-0 Hertha Berlin (Bundesliga)
24-09-2016 Hamburg 0-1 Bayern (Bundesliga)
29-09-2016 Atletico 1-0 Bayern (UCL)
01-10-2016 Bayern 1-1 Koln (Bundesliga)
15-10-2016 Frankfurt 2-2 Bayern (Bundesliga).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR PSV
21-09-2016 PSV 4-0 Roda (KNVB Cup)
25-09-2016 Excelsior 1-3 PSV (Eredivisie)
29-09-2016 Rostov 2-2 PSV (UCL)
02-10-2016 Heerenveen 1-1 PSV (Eredivisie)
16-10-2016 PSV 1-1 Heracles (Eredivisie).
PREDIKSI SKOR
Kedua tim sama-sama tak pernah menang dalam tiga laga terakhirnya di semua ajang.
Bayern takluk melawan Atletico, lalu imbang melawan Koln dan Frankfurt di Bundesliga. Sementara itu, PSV imbang di markas Rostov, kemudian ditahan seri Heerenveen dan Heracles di Eredivisie Belanda.
Bayern takkan diperkuat Franck Ribery, yang mengalami cedera otot dan diperkirakan harus absen sampai akhir Oktober.
Namun, Bayern tetap punya amunisi yang lebih baik dibandingkan PSV. Ditunjang rekor kandang yang mengagumkan, Bayern harusnya bisa mengakhiri tren negatif mereka dengan kemenangan atas PSV. Bayern bahkan dinilai mampu menang dengan margin dua gol.
Prediksi skor akhir: Bayern Munchen 3-1 PSV Eindhoven.
Klik di sini untuk melihat data dan fakta penting terkait duel Bayern vs PSV (bola/gia) Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Bayern Munchen vs PSV Eindhoven 20 Oktober 2016
Liga Champions 18 Oktober 2016, 15:00
-
Prediksi FC Rostov vs Atletico Madrid 20 Oktober 2016
Liga Champions 18 Oktober 2016, 01:47
-
Prediksi Real Madrid vs Legia Warsawa 19 Oktober 2016
Liga Champions 17 Oktober 2016, 17:00
-
Prediksi Lyon vs Juventus 19 Oktober 2016
Liga Champions 17 Oktober 2016, 15:55
-
Prediksi Leicester City vs FC Copenhagen 19 Oktober 2016
Liga Champions 17 Oktober 2016, 15:04
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR