Bola.net - - Presiden , Nasser Al-Khelaifi menegaskan bahwa ia sama sekali tidak khawatir dengan ancaman hukuman dari UEFA. Potensi hukuman itu muncul karena PSG dicurigai melanggar Financial Fair Play saat membajak Neymar dengan harga 222 juta euro.
Ancaman ini disampaikan oleh La Liga melalui Presiden mereka, Javier Tebas. La Liga bahkan menolak ketika Neymar membayar klausul buyout-nya di markas La Liga di Madrid. Selain itu, Tebas juga mengancam akan melaporkan PSG ke semua pengadilan di seluruh Eropa jika membajak Neymar.
Menghadapi semua ancaman itu, Al-Khelaifi tetap tenang. Ia mengatakan bahwa PSG sudah melakukan segalanya dengan transparan. Mereka pun merasa sudah melakukan segalanya tanpa melanggar aturan.
"Saya sama sekali tidak khawatir dengan ancaman hukuman Financial Fair Play karena kami selalu menaati semua aturan sejak aturan itu diberlakukan. Kami juga selalu bertindak dengan transparan saat berurusan dengan UEFA. Kami sangat rileks, kami dikelilingi orang-orang hebat di ini. Manajemen kami sudah mengatur semuanya, jadi kami sudah tenang," tegas Al-Khelaifi seperti dilansir ESPN.
Untuk mengakali FFP, PSG tidak membayar sendiri transfer Neymar. Perusahaan induk PSG, Oryx Qatar Sports Investment, membayar Neymar 300 juta euro untuk digunakan sebagai penebus kontraknya di Barcelona.
PSG sendiri sebenarnya sudah mendapatkan sponsorship yang sangat besar dari Qatar. Secara resminya, PSG mendapatkan gelontoran dana sebesar 200 juta euro per musim dari Qatar Tourism Authority.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gabung PSG, Neymar Dianggap Ambil Langkah Mundur
Liga Eropa Lain 5 Agustus 2017, 18:40
-
Presiden PSG Akan Bicara Langsung Dengan Wenger Soal Sanchez
Liga Eropa Lain 5 Agustus 2017, 17:20
-
Inilah Motivasi Dani Alves Pilih Gabung PSG
Liga Eropa Lain 5 Agustus 2017, 14:00
-
'Berkat PSG, Seluruh Dunia Tahu Ligue 1'
Liga Eropa Lain 5 Agustus 2017, 12:40
-
'Neymar Bisa Buat Stadion Penuh Sesak'
Liga Spanyol 5 Agustus 2017, 12:20
LATEST UPDATE
-
Javier Tebas Tegas: Pembajakan Bukan Kebebasan, Ancaman Nyata bagi Masa Depan LALIGA
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 17:13
-
BRI Super League: Laga Arema FC vs Persik Menyisakan Rasa Pahit buat Macan Putih
Bola Indonesia 12 Januari 2026, 16:51
-
Spalletti Ingin Juventus Ngebut Seperti Ferrari, Apa Maksudnya?
Liga Italia 12 Januari 2026, 16:45
-
Jelang Juventus vs Cremonese: Spalletti Lempar Kode Belanja Pemain Nih?
Liga Italia 12 Januari 2026, 16:18
-
Terbuai dan Terjebak Zona Nyaman, Penyebab Runtuhnya Liverpool Musim Ini
Liga Inggris 12 Januari 2026, 16:16
-
McTominay Pasang Badan: Napoli Pincang, Coba Inter Milan Main Tanpa Lautaro!
Liga Italia 12 Januari 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55

























KOMENTAR