
Bola.net - - Gelandang Manchester United, Juan Mata membagikan pengalamannya menghadapi Barcelona di Liga Champions. Dia menyadari Barca merupakan salah satu favorit juara, tetapi bukan berarti pasukan Ernesto Valverde itu tidak bisa dikalahkan.
Tujuh tahun lalu, Juan Mata merupakan bagian dari skuat Chelsea yang menyingkirkan Barcelona-nya Pep Guardiola di semifinal Liga Champions. Saat itu The Blues sukses meraih gelar Liga Champions pertama mereka.
Kamis (11/4) dini hari WIB mendatang, Mata bakal kembali menghadapi Barca, kali ini bersama MU di perempat final kompetisi yang sama. Ada banyak kemiripan dengan pengalamannya beberapa tahun lalu, yang jelas Barca lebih dijagokan menang.
Bagaimana pandangan Mata soal duel kali ini? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Beberapa Kemiripan
Ada banyak kemiripan yang dihadapi Chelsea tujuh tahun lalu dengan MU yang sekarang. Keduanya sama-sama mengalami pergantian pelatih, tim mereka juga bukan favorit, dan kedua tim tersebut berkesempatan jadi tuan rumah terlebih dahulu.
"Ada beberapa kemiripan. Pada tahun itu, dengan Chelsea, kami harus berganti pelatih, seperti tahun ini [dengan MU], dan Barcelona juga jadi favorit musim itu, seperti kondisi mereka sekarang," kata Juan Mata kepada Marca
"Kami juga bermain di kandang terlebih dahulu lalu melawat ke Camp Nou, tetapi setiap laga fase gugur berbeda, meski ada beberapa kemiripan."
Tidak Pernah Tahu
Lebih lanjut, ketika ditanya apakah kondisi saat ini mendukung MU untuk mengulang pengalaman Chelsea - menyingkirkan Barca dan menjuarai Liga Champions - Mata tidak menyetujui tetapi juga tidak membantah. Dia hanya yakin sepak bola selalu menyajikan beberapa kemungkinan.
"Menyingkirkan Barcelona sungguh tidak terduga, kami percaya bahwa kami bisa lolos, tetapi saya ingat saat itu semifinal lainnya adalah Bayern Munchen melawan Real Madrid, dan orang-orang menanti duel Madrid vs Barcelona di final, tetapi finalnya justru Chelsea melawan Bayern."
"Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di sepak bola. Jika sekarang hasilnya sama, saya tidak bisa lebih gembira lagi," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Solskjaer Berharap Rashford Bisa Beraksi Lawan Barcelona
Liga Champions 9 April 2019, 22:49
-
Solskjaer Pastikan Pogba Tak Kemana-mana Musim Depan
Liga Inggris 9 April 2019, 22:20
-
MU vs Barcelona, Panggung Paul Pogba dan Lionel Messi
Liga Champions 9 April 2019, 22:00
-
De Boer Yakin Kepergian De Ligt Tak Dapat Dicegah Lagi
Liga Eropa Lain 9 April 2019, 21:25
-
MU vs Barcelona, Setan Merah Tidak Terobsesi Dendam Masa Lalu
Liga Champions 9 April 2019, 21:20
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR