Puskas Award 2025: Rizky Ridho Kalah Voting dari Santiago Montiel, Memang 'Favoritnya' Gol Salto Akrobatik

Bola.net - Santiago Montiel menjadi pemenang FIFA Puskas Award untuk gol terbaik tahun ini lewat sebuah tendangan salto spektakuler di Liga Argentina. Gol tersebut tercipta saat Independiente menghadapi Independiente Rivadavia pada Mei 2025 lalu.
Bek kanan berusia 28 tahun itu mencetak gol dengan cara yang langsung mengundang decak kagum, sekaligus menempatkannya di tengah sorotan global. Ia mengungguli sepuluh nomine lain yang berasal dari level dan panggung kompetisi berbeda.
Namun, kemenangan Montiel juga membuka kembali perdebatan lama. Apakah Puskas Award kini terlalu didominasi oleh satu jenis gol, yakni tendangan akrobatik, dan mulai mengabaikan bentuk keindahan lain dalam sepak bola?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Aksi Akrobatik yang Kembali Menentukan
We'll never tire of this goal. 🤸♂️
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) December 16, 2025
Santiago Montiel with a Puskás award winner to remember. 💫
Gol Montiel berawal dari situasi sepak pojok yang sempat dibuang pemain bertahan lawan. Dalam posisi membelakangi gawang dan berada di sisi kanan kotak penalti, ia menemukan ruang sebelum melompat dan melepaskan tendangan salto.
Bola melambung melewati kiper Ezequiel Centurion yang sedikit keluar dari garisnya, menghasilkan gol yang sulit dilupakan. Momen itu cukup untuk mengungguli nomine lain, termasuk Declan Rice dan Lamine Yamal.
Kualitas pesaingnya penting dicatat karena separuh suara berasal dari publik, sementara sisanya ditentukan panel FIFA Legends. Meski Rice dan Yamal memiliki basis penggemar besar, Montiel tetap keluar sebagai pemenang.
Tren Empat Tahun yang Sama

Kemenangan Montiel menandai tahun keempat berturut-turut gol bicycle kick meraih Puskas Award. Rangkaian ini dimulai pada 2022 melalui gol Marcin Oleksy di sepak bola amputasi bersama Warta Poznan.
Setahun kemudian, Guilherme Madruga memenangi penghargaan lewat tendangan salto jarak jauh untuk Botafogo. Pada 2024, giliran Alejandro Garnacho yang diakui berkat gol akrobatiknya bersama Manchester United melawan Everton.
Deretan ini memperkuat kesan bahwa Puskas Award semakin terikat pada jenis gol tertentu. Daftar pendek tahun ini pun dinilai minim variasi, dengan volley naluriah dan overhead kick mendominasi hampir seluruh nominasi.
Gol Indah yang Kurang Mendapat Ruang
Beberapa nomine lain sebenarnya menawarkan keindahan berbeda. Rice masuk daftar lewat tendangan bebas dari jarak 27 yard ke sudut atas gawang Thibaut Courtois di Liga Champions, sementara Yamal mencetak gol khasnya saat menghadapi Espanyol.
Ada pula gol dari Rizky Ridho, bintang Persija Jakarta dan Timnas Indonesia. Ridho mencetak gol impreesif jarah jauh lebih dari setengah lapangan, tapi sayangnya gol tersebut masih kalah voting.
Memang gol salto punya riwayat apik dalam sejarah Puskas Award. Contohnya pada 2015, saat gol dribel panjang Lionel Messi di Copa del Rey kalah dari tendangan salto Wendell Lira.
Fokus penilaian pada tembakan akhir juga membuat gol kolektif, seperti rangkaian 26 umpan PSG yang diselesaikan Ousmane Dembele, luput dari perhatian.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sanksi FIFA untuk Malaysia, Apakah Hasil Laga vs Vietnam dan Nepal Ikut Dianulir?
Tim Nasional 17 Desember 2025, 20:00
-
Skandal Naturalisasi: FIFA Vonis Timnas Malaysia Kalah 0-3 di Tiga Pertandingan
Tim Nasional 17 Desember 2025, 19:49
-
Skandal Naturalisasi Berlanjut, FIFA Anulir Tiga Laga Timnas Malaysia Jadi Kalah WO 0-3
Asia 17 Desember 2025, 14:33
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR