
Bola.net - Langkah Paris Saint-Germain (PSG) pada ajang Liga Champions 2022/2023 harus terhenti. Klub ibu kota Prancis tersebut tersingkir di babak 16 besar setelah dikalahkan Bayern Munchen.
PSG datang ke Allianz Arena, markas Bayern Munchen, dengan defisit satu gol setelah kalah 0-1 di Parc des Princes pada leg pertama 16 besar Liga Champions. Bertekad untuk bisa mencetak gol balasan di markas Bayern dan lolos ke perempat final, nyatanya PSG harus tersingkir.
Mengandalkan Lionel Messi dan Kylian Mbappe sebagai ujung tombak, PSG justru kalah 0-2 dari Bayern Munchen. Eric Maxim Choupo-Moting dan Serge Gnabry menjadi mimpi buruk bagi PSG lewat gol yang tercipta pada babak kedua.
PSG pun tersingkir dari Liga Champions dengan kekalahan agregat 0-3 dari Bayern Munchen. Mimpi PSG untuk bisa menjuarai Liga Champions pun masih akan menjadi mimpi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Lionel Messi Gagal Lagi

Keputusan PSG ketika memboyong Lionel Messi pada musim panas 2021 juga dilatarbelakangi oleh keinginan mereka untuk bisa merekrut trofi Liga Champions.
Menjadi raja di Prancis dalam beberapa tahun terakhir, PSG berharap bisa meraih trofi Liga Champions pertama mereka dengan membeli banyak pemain bintang.
Terpentalnya Lionel Messi dari Barcelona yang kemudian direkrut PSG membuat asa klub ibu kota Prancis menjadi juara Liga Champions makin besar.
Namun, dalam dua musim berturut-turut setelah Lionel Messi bergabung, harapan itu belum terkabul.
Menariknya, Lionel Messi gagal mengantarkan PSG ke perempat final dalam dua musim berturut-turut. Ini menjadi catatan tersendiri bagi pemain asal Argentina yang baru saja menjuarai Piala Dunia 2022 itu.
"Lionel Messi gagal mencapai perempat final Liga Champions dalam dua musim berturut-turut dan menjadi kali pertama dalam kariernya," kicau Squawka.
Nasib Barcelona pun Sama Saja

Namun, bukan hanya Lionel Messi yang merasakan kegagalan di Liga Champions dalam dua musim terakhir. Barcelona yang ditinggalkannya pun boleh dibilang selalu gagal pada dua musim terakhir.
Menurut William Hill, Lionel Messi memang selalu gagal di babak 16 besar Liga Champions bersama PSG dalam dua musim berturut-turut. Namun, Barcelona lebih buruk. Klub Catalan itu selalu tersingkir di fase grup dalam dua musim terakhir.
"Keduanya tidak mencapai perempat final sejak saat itu," kicau William Hill mengenai pencapaian Lionel Messi dan Barcelona di Liga Champions setelah berpisah.
Sumber: Squawka, William Hill
Disadur dari: Bola.com/Penulis Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 9/3/2023
Baca Juga:
- 3 Fakta Menarik Usai AC Milan Singkirkan Tottenham di Liga Champions
- 5 Hukuman yang Pernah Diberikan Erik ten Hag kepada Pemain MU: Ronaldo Dibuang ke Tim Muda
- 4 Fakta Goncalo Ramos Usai Cetak Brace Lawan Club Brugge di UCL: Lebih Tajam dari Victor Osimhen
- 3 Fakta Menarik Usai Chelsea Tumbangkan Borussia Dortmund di Liga Champions
- 3 Pemain Top yang Memakai Nomor Punggung 10 di Barcelona Selain Lionel Messi
- 3 Alasan Kuat Freiburg Bisa Tendang Juventus dari Liga Europa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Tumbalkan Vinicius untuk Kylian Mbappe?
Liga Spanyol 9 Maret 2023, 18:20
-
Yann Sommer Berutang Satu Truk Cokelat Swiss kepada Matthijs de Ligt
Liga Champions 9 Maret 2023, 12:01
-
Tumbangkan PSG, Bayern Munchen Buktikan Bisa Bermain Bertahan
Liga Champions 9 Maret 2023, 11:37
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR