
Bola.net - Chelsea menang atas Porto dengan skor 2-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions 2020/21. Laga ini digelar di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Kamis (8/4/2021) dini hari WIB.
Dua gol kemenangan Chelsea masing-masing diciptakan oleh Mason Mount di pertengahan babak pertama serta Ben Chilwell di akhir babak kedua.
Hasil ini membuat Chelsea di atas angin untuk lolos ke semifinal. The Blues bakal ganti bertindak menjadi tuan rumah untuk laga leg kedua pekan depan.
Lantas, seperti apa rapor para pemain Chelsea? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Edouard Mendy

Setelah kebobolan lima gol pada duel lawan West Brom, Mendy kini tampil sangat bagus. Mendy membuat lima penyelamatan untuk bisa membuat gawang Chelsea tidak kebobolan pada duel melawan Porto.
Dari delapan yang sudah dimainkan Mendy bersama Chelsea di Liga Champions, dia mencatatkan tujuh cleansheet.
Whoscored memberikan nilai 8.3 untuk aksi Edouard Mendy.
Cesar Azpilicueta

Azpilicueta menghindarkan Chelsea dari situasi bahaya yang dibangun Luis Diaz pada babak kedua. Sang kapten membuat penyerang Porto itu tidak punya ruang tembak yang ideal. Azpilicueta jadi pemain yang paling sering melakukan blok pada duel lawan Porto, 3 kali.
Whoscored memberikan nilai 6.9 untuk aksi Cesar Azpilicueta.
Andreas Christensen

Christensen menjadi pemain kunci di balik kokohnya pertahanan Chelsea. Bek asal Denmark itu melakukan enam sapuan dan lima kali memenangkan duel. Christensen juga melakukan satu intersep penting untuk membuat Chelsea tidak kebobolan.
Keputusan Tuchel lebih memilih Christensen daripada Thiago Silva terbukti sangat jitu.
Whoscored memberikan nilai 7.3 untuk aksi Andreas Christensen.
Antonio Rudiger

Rudiger mendapat sorotan tajam usai perkelahian dengan Kepa pada sesi latihan. Cukup mengejutkan melihat Rudiger masuk dalam starting XI. Namun, Rudiger mampu menjawab kepercayaan Tuchel.
Rudiger sempat beberapa kali luput dalam menjaga Moussa Marega. Namun, dia beruntung punya Edouard Mendy sebagai penjaga gawang.
Whoscored memberikan nilai 7.0 untuk aksi Antonio Rudiger.
Reece James

James memang tidak mencetak gol dan membuatnya mendapat sorotan seperti Ben Chilwell. Akan tetapi, James tampil bagus dan solid di sisi kanan. James jadi pemain yang paling sering melakukan tekel, 4 kali.
James juga memenangkan enam dua, enam kali memulihkan penguasaan bola, dan lima kali melakukan sapuan.
Whoscored memberikan nilai 7.4 untuk aksi Reece James.
Jorginho

N'Golo Kante belum sepenuhnya fit dan Tuchel harus memainkan Jorginho di lini tengah. Pemain asal Italia sempat kesulitan di awal laga. Jorginho butuh adaptasi untuk mengatasi permainan fisik ala Porto.
Lepas menit ke-30, Jorginho mulai mampu mengatur ritme permainan The Blues dan membuat assist untuk gol Mason Mount.
Whoscored memberikan nilai 7.3 untuk aksi Jorginho.
Mateo Kovacic

Kovacic tampil buruk pada laga melawan West Brom akhir pekan lalu. Namun, pemain asal Kroasia itu menebusnya di laga melawan Porto. Kovacic tampil sangat solid di lini tengah.
Gol yang dicetak Ben Chilwell tidak lepas dari upaya yang dilakukan Kovacic.
Whoscored memberikan nilai 7.1 untuk aksi Mateo Kovacic.
Ben Chilwell

Persaingan di posisi wingback kiri Chelsea dipastikan memanas. Chilwell menunjukkan performa yang sangat bagus, tidak kalah dengan Marcos Alonso. Chilwell layak mendapat gelar Man of the Match laga Porto vs Chelsea.
Chilwell bukan sekadar mencetak gol kedua Chelsea, tapi juga mampu membuat sisi sayap Porto tidak berdaya. Performa yang sangat bagus dari Chilwell.
Whoscored memberikan nilai 8.3 untuk aksi Ben Chilwell.
Mason Mount

Mason Mount sekali lagi memberi bukti bahwa dia bukan anak emas siapa pun. Mount memang punya kualitas dan layak untuk masuk dalam starting XI Chelsea, siapa pun yang menjadi manajer.
Mount tampil sangat bagus. Dia mencetak satu gol, membuat satu umpan kunci. Mount memberi banyak ancaman bagi pertahanan Porto.
Whoscored memberikan nilai 7.4 untuk aksi Mason Mount.
Kai Havertz

Havertz dimainkan sebagai pemain nomor 9 pada duel lawan Porto. Havertz gagal memainkan peran dengan bagus. Dia terlalu sering kehilangan bola. Havertz tidak melepas satu pun shots dan hanya membuat 13 umpan sepanjang laga.
Whoscored memberikan nilai 6.4 untuk aksi Kai Havertz.
Timo Werner

Seperti biasanya, Timo Werner nampak kesulitan. Penyerang 25 tahun seperti tidak menemukan celah di pertahanan Porto yang dijaga Pepe. Werner hanya mampu melepas satu shots, tetapi tidak tepat sasaran.
Werner juga hanya melakukan satu dribel sepanjang laga.
Whoscored memberikan nilai 6.4 untuk aksi Timo Werner.
Christian Pulisic

Pulisic membuat serangan Chelsea lebih tajam saat dia masuk pada menit ke-65. Pemain asal Amerika Serikat tersebut punya satu peliang emas, tetapi mengenai gawang. Pulisic menjadi pemain pengganti dengan performa terbaik bagi Chelsea.
Whoscored memberikan nilai 6.4 untuk aksi Christian Pulisic.
Olivier Giroud

Timo Werner kesulitan meladeni pemain belakang Porto yang punya fisik kuat. Masuknya Giroud memberi banyak opsi bagi The Blues. Namun, tidak banyak aksi berbahaya yang dilakukan Giroud.
Whoscored memberikan nilai 6.1 untuk aksi Olivier Giroud.
Thiago Silva

Silva menggantikan Reece James pada menit ke-80. Masuknya Silva membuat Azpilicueta bergerser ke sisi kanan. Silva membuat lini belakang Chelsea lebih tenang dalam menghadapi tekanan dari Porto.
Whoscored memberikan nilai 6.2 untuk aksi Thiago Silva.
N'Golo Kante

Kante masuk lapangan pada menit ke-80 untuk menggantikan Mason Mount. Kante membuat Chelsea punya tenaga lebih di lini tengah untuk bisa mengamankan keunggulan dua gol hingga laga berakhir.
Whoscored memberikan nilai 6.3 untuk aksi N'golo Kante
Sumber: Whoscored
Baca Ini Juga:
- 5 Pelajaran Juventus vs Napoli: Melihat Secercah Harapan Bersama Andrea Pirlo
- Gak Ada Obat! Kylian Mbappe Torehkan Rekor Sensasional di Fase Knock-Out Liga Champions
- Man of the Match Porto vs Chelsea: Jorginho
- Man of the Match Bayern Munchen vs PSG: Kylian Mbappe
- Granada vs Manchester United, Panggung Hidup dan Mati 7 Setan Merah
- Pedro Acosta Berhenti Sekolah demi Balapan di Moto3 2021, Bidik Gelar Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan yang Indah, Jorginho Akui Sulit Lupakan Napoli
Liga Inggris 8 April 2021, 19:57
-
Diincar Chelsea, Torino Siap Lepaskan Andrea Belotti
Liga Inggris 8 April 2021, 16:40
-
5 Pemain Chelsea dengan Gaji Terendah
Editorial 8 April 2021, 15:29
-
Chelsea Diklaim Harus Mencadangkan Timo Werner, Ada yang Sepakat?
Liga Champions 8 April 2021, 11:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR