
Bola.net - PSG tampil menggila saat menghancurkan Atalanta dengan skor telak 4-0 pada laga Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (18/9/2025) dini hari. Dipimpin oleh performa magis Khvicha Kvaratskhelia dan solidnya sang kapten Marquinhos, kemenangan ini lebih dari sekadar tiga poin, melainkan sebuah pernyataan kekuatan sang juara bertahan.
Sejak awal, PSG sudah mengunci permainan dan membuat Atalanta tak berdaya. Gol cepat dari sang kapten, Marquinhos, saat laga baru berjalan tiga menit sukses merusak semua rencana permainan tim tamu.
Serangan PSG mengalir begitu cair dan tak terhentikan sepanjang pertandingan. Bahkan kegagalan penalti Bradley Barcola sama sekali tidak mengurangi momentum mereka untuk terus menekan pertahanan lawan.
Pada akhirnya, ini adalah malam yang sempurna bagi raksasa Prancis tersebut yang mengirim sinyal bahaya ke seluruh Eropa. Mari kita bedah rapor lengkap setiap pemain yang tampil di malam pembantaian tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kiper dan Bek PSG

- Lucas Chevalier - 7.0: Menjalani salah satu malam paling santai yang bisa didapat seorang kiper di Liga Champions. Ia praktis tidak perlu bekerja terlalu keras untuk mengamankan clean sheet.
- Achraf Hakimi - 8.0: Menjadi ancaman konstan di sisi kanan dengan energi yang seolah tanpa henti. Ia sangat aktif menyerang dan pergerakannya layak diganjar satu asis.
- Marquinhos - 8.5: Menampilkan performa kapten sejati dengan mencetak gol pembuka seperti seorang striker. Ia juga tampil sangat kokoh di belakang dan bermain nyaris tanpa cela.
- Willian Pacho - 7.0: Tampil solid dan tenang di lini belakang yang jarang sekali mendapat tekanan berarti. Umpan-umpannya yang akurat membantu PSG nyaman membangun serangan dari bawah.
- Nuno Mendes - 8.5: Menjadi kekuatan tak terbendung di sisi kiri, yang ia tutup dengan gol indah dari sudut sulit. Kemampuannya menggiring bola dan menciptakan peluang benar-benar luar biasa.
Lini Tengah PSG

- Fabian Ruiz - 8.0: Berperan sebagai sumber kreativitas utama tim di babak pertama dengan visi bermainnya. Ia adalah arsitek di balik gol pembuka dan beberapa peluang emas lainnya.
- Vitinha - 8.0: Berperan sebagai metronom yang mengatur seluruh alur dan tempo permainan PSG. Dengan lebih dari 100 sentuhan bola, ia benar-benar mendikte jalannya laga dari lini tengah.
- Joao Neves - 7.0: Tampil rapi dan tenang sebelum permainannya harus berakhir lebih cepat karena cedera. Ia menunjukkan etos kerja yang baik dalam waktu singkatnya berada di lapangan.
Lini Depan PSG

- Khvicha Kvaratskhelia - 9.0: Benar-benar magis dan layak dinobatkan sebagai Man of the Match. Gol spektakuler dan aksi individunya yang lincah menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Atalanta.
- Senny Mayulu - 7.0: Menunjukkan pergerakan yang hidup dan sangat energik di lini serang. Namun, penyelesaian akhirnya terlihat masih mentah dan perlu banyak diasah lagi.
- Bradley Barcola - 7.5: Memberikan penampilan yang unik, efektif sekaligus membuat frustrasi. Di satu sisi ia membuat asis, tetapi di sisi lain ia gagal penalti dan membuang banyak peluang emas.
Pemain Pengganti
- Warren Zaire-Emery - 7.5: Masuk dan langsung memberikan suntikan energi serta kontrol lebih di lini tengah. Ia juga hampir mencatatkan asis untuk peluang yang didapat Vitinha.
- Lee Kang-In - 7.0: Terlihat tajam dan kreatif sejak dimasukkan ke lapangan. Ia mampu menghubungkan permainan dengan baik di sepertiga akhir pertahanan lawan.
- Goncalo Ramos - 8.0: Menjadi supersub yang sempurna dengan golnya di penghujung laga. Kehadirannya langsung memberikan ancaman nyata bagi gawang Atalanta yang sudah kebobolan banyak.
- Illia Zabarnyi dan Ibrahim Mbaye - N/A: Masuk saat laga sudah dimenangkan. Tidak punya cukup waktu untuk diberi penilaian.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain PSG Saat Hancurkan Atalanta 4-0: Kvaratskhelia Magis, Marquinhos Kokoh!
Liga Champions 18 September 2025, 10:36
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 16-19 September 2025
Liga Champions 18 September 2025, 08:59
-
Man of the Match PSG vs Atalanta: Khvicha Kvaratskhelia
Liga Champions 18 September 2025, 05:48
-
Hasil PSG vs Atalanta: Awal Meyakinkan Sang Juara Bertahan
Liga Champions 18 September 2025, 05:04
LATEST UPDATE
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR