
Bola.net - Arsene Wenger memberikan pembelaan kepada Kylian Mbappe yang terus menjadi sorotan selama musim keduanya bersama Real Madrid. Mantan pelatih Arsenal itu menilai penyerang Prancis tersebut mendapat kritik yang tidak sepenuhnya adil.
Meski mampu mencetak 42 gol di semua kompetisi, Mbappe tetap menghadapi tekanan besar di Santiago Bernabeu. Berbagai laporan mengenai ketegangan di ruang ganti turut membuat namanya menjadi sasaran kritik.
Wenger justru melihat situasi tersebut sebagai motivasi tambahan bagi Mbappe menjelang Piala Dunia 2026. Ia yakin sang penyerang akan menunjukkan kualitas terbaiknya bersama Timnas Prancis.
Selain membahas Mbappe, Wenger juga menilai Prancis memiliki peluang besar untuk kembali merebut trofi Piala Dunia. Menurutnya, skuad asuhan Didier Deschamps masih menjadi tim yang paling lengkap di turnamen tersebut.
Mbappe Jadi Kambing Hitam di Real Madrid

Wenger menilai Mbappe berada di pusat perhatian karena statusnya sebagai salah satu pemain terbesar di dunia. Kondisi Real Madrid yang tidak lagi sedominan beberapa tahun lalu membuat tekanan terhadapnya semakin besar.
Menurut Wenger, kualitas tim Madrid saat ini berbeda dibanding generasi sebelumnya yang dipenuhi banyak pemain kelas dunia. Situasi itu membuat Mbappe sering menjadi pihak yang disalahkan ketika hasil tim tidak sesuai harapan.
"Ada satu orang yang menjadi pusat seluruh harapan, yaitu Kylian Mbappe. Saya berani bertaruh, dia akan menjalani Piala Dunia yang luar biasa," tutur Wenger kepada Le Figaro.
"Dia sering dikritik secara tidak adil musim ini. Dia datang ke Real Madrid yang biasa saja. Real memiliki tiga atau empat pemain kelas dunia, sementara sebelumnya mereka memiliki sepuluh. Dalam sepak bola selalu ada kambing hitam, dan sekarang dia menjadi sosok itu," tegas Wenger.
Kondisi Fisik Mbappe Jadi Keuntungan Besar

Sejumlah pihak mengkhawatirkan ritme permainan Mbappe setelah beberapa kali terganggu masalah kebugaran sepanjang musim. Namun, Wenger justru melihat kondisi tersebut sebagai keuntungan bagi Prancis.
Menurutnya, banyak pemain datang ke Piala Dunia dalam keadaan kelelahan setelah menjalani musim yang panjang di Eropa. Mbappe dinilai memiliki kesempatan tampil lebih segar dibanding banyak pemain lainnya.
"Kylian memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjalani Piala Dunia yang hebat. Secara fisik dia segar dan tidak terlalu terbebani," ungkap Wenger.
"Saya pernah melihat pemain yang sudah menjalani 60 pertandingan sebelum Piala Dunia berkata kepada saya bahwa mereka tidak berkembang dalam latihan dan tidak memiliki tenaga lagi di kaki mereka. Kylian tidak seperti itu.
"Ada banyak pemain internasional yang datang dalam keadaan benar-benar kelelahan. Saya juga tidak melihat banyak pemain tampil hebat di Piala Dunia setelah memainkan final Liga Champions," papar Wenger.
Wenger Jagokan Prancis Jadi Juara

Wenger menempatkan Prancis sebagai favorit utama untuk memenangkan Piala Dunia 2026. Kedalaman skuad dan pengalaman Didier Deschamps menjadi alasan utama di balik keyakinannya.
Ia menilai Les Bleus memiliki kekuatan yang sulit ditandingi negara lain selama 90 menit pertandingan. Keseimbangan antara kualitas individu dan pengalaman tim menjadi modal besar bagi Prancis.
"Saya menempatkan mereka di atas tim-tim lainnya. Prancis memiliki begitu banyak talenta dan Deschamps memiliki pengalaman," jelas Wenger.
"Kami mempunyai banyak pemain menyerang sehingga risikonya adalah sedikit kehilangan keseimbangan di lini depan. Namun saat ini pemain modern, bahkan pemain menyerang, tahu bagaimana menjalankan tugas bertahan mereka.
"Ketika skor masih 0-0 melawan Prancis dan pertandingan menyisakan 20 menit, Anda akan kalah. Kekuatan adalah faktor pembeda," pungkas Wenger.
Sumber: Goal International
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsene Wenger Sebut Kylian Mbappe Jadi Kambing Hitam di Real Madrid
Piala Dunia 11 Juni 2026, 08:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR