
Bola.net - Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, memberikan reaksinya usai timnya meraih kemenangan atas Marseille di Liga Champions, Rabu (17/9/2025) dini hari WIB. Ia menekankan betapa pentingnya memulai kompetisi dengan hasil positif di kandang.
Menurutnya, kemenangan tersebut sangat pantas didapatkan oleh Los Blancos. Namun, ia juga merasa laga menjadi lebih rumit dari yang seharusnya, terutama di babak kedua.
Courtois tidak hanya membahas jalannya laga, tetapi juga memberikan bocoran menarik. Ia mengungkap instruksi spesifik dari sang manajer, Xabi Alonso, yang mengubah cara tim bertahan.
Lebih jauh, kiper asal Belgia ini juga membeberkan perubahan peran yang ia jalani secara pribadi. Ini menjadi salah satu kunci pendekatan baru Real Madrid di era kepelatihan Alonso.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kemenangan Krusial di Laga Perdana

Thibaut Courtois menganggap kemenangan di laga kandang pertama Liga Champions sangatlah vital. Ia menyebut timnya telah belajar banyak dari kegagalan di musim sebelumnya.
Meskipun begitu, ia sedikit menyayangkan gol kemenangan timnya hanya tercipta dari titik penalti. Padahal, menurutnya, Real Madrid menciptakan banyak sekali peluang dari permainan terbuka.
"Memenangkan pertandingan seperti ini di kandang akan sangat membantu. Kami belajar dari tahun lalu ketika kami kalah di sini dari Milan dan juga kalah dari Lille," ujar Courtois.
"Penting untuk memulai dengan baik dan pada akhirnya kami pantas mendapatkan kemenangan. Kami menciptakan banyak celah dan gol datang dari dua penalti. Performa kami pantas mendapatkan lebih," sambungnya.
Sempat Kesulitan Usai Jeda
Courtois juga secara terbuka mengakui bahwa Real Madrid sempat berada dalam tekanan. Timnya mengalami kesulitan, khususnya pada 20 menit pertama babak kedua.
Ia menjelaskan bahwa Marseille melakukan penyesuaian taktik setelah turun minum. Perubahan cara menekan dari lawan membuat Madrid lebih sulit dalam menguasai bola.
"Bos meminta kami untuk melakukan hal yang sama setelah jeda, tetapi mereka sedikit mengurangi tekanan dan menutup lini permainan. Kami buruk dalam penguasaan bola di 20 menit pertama babak kedua," kata Courtois.
"Dan kami merasa babak kedua lebih sulit daripada yang pertama. Ini adalah kemenangan yang bagus untuk memulai," imbuhnya.
Kunci Pertahanan di Era Xabi Alonso
Lebih dalam, Courtois membocorkan rahasia di balik sistem pertahanan Real Madrid saat ini. Kuncinya adalah kerja kolektif di mana semua pemain wajib ikut turun membantu.
Xabi Alonso secara spesifik menuntut para pemain menyerang untuk cepat kembali ke posisi bertahan. Selain itu, sang manajer juga memberikan instruksi khusus yang mengubah peran Courtois.
"Ketika Anda tidak bertahan dengan sebelas pemain, menganggap Anda berbahaya atau tidak. Sejauh ini kami melakukannya dengan cukup baik, dan itulah pendekatannya. Manajer juga meminta saya untuk bermain lebih ke depan, dan itulah yang berubah dibandingkan tahun lalu," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekor Baru! Real Madrid Jadi Raja Penalti Sepanjang Sejarah Liga Champions
Liga Champions 17 September 2025, 22:14
-
Cedera Hamstring Hantam Trent Alexander-Arnold, Real Madrid Ketar-ketir
Liga Spanyol 17 September 2025, 17:30
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


















KOMENTAR