Real Madrid vs Manchester City dan Lahirnya Rivalitas Baru Eropa

Real Madrid vs Manchester City dan Lahirnya Rivalitas Baru Eropa
Pemain Real Madrid, Jude Bellingham (kiri), berebut bola dengan pemain Manchester City Erling Haaland dalam laga Liga Champions, Kamis, (11/12/2025). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Real Madrid tak pernah kehabisan cerita di Liga Champions. Status sebagai raja Eropa dengan 15 gelar juara membuat setiap langkah mereka selalu disorot.

Di sisi lain, Manchester City hadir sebagai kekuatan modern. Di bawah kendali Pep Guardiola, City menjelma raksasa baru Eropa.

Pertemuan keduanya kini terasa rutin. Hampir setiap musim, Real Madrid dan City saling menghalangi jalan menuju trofi.

Musim 2025/2026 menjadi bab terbaru. Babak 16 Besar kembali mempertemukan dua ambisi besar yang sulit dipisahkan.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 3 halaman

Sejarah Panjang yang Makin Seimbang

Skuad Manchester City merayakan gol Nico OReilly ke gawang Newcastle, Minggu (22/02/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jon Super

Skuad Manchester City merayakan gol Nico OReilly ke gawang Newcastle, Minggu (22/02/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jon Super

Real Madrid dan Manchester City akan kembali berhadapan di fase gugur Liga Champions. Ini bukan lagi pertemuan kebetulan.

Kedua tim sudah berjumpa pada League Phase musim ini. City menang 2-1 di Santiago Bernabeu lewat gol Nico O’Reilly dan Erling Haaland.

Secara keseluruhan, catatan pertemuan mereka terbilang imbang. Masing-masing meraih lima kemenangan, dengan lima laga lain berakhir seri.

Detail-detail inilah yang membuat rivalitas ini unik. Tidak ada dominasi mutlak, hanya persaingan kualitas tertinggi.

2 dari 3 halaman

Drama Gugur yang Membentuk Rivalitas

Para pemain Real Madrid berpose sebelum leg kedua play-off Liga Champions antara melawan Benfica, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Para pemain Real Madrid berpose sebelum leg kedua play-off Liga Champions antara melawan Benfica, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Dalam beberapa musim terakhir, duel Madrid vs City selalu sarat drama. Hasilnya pun silih berganti.

Musim lalu, Madrid menang agregat 6-3 di babak play-off fase gugur. Setahun sebelumnya, mereka lolos lewat adu penalti di perempat final 2023/2024.

Namun City juga punya momen besar. Di semifinal 2022/2023, mereka menang telak 5-1.

Ironisnya, itu terjadi setahun setelah City disingkirkan Madrid dengan agregat 6-5 di babak yang sama. Luka dan balas dendam terus berganti.

3 dari 3 halaman

Final Dini yang Tak Terelakkan

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan gol kedua timnya dalam leg kedua play-off Liga Champions melawan Benfica, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, merayakan gol kedua timnya dalam leg kedua play-off Liga Champions melawan Benfica, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bagi City, laga ini terasa seperti final. Pernyataan itu datang langsung dari internal klub.

"Ini pertandingan besar bagi kedua tim. Kami sudah pernah berhadapan di fase grup, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik untuk ditonton," ucap Direktur sepak bola Manchester City, Hugo Viana.

"Ini seperti final, kami senang bisa kembali ke sana," tegasnya saat diwawancara oleh UEFA.

"Terlalu dini untuk membicarakan final, kita harus berpikir pertandingan demi pertandingan. Sekarang kita menghadapi pertandingan pembuka yang berat," tegasnya.

Sumber: BBC Sport


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL