
Bola.net - Duel PSG vs Arsenal menjadi final yang menarik perhatian di Liga Champions 2026. Paris Saint-Germain kembali tampil di partai puncak, sedangkan Arsenal menembus final untuk pertama kalinya dalam dua dekade.
PSG datang dengan pengalaman lebih segar setelah sukses menjuarai Liga Champions musim lalu. Klub asal Prancis itu bahkan mencatat kemenangan terbesar dalam sejarah final kompetisi elite Eropa.
Di sisi lain, Arsenal membawa memori pahit dari final 2006 saat gagal mempertahankan keunggulan melawan Barcelona. Tim asal London tersebut kini memiliki kesempatan mengakhiri penantian panjang untuk meraih trofi Liga Champions pertama.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
PSG Mulai Terbiasa Tampil di Final

Final 2026 menjadi penampilan ketiga PSG dalam tujuh musim terakhir di Liga Champions. Klub berjuluk Les Parisiens itu sebelumnya mencapai final pada 2020 dan 2025.
Pada final 2020 di Lisbon, PSG kalah 0-1 dari Bayern Munchen lewat gol Kingsley Coman. Tim asuhan Thomas Tuchel sebenarnya memiliki beberapa peluang emas, tetapi Manuel Neuer tampil gemilang di bawah mistar Bayern.
Neymar dan Kylian Mbappe gagal memaksimalkan peluang pada babak pertama. Bayern kemudian memastikan kemenangan setelah umpan Joshua Kimmich disambut sundulan Coman pada menit ke-59.
PSG Raih Gelar Perdana pada Final 2025

PSG akhirnya meraih trofi Liga Champions pertama mereka pada 2025. Klub asal Paris itu menghancurkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di Munich.
Achraf Hakimi membuka keunggulan pada menit ke-12 sebelum Desire Doue menggandakan skor delapan menit kemudian. PSG terus tampil agresif hingga Doue, Khvicha Kvaratskhelia, dan Senny Mayulu menambah gol pada babak kedua.
Kemenangan tersebut menjadi margin terbesar dalam sejarah final European Cup atau Liga Champions. Luis Enrique berhasil membawa PSG menutup musim dengan cara yang sangat dominan.
Arsenal Ingin Hapus Luka Final 2006

Arsenal sebelum ini baru pernah tampil di final Liga Champions pada musim 2005/2006. Saat itu, The Gunners kalah 1-2 dari Barcelona di Stade de France.
Arsenal sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Sol Campbell pada menit ke-37. Namun, situasi berubah setelah Jens Lehmann menerima kartu merah pada menit ke-18 usai melanggar Samuel Eto'o.
Barcelona memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada babak kedua. Samuel Eto'o dan Juliano Belletti mencetak gol dalam 15 menit terakhir untuk membalikkan keadaan.
Henrik Larsson menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut lewat dua assist penting. Kekalahan itu masih menjadi salah satu momen paling menyakitkan dalam sejarah Arsenal di kompetisi Eropa.
Sumber: UEFA.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
Liga Eropa Lain 14 Mei 2026, 05:21
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR