
Bola.net - Marcus Rashford tampil impresif bersama Barcelona musim ini. Penyerang asal Inggris itu bahkan terang-terangan ingin bertahan lebih lama di klub asal Catalunya tersebut.
Marcus Rashford ikut membantu Barcelona mengunci gelar La Liga saat menghadapi Real Madrid. Dalam laga itu, pemain pinjaman dari Manchester United tersebut membuka keunggulan lewat tendangan bebas yang spektakuler.
“Saya bukan pesulap. Namun, jika saya bisa, saya akan tetap di sini,” ujar Marcus Rashford. “Saya datang untuk menang dan tim ini punya masa depan luar biasa.”
Performa Marcus Rashford memang sempat naik turun dalam beberapa musim terakhir. Namun, lingkungan permainan Barcelona dinilai sangat cocok dengan karakter permainan cepat dan langsung miliknya.
Barcelona Jadi Tempat Paling Ideal

Marcus Rashford tampil cukup efektif walau tidak selalu menjadi starter reguler di Barcelona. Ia mencatatkan 14 gol dan 14 assist dari seluruh kompetisi musim ini.
Sistem permainan Barcelona membantu Marcus Rashford mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Dominasi penguasaan bola membuatnya bisa fokus menyerang tanpa terlalu terbebani tugas bertahan.
Data Machine Football juga menunjukkan Marcus Rashford punya koneksi permainan yang bagus dengan Lamine Yamal, Pedri, Dani Olmo, dan Frenkie de Jong. Faktor itu membuat proses adaptasinya berjalan cepat.
Namun, Barcelona masih menghadapi kendala finansial untuk mempermanenkan Marcus Rashford. Opsi pembelian senilai £26 juta (sekitar Rp614 miliar) dinilai masih cukup berat untuk kondisi keuangan klub saat ini.
PSG Punya Gaya Bermain Serupa

PSG juga dianggap cocok untuk Marcus Rashford. Klub Prancis itu memainkan sepak bola menyerang dengan intensitas tinggi seperti Barcelona.
Marcus Rashford dinilai cocok bermain bersama Khvicha Kvaratskhelia di lini depan PSG. Keduanya sama-sama punya kemampuan membawa bola cepat dalam serangan balik.
PSG juga memiliki gelandang kreatif seperti Vitinha dan Joao Neves. Kehadiran pemain-pemain itu bisa memaksimalkan kemampuan Marcus Rashford dalam mencari ruang di area pertahanan lawan.
Meski begitu, ada kekhawatiran terkait kontribusi bertahan Marcus Rashford. PSG dikenal menerapkan pressing agresif yang membutuhkan kerja keras tanpa bola.
Bayern Munchen Butuh Tambahan di Sisi Kiri

Bayern Munchen juga masuk daftar klub yang dinilai cocok untuk Marcus Rashford. Klub Jerman itu sedang mencari tambahan penyerang sisi kiri untuk musim depan.
Marcus Rashford dianggap lebih murah dibanding Anthony Gordon yang punya valuasi €87 juta, atau sekitar Rp1,78 triliun. Faktor harga membuat Bayern bisa mempertimbangkan alternatif lain.
Gaya bermain Marcus Rashford juga dianggap cocok dengan Michael Olise dan Jamal Musiala. Selain itu, ia sudah punya chemistry dengan Harry Kane di Timnas Inggris.
Namun, Bayern tetap mempertimbangkan aspek pressing dalam perekrutan pemain baru. Hal itu bisa menjadi kendala utama bagi Marcus Rashford.
Liverpool Dinilai Cocok Secara Taktik

Machine Football bahkan menempatkan Liverpool sebagai klub paling cocok untuk Marcus Rashford. Meski begitu, peluang transfer itu hampir mustahil terjadi.
Liverpool membutuhkan tambahan sumber gol setelah era Mohamed Salah mendekati akhir. Marcus Rashford dianggap mampu memberikan ancaman dari sisi sayap.
Perbedaan utama ada pada karakter permainan keduanya. Salah lebih kreatif dalam membangun serangan, sementara Marcus Rashford lebih kuat dalam akselerasi dan penyelesaian akhir.
Liverpool juga sedang melakukan perubahan besar di lini serang. Kehadiran Florian Wirtz dan Dominik Szoboszlai bisa membuka ruang bagi tipe pemain seperti Marcus Rashford.
Opsi Lain di Premier League

Arsenal sempat dikaitkan dengan Marcus Rashford karena membutuhkan kedalaman skuad di sisi kiri. Namun, gaya bermain Arsenal dianggap kurang cocok untuk karakter Rashford.
Newcastle juga muncul sebagai kandidat jika Anthony Gordon hengkang. Akan tetapi, kebutuhan pressing tinggi di skuad Eddie Howe membuat peluang transfer itu tidak terlalu besar.
Aston Villa sebenarnya pernah memakai jasa Marcus Rashford dengan status pinjaman. Ia mencetak empat gol dan enam assist sebelum pindah ke Barcelona.
Namun, Aston Villa memilih tidak mengaktifkan opsi pembelian senilai £40 juta atau sekitar Rp945 miliar. Klub itu dinilai belum memiliki sistem permainan ideal untuk memaksimalkan kualitas Marcus Rashford.
Manchester United Belum Sepenuhnya Tertutup

Marcus Rashford secara status masih pemain Manchester United. Situasi itu membuat peluang kembali ke Old Trafford belum sepenuhnya tertutup.
Kepergian Ruben Amorim membuka kemungkinan perubahan pendekatan taktik di Manchester United. Michael Carrick bahkan dikabarkan menjadi kandidat kuat pelatih permanen berikutnya.
Sistem permainan Carrick dianggap lebih cocok untuk Marcus Rashford. Model penguasaan bola yang dipakai Carrick di Middlesbrough diyakini bisa mengurangi kelemahan Rashford saat bertahan.
Jika kedua pihak mampu memperbaiki hubungan, Marcus Rashford masih punya peluang bangkit di Manchester United. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada kondisi transfer musim panas nanti.
Sumber: The Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
Liga Eropa Lain 14 Mei 2026, 05:21
LATEST UPDATE
-
Risiko yang Mungkin Muncul Andai Xabi Alonso Melatih Chelsea
Liga Inggris 14 Mei 2026, 17:17
-
Cari Pengganti Mohamed Salah, Liverpool Pantau Pemain AS Roma
Liga Inggris 14 Mei 2026, 15:14
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24




















KOMENTAR