
Bola.net - Pertandingan antara Chelsea dan Benfica menjadi salah satu laga paling menarik di fase grup Liga Champions musim ini. Selain mempertemukan dua tim dengan rekam jejak panjang di kompetisi Eropa, duel ini juga menandai reuni Jose Mourinho dengan klub yang pernah melambungkan namanya.
Mourinho, yang kini membesut Benfica, akan kembali ke Stamford Bridge, markas tempat ia meraih berbagai kesuksesan besar dalam dua periode kepelatihannya. Tak hanya suporter Chelsea yang menanti momen ini, winger The Blues Pedro Neto pun mengaku antusias bisa berhadapan dengan sosok legendaris asal Portugal tersebut.
Meski sempat berjaya di awal abad ke-21 dengan sederet gelar domestik dan dua trofi Liga Champions bersama Porto dan Inter Milan, reputasi Mourinho mengalami penurunan tajam dalam satu dekade terakhir. Reuni ini menjadi kesempatan bagi sang "Special One" untuk membuktikan bahwa dirinya masih memiliki sentuhan emas.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Dari Puncak Kejayaan ke Perjalanan Turun
Mourinho terakhir kali meninggalkan Chelsea pada 2015 setelah gagal mempertahankan performa gemilang meski baru saja mempersembahkan gelar Premier League.
Sejak saat itu, kariernya tak lagi secerah dulu. Ia gagal mengembalikan kejayaan Manchester United, dipecat oleh Tottenham Hotspur tanpa satu pun trofi, dan menjalani periode singkat tanpa gelar di Fenerbahce.
Bahkan baru-baru ini, pelatih Galatasaray, Okan Buruk, sempat menyindir Mourinho dengan menyebut sang pelatih telah kehilangan ketajamannya. Namun Mourinho menolak anggapan itu. Kembali ke Benfica setelah 25 tahun, ia menegaskan kini lebih matang dan lebih baik dibanding masa lalu.
"Saya adalah pelatih yang jauh lebih baik sekarang," ujar Mourinho, menegaskan tekadnya untuk membawa Benfica kembali berjaya setelah hanya satu kali juara Liga Portugal dalam enam musim terakhir.
Rekor Reuni Mourinho vs Chelsea
Dalam karier panjangnya, Mourinho sudah 14 kali menghadapi mantan klubnya, Chelsea. Ia pertama kali bersua The Blues tiga tahun setelah meninggalkan London Barat, saat memimpin Inter Milan di Liga Champions 2010. Kala itu, Mourinho sukses menyingkirkan Chelsea di babak 16 besar dan melaju hingga merebut treble bersejarah bersama Inter.
Namun saat membesut Manchester United, catatannya tak begitu impresif: hanya dua kemenangan dari tujuh pertemuan. Bersama Tottenham, Mourinho sempat menyingkirkan Chelsea lewat adu penalti di Piala Liga 2020, hasil yang secara teknis tercatat sebagai imbang.
Secara keseluruhan, Mourinho mencatat empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan tujuh kekalahan dari 14 pertemuan melawan Chelsea. Catatan ini memberi gambaran bahwa reuni di Stamford Bridge kali ini bukan sekadar laga nostalgia, tetapi juga tantangan untuk memperbaiki rekor dan membangun kembali warisan kepelatihannya.
Misi Baru Bersama Benfica
Kini, Mourinho membawa misi besar bersama Benfica: mengembalikan klub ke puncak kejayaan Eropa. Dengan pengalaman panjang di kompetisi Liga Champions, ia bertekad memimpin raksasa Lisbon itu bersaing dengan klub-klub elite.
Kembalinya Mourinho ke Stamford Bridge akan menjadi momen sarat emosi, baik bagi dirinya maupun pendukung Chelsea yang masih mengenang era kejayaannya. Namun di atas segalanya, pertandingan ini menjadi panggung bagi Mourinho untuk menunjukkan bahwa "Special One" masih memiliki daya magis di pentas tertinggi Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Panaskan Laga Chelsea vs Benfica: Juluki Dirinya Sebagai 'The Biggest One'
Liga Champions 30 September 2025, 17:58
-
Jadwal Bola Malam Ini: Jam Berapa Galatasaray vs Liverpool di Liga Champions?
Liga Champions 30 September 2025, 17:19
-
Benteng Angker Chelsea vs Raja Tandang Benfica: Rekor Superior Siapa yang Akan Patah?
Liga Champions 30 September 2025, 17:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bournemouth vs Arsenal: Declan Rice
Liga Inggris 4 Januari 2026, 04:05
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43























KOMENTAR