
Gol pada pertandingan kali ini dibuka melalui kaki Bastian Schweinsteiger dan kemudian Lukas Podolski berhasil menyamakan kedudukan.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dan intensitas serangan yang tinggi. Kedua tim saling terlibat jual beli serangan. Ancaman pertama Lukasz Fabinski datang dari Schweinsteiger, namun masih belum mampu menggetarkan gawang.
Perlahan tapi pasti Bayern mengambil alih permainan. Mereka berulang kali membombardir pertahanan Arsenal lewat sisi sayap yang digalang oleh David Alaba dan Arjen Robben.
Die Roten sempat membobol gawang The Gunners namun dianulir wasit. Thiago Alcantara mengeksekusi tendangan bebas dan Javi Martinez menyelesaikannya dengan sempurna ke gawang Fabianski, tapi wasit menganggap mereka sudah dalam posisi offside.
Arsenal juga punya peluang terbaik dari tendangan bebas setelah akselerasi Alex Oxlade-Chamberlain harus dijatuhkan. Namun sayang Mikel Arteta yang menjadi algojo tak mampu memanfaatkan peluang.
Belum ada gol yang tercipta semakin membuat tuan rumah belum mau mengendurkan gempuran. Tercatat mereka kembali membuat peluang dari Mario Mandzukic dan Mario Gotze. Sampai waktu istirahat kedudukan 0-0 masih belum berubah.
Keluar dari kamar ganti permainan masih seperti di babak pertama. Bayern masih membuka serangan melalui sektor sayap. Mendapat tekanan Arsenal hanya bisa merapatkan barisan pertahanan dan bermain disiplin.
Gol pertama yang di tunggu hadir melalui kaki Schweinsteiger di menit ke-53. Mendapat umpan Franck Ribery dari sayap kiri, pemain asal Jerman ini langsung memperdaya Fabianski. Tuan rumah unggul satu gol dari tamunya.
Ketinggalan satu gol malah membuat semangat tim tamu terlecut. Perjuangan mereka menyamakan kedudukan akhirnya berhasil. Podolski berhasil menjadi pahlawan timnya setelah mencetak gol di menit ke-57. Kedudukan seketika berubah 1-1.
Tak menyangka bakal kebobolan, Bayern langsung bereaksi mencari gol tambahan. Serangan mereka kerap dipatahkan oleh barisan pertahanan lawannya.
Begitu pula dengan Arsenal yang hanya bisa mencuri serangan dari serangan balik masih terlihat frustrasi untuk mengejar peluang lolos ke babak selanjutnya. Mendekati akhir pertandingan tempo permainan cenderung menurun tapi tidak menurunkan daya dobrak Bayern.
Bayern mendapat peluang dari tendangan penalti setelah Robben dijatuhkan di kotak terlarang. Tendangan Thomas Muller sukses ditepis oleh Fabianski dan bola hanya berputar di depan garis gawang.
Waktu tambahan di penghujung laga juga tak mampu dimanfaatkan Bayern maupun Arsenal untuk menambah gol. Hingga wasit meniupkan peluit panjang skor masih tetap imbang 1-1. The Gunners harus mengubur peluang mereka lolos ke perempat final Liga Champions.
Statistik Bayern Munich - Arsenal:
Penguasaan bola: 67% - 33%
Shot (on goal): 14 (6) - 7 (3)
Corner: 6 - 5
Pelanggaran: 14 -15
Offside: 4 - 3
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Bayern Munich: Neuer; Lahm, Martinez, Dante, Alaba; Schweinsteiger; Thiago, Robben, Gotze (Kross 59'), Ribery (Muller 83'); Mandzukic.
Arsenal: Fabianski; Sagna, Mertesacker, Koscielny, Vermaelen; Arteta (Gnabry 77'), Oxlade-Chamberlain (Flamini 83'); Cazorla, Ozil (Rosicky 46'), Podolski; Giroud. (bola/ada)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Bayern Bunuh Satu Wakil Inggris
Liga Champions 12 Maret 2014, 04:56
-
Review: Palacio Tundukkan Perlawanan Torino
Liga Italia 9 Maret 2014, 23:10
-
Review: Pesta Empat Gol, Arsenal Melaju ke Semifinal FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2014, 22:00
-
Review: Hattrick Neymar Pimpin Pesta Gol Brasil
Piala Dunia 6 Maret 2014, 02:10
-
Review: Man City Berpesta di Wembley
Liga Inggris 2 Maret 2014, 22:58
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR