
Setelah peluit dimulainya pertandingan berbunyi, laga ini sudah menghembuskan tempo yang enak untuk dinikmati. Schalke yang tertinggal dua gol tak segan-segan keluar menyerang, walau sudah diantisipasi oleh tuan rumah. Masuk menit kesembilan Chupo-Moting membuang peluang. Tendangan first time dari umpan Fuchs masih jauh dari sasaran, padahal posisinya cukup longgar.
Dengan mengalirnya serangan Schalke, tuan rumah justru belum menemukan ritme di lini depan. Ronaldo, Benzema dan Bale belum menghasilkan ancaman ke gawang Wellenreuther.
Benar saja, di menit 20 Christian Fuchs yang tak terkawal muncul di dalam kotak penalti dan memanfaatkan umpan Barnetta dari sisi kanan yang lewat begitu saja dari pemain-pemain bertahan Madrid. Gol ini semakin memompa semangat sang wakil Jerman. Dua menit berikutnya mereka bahkan hampir menambah keunggulan. Sayangnya kombinasi Meyer dan Barnetta masih bisa diamankan pertahanan Los Merengues.
Kelengahan di pertahanan seperti leg pertama kembali menjadi masalah bagi Schalke. Tendangan sudut Toni Kroos berhasil ditanduk Cristiano Ronaldo untuk menyamakan kedudukan di menit 25.
Di Matteo terpaksa melakukan pergantian pemain di tengah babak pertama karena Chuopo-Moting cedera. Pemain yang dimasukkan adalah Leroy Sane, penyerang 19 tahun, dan ini merupakan pertandingan debutnya di UCL.
Menuju menit 40 sebuah kesalahan hampir membuat Madrid kembali tertinggal. Varane melakukan backpass dan bola disambar Huntelaar, untung Casillas cepat keluar dan menutup ruang tembak, bola tetap meluncur dan Arbeloa mengamankannya.
Serangan Die Konigsblauen berlanjut. Kini tendangan terarah Huntelaar menerpa pojok kiri mistar Iker Casillas. Dan akhirnya lima menit jelang turun minum, Schalke merestorasi keunggulan. Klaas-Jan Huntelaar menghantam rebound tendangan Meyer yang diblok Casillas.
Lagi-lagi Schalke tak mampu mempertahankan momentum. Tepat sebelum peluit yang menandai habisnya babak pertama dibunyikan, Cristiano kembali mengoyak jala Wellenreuther. Crossing Fabio Coentrao dari sayap kiri diteruskan sundulan terarah oleh penyerang Portugal itu. Kedua tim menuju ruang ganti dengan skor 2-2.
Memasuki babak kedua, Schalke belum menyerah, sederet tendangan sudut dihasilkan di pertahanan Madrid. Tapi kali ini jawara Eropa itu yang membalikkan skor. Karim Benzema menunjukkan ketenangan dalam melakukan penyelesaian akhir walau mendapat beberapa gangguan dari bek-bek lawan saat waktu menunjukkan menit 52.
Hebatnya, meski tertinggal Schalke sama sekali tak menunjukkan penurunan. Lima menit kemudian sekali lagi mereka mengoyak gawang Casillas. Kali ini pelakunya adalah Leroy Sane dengan tendangan lengkung dari bibir kotak penalti.
Wellenreuther dua kali melakukan penyelamatan genting, masing-masing dari usaha Arbeloa dan tendangan Cristiano. Pertandingan sama sekali tidak mengendur, kedua tim berusaha untuk mencetak gol keempat.
Angin berhembus untuk Schalke dan Huntelaar mencetak gol keduanya di laga ini. Enam menit memasuki akhir waktu normal, mantan penggawa Los Blancos itu melepaskan tendangan keras yang tak bisa dihentikan Casillas. Kini mereka hanya butuh satu gol lagi untuk menyisihkan juara bertahan.
Namun peluang-peluang yang muncul di penghujung babak kedua ini masih terlalu lemah dan tak terlalu menyulitkan Casillas. Peluit panjang dibunyikan. Walau kalah 3-4, Real Madrid tetap lolos ke perempat final dengan agregat 5-4.
Susunan pemain
Real Madrid : Casillas; Arbeloa (Nacho Fernandez 83), Varane, Pepe, Coentrao (Marcelo 58); Khedira (Modric 58), Kroos, Isco; Bale, Ronaldo, Benzema
Schalke : Wellenreuther; Howedes, Matip, Nastasic; Barnetta (Uchida 81), Neustadter, Hoger (Goretzka 57), Meyer, Fuchs; Choupo-Moting (Sane 29), Huntelaar
Statistik pertandingan
Attempts (on target) : 14 (9) - 19 (10)
Tendangan sudut : 5 - 7
Pelanggaran : 4 - 7
Ball poss : 51 - 49. (bola/dct)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Kalah Dalam Thriller Tujuh Gol, Madrid Tetap Lolos
Liga Champions 11 Maret 2015, 04:40
-
Review: Welbeck Tendang Man United Dari Piala FA
Liga Inggris 10 Maret 2015, 04:43
-
Review: Duel Atletico dan Valencia Berakhir Imbang
Liga Spanyol 9 Maret 2015, 05:05
-
Review: Blackburn Redam Liverpool di Anfield
Liga Inggris 9 Maret 2015, 01:03
-
Review: Lopez Buyarkan Tri Punti di Depan Mata Milan
Liga Italia 8 Maret 2015, 05:05
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR