Bola.net - - Manchester City tersingkir secara dramatis dari Liga Champions meski sukses mengalahkan Tottenham Hotspur 4-3 pada leg kedua perempat final, Kamis (18/4) dini hari WIB tadi. Man City kalah agresivitas gol tandang dalam agregat 4-4, yang memaksa mereka memupus mimpi quadruple musim ini.
Laga tersebut merupakan salah satu laga terbaik di Liga Champions musim ini. Kedua tim tampil luar biasa sejak menit pertama. Bahkan skor sudah 2-2 saat laga baru berjalan 11 menit.
Pep Guardiola lagi-lagi gagal membuktikan kehebatannya di Liga Champions. Perempat final seakan-akan jadi kutukan Guardiola. Sebelumnya Man City lebih diunggulkan, tetapi pada akhirnya mereka harus mengakui semangat Spurs.
Bagaimana pendapat Guardiola soal kegagalan in? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Ilusi
Guardiola mengakui timnya mungkin saja termakan ilusi semifinal. Man City terus diberitakan sebagai jagoan dan bakal lolos, tetapi pada akhirnya kenyataan berbeda dari harapan. Semifinal hanya ilusi, langkah Man City cukup sampai di perempat final.
"Merupakan ilusi yang luar biasa bagi kami untuk mencapai semifinal hanya karena klub kami pernah mencapai titik itu satu kali. Malam ini luar biasa bagi kami. Sepak bola selalu begini, tidak bisa diprediksi," kata Pep dikutip dari The Guardian.
"Kami membuat beberapa kesalahan di kompetisi ini dan kami dihukum karena itu. Kami mencetak gol-gol yang kami perlukan. Sayangnya, pada akhirnya segalanya ditutup dengan buruk bagi kami."
Bangga
Bagaimanapun, Guardiola tetap bangga dengan perjuangan timnya. Gol Sterling yang dianulir di menit ke-90 itu membuktikan bahwa setiap pemain terus percaya dan berjuang sepanjang laga. Juga, untuk pertama kalinya dia merasakan atmosfer Etihad Stadium yang begitu masif.
"Di babak kedua, kami mencoba melakukan segalanya. Kami menciptakan banyak peluang melawan tim yang sulit hari ini. Kami bereaksi dengan baik, saya sangat bangga."
"Kegagalan ini kejam, tetapi kami harus menerimanya. Kami harus bangkit dan bereaksi," tutup Pep.
Man City bakal menjamu Tottenham lagi, Sabtu (20/4) mendatang di ajang Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Kubur Mimpi Man City
Galeri 18 April 2019, 12:22 -
Bermain Fenomenal, Tottenham Dinilai Sudah Layak ke Final
Liga Champions 18 April 2019, 11:56
-
Guardiola Gagal di Liga Champions karena Messi, Mengapa Begitu?
Liga Champions 18 April 2019, 11:28
-
Manchester City Tersingkir Dengan Cara Mengerikan
Liga Champions 18 April 2019, 11:05
-
Singkirkan City, Salah Satu Momen Terbaik dalam karier Llorente
Liga Champions 18 April 2019, 10:45
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45




















KOMENTAR