
Bola.net - Harapan Liverpool untuk membalikkan keadaan di Liga Champions justru berubah menjadi mimpi buruk. Keputusan berani memainkan Alexander Isak sejak awal laga melawan PSG di Anfield dinilai menjadi perjudian yang berujung kegagalan.
Dalam laga leg kedua perempat final, The Reds datang dengan beban kekalahan 0-2 dari pertemuan pertama di Paris. Pelatih Arne Slot mencoba pendekatan agresif dengan menurunkan Isak yang baru pulih dari cedera panjang, didampingi Hugo Ekitike di lini depan.
Namun rencana tersebut langsung terganggu. Ekitike harus ditarik keluar lebih cepat setelah mengalami cedera dan meninggalkan Isak berjuang sendirian di lini serang. Situasi itu memaksa Slot memanggil kembali Mohamed Salah untuk memperkuat daya gedor tim.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Penampilan Alexander Isak

Alih-alih memberi dampak, Isak justru tampil di bawah ekspektasi. Dalam 45 menit di lapangan, striker asal Swedia itu hanya mencatat lima sentuhan bola dan satu percobaan tembakan.
Minimnya kontribusi membuatnya ditarik saat jeda, keputusan yang memang sudah direncanakan oleh Slot sebagai bagian dari proses pemulihan kebugaran sang pemain.
Masuknya Cody Gakpo di babak kedua sempat memberikan energi baru. Penyerang asal Belanda itu tampil lebih aktif dengan jumlah sentuhan dan distribusi bola yang jauh lebih baik, membuat serangan Liverpool terlihat lebih hidup.
Namun, peningkatan performa tersebut tidak cukup untuk membendung dominasi PSG. Dua gol dari Ousmane Dembele di babak kedua memastikan kemenangan agregat 4-0 bagi tim asal Prancis tersebut.
Kritik untuk Isak
Legenda Newcastle, Alan Shearer, turut mengkritik penampilan Isak. Ia menilai sang striker belum cukup bugar untuk tampil di level tinggi. Menurutnya, minimnya sentuhan dan keterlibatan Isak menjadi bukti bahwa sang pemain belum siap kembali sebagai starter.
Peluang terakhir Liverpool untuk mencetak gol juga sirna setelah VAR menganulir penalti yang sempat diberikan akibat pelanggaran terhadap Alexis Mac Allister di kotak terlarang.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Liverpool dalam beberapa laga terakhir. Selain dua kali tumbang dari PSG, mereka juga tersingkir di semifinal Piala FA oleh Manchester City.
Isak dalam Sorotan
Sorotan kini mengarah pada Isak, yang didatangkan dari Newcastle United dengan nilai fantastis mencapai £130 juta. Hingga kini, ia baru mencetak tiga gol dari 19 penampilan, jauh dari ekspektasi setelah musim gemilang dengan 27 gol sebelumnya.
Liverpool kini harus segera bangkit demi mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Tantangan berikutnya datang dari rival sekota, Everton, dalam Derby Merseyside di Hill Dickinson Stadium.
Jika tidak segera menemukan konsistensi, musim Liverpool terancam berakhir tanpa pencapaian berarti, dan perjudian terhadap Isak bisa menjadi salah satu keputusan paling disesalkan musim ini.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Bagan babak 8 besar Liga Champions 2025/2026 (c) UEFA
Jangan Lewatkan!
- Ekspresi Dani Olmo Viral, Pasang Wajah Muram Saat Terima Penghargaan Man of the Match Duel Atletico Madrid vs Barcelona
- 5 Pelajaran dari Tersingkirnya Barcelona oleh Atletico Madrid: Kekalahan di Leg Pertama jadi Penyesalan Terbesar Barca
- 5 Pelajaran dari Kegagalan Liverpool di Liga Champions: Punya Banyak Pemain Mahal Malah Nirgelar
- Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 15-16 April 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ditekan Habis-habisan, PSG Bangga Bisa Singkirkan Liverpool
Liga Champions 15 April 2026, 11:08
-
Laga Alot di Anfield, tapi PSG Memang Layak Menang!
Liga Champions 15 April 2026, 09:33
LATEST UPDATE
-
Kalah dari PSG, Fokus Liverpool: Lolos ke Liga Champions Musim Depan!
Liga Champions 15 April 2026, 12:58
-
Bayern vs Madrid: Berharap Trio Madrid Bisa Klik!
Liga Champions 15 April 2026, 12:02
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Hari Ini, 16 April 2026
Liga Champions 15 April 2026, 11:51
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51

















KOMENTAR