
Bola.net - Pelatih legendaris asal Italia Arrigo Sacchi mengkritik Atletico Madrid dengan menyebut tim asuhan Diego Simeone itu tampil membosankan di atas lapangan.
Kritikan pedas itu terlontar dari Sacchi setelah Atletico berlaga di leg pertama babak perempat final Liga Champions. Los Rojiblancos berhadapan dengan Manchester City.
Pada akhirnya Atletico memang kalah. Tapi mereka cuma tumbang dengan skor tipis 1-0 saja dari City.
Akan tetapi hasil itu didapat karena strategi parkir bus ganda Atletico. Melawan Man City, mereka memakai taktik 5-5-0.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Komentar Sacchi untuk Simeone
Arrigo Sacchi tak menampik bahwa Diego Simeone sosok pelatih yang hebat. Apalagi mengingat sepak terjangnya dengan Atletico Madrid sejauh ini.
Ia juga tak kaget melihat Atletico bermain bertahan. Apalagi Simeone sebelumnya memang pernah berkarier di Italia sebagai pemain.
“Simeone telah mencapai banyak hasil dalam beberapa tahun terakhir,” kata Sacchi kepada Gazzetta dello Sport.
"Tidak diragukan lagi bahwa pengalamannya sebagai pemain di Italia telah memengaruhinya sebagai pelatih," sambung Sacchi.
Kritikan Sacchi untuk Simeone
Namun khusus untuk performa Atletico Madrid melawan Manchester City itu, Arrigo Sacchi terpaksa harus mengeluarkan kritikan pedas pada Diego Simeone. Ia mengatakan taktik pelatih Argentina itu melawan City sungguh tak enak dipandang mata karena dianggap bermain ultra defensif.
“Pertama-tama, jangan kebobolan gol. Dan kemudian mari kita lihat apa yang terjadi, mari kita mengandalkan bakat dari beberapa individu dan berharap yang terbaik," tuturnya.
“Memang benar bahwa Atletico memiliki elemen berkualitas, tetapi alih-alih membeli pemain dan menghabiskan banyak uang, mereka seharusnya menghabiskan uang itu untuk mengubah gaya mereka," seru Sacchi.
“Mari kita hadapi: cara bermain ini membosankan bagi penonton. Para penggemar meminta kecantikan, mereka meminta emosi. Emosi apa yang bisa ada dalam bola sepanjang lima puluh meter?" ketus Sacchi.
Sacchi Teringat Ucapan Pele
Arrigo Sacchi kemudian teringat ucapan Pele kepada dirinya dalam pergelaran Euro 2000. Saat itu Italia mengalahkan Belanda di babak semifinal.
"Pele ada di sebelah saya. Kami menang melalui adu penalti pada akhirnya, tetapi hanya setelah menghabiskan seluruh pertandingan di setengah pertahanan kami sendiri," kenangnya.
“Pele berkata kepada saya: 'Sayang sekali. Anda memiliki pemain-pemain bagus, tetapi Anda tidak tahu cara bermain sepak bola.' Atletico berperilaku dengan cara yang sama: bertahan, bertahan, bertahan," ketusnya lagi.
(Gazzetta dello Sport)
Jangan Lewatkan:
- Benzema vs Chelsea: Baru Buka Puasa 13 Menit Sebelum Kickoff dan Hampir Gagal Main
- Karim, Karim, Karim Benzema!
- Chelsea Kena Kritik: Membosankan, Keseringan Mengoper, Kayak Tim Junior!
- Buat Apa Kylian Mbappe? Real Madrid Sudah Punya Karim Benzema!
- Julukan yang Cocok untuk Karim Benzema: Spiderman, Wolverine, Presiden Amerika, atau Dewa?
- Fakta Menarik: Terakhir Kali Bayern Kalah Tandang juga Melawan Timnya Unai Emery
- Pesepak Bola Paling Unik, Man City Beruntung Punya Phil Foden!
- Sukses Jebol Taktik 5-5-0 Atletico Madrid, Manchester City Tetap Pesimis
- Josep Guardiola: Dari Zaman Bahela Sampai Sekarang, Taktik 5-5-0 Sulit Ditembus!
- 5 Pelajaran Kemenangan Man City atas Atletico Madrid: Tim Tamu Mati Kutu!
- Jack Grealish di Man City vs Atletico Madrid: Dimasukin buat Mancing Emosi dan Digebukin
- Josep Guardiola Sungguh Jenius! Atletico Madrid Kalah Tapi Tetap Terkesima
- Taktik 5-5-0 Atletico Madrid Sulit Ditembus, De Bruyne: Para Kritikus, Cobain Gih!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tamparan Keras untuk Simeone: Atletico Madrid Membosankan!
Liga Champions 7 April 2022, 23:29
-
Mohamed Salah Mau Gaji Tinggi? Kalahkan Man City Dulu Dong!
Liga Inggris 7 April 2022, 06:30
-
Pesepak Bola Paling Unik, Man City Beruntung Punya Phil Foden!
Liga Inggris 7 April 2022, 06:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Voli 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
-
Jadwal Premier League di MOJI Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 09:50
-
Hasil Superpole WorldSBK Australia 2026: Kalahkan Yari Montella, Nicolo Bulega Sabet Pole
Otomotif 21 Februari 2026, 09:25
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 09:14
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 08:55
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 21 Februari 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:20
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:20
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Putaran II Seri Bogor, 19 Februari-1 Maret 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR