Tensi Memuncak di Internal Real Madrid, Vinicius Junior Bersitegang dengan Jude Bellingham di Tengah Laga

Bola.net - Laga panas yang berlangsung di markas Bayern Munchen, Allianz Arena tak hanya menyajikan duel sengit antara dua raksasa Eropa, tetapi juga memunculkan ketegangan internal di kubu Real Madrid.
Selain kontroversi kartu merah yang diterima Eduardo Camavinga, sorotan juga tertuju pada insiden kecil antara Vinicius Junior dan Jude Bellingham di tengah pertandingan.
Momen tersebut terjadi saat Real Madrid melancarkan serangan. Kesalahan kontrol bola dari Dayot Upamecano sempat membuka peluang bagi Vinicius untuk menembus kotak penalti.
Di sisi lain, Bellingham sudah berada dalam posisi ideal dan meminta umpan. Namun, sentuhan kurang sempurna dari Vinicius membuat bek Bayern Munchen itu mampu kembali mengamankan situasi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Emosi Vinicius

Alih-alih menghasilkan peluang emas, situasi tersebut berakhir dengan lemparan ke dalam bagi Real Madrid. Seusai momen itu, Bellingham terlihat melontarkan kritik kepada Vinicius karena tidak memberikan umpan.
Respons dari pemain asal Brasil tersebut pun cukup emosional. Dari kejauhan, ia terdengar membalas dengan nada tinggi, meminta rekannya untuk diam.
Insiden ini menggambarkan betapa tingginya tekanan yang dirasakan para pemain dalam pertandingan krusial tersebut. Atmosfer panas membuat emosi mudah terpancing, bahkan di antara rekan setim sendiri.
Minimnya Kombinasi di Lapangan

Data resmi UEFA menunjukkan kurangnya kerja sama antara kedua pemain tersebut sepanjang laga. Bellingham tercatat empat kali mengirimkan umpan kepada Vinicius. Sebaliknya, Vinicius tidak sekalipun memberikan umpan balik kepada gelandang asal Inggris itu.
Secara keseluruhan, Vinicius menjalani pertandingan yang tidak mudah. Ia lebih sering mengandalkan pergerakan tanpa bola dan menerima umpan-umpan panjang dari rekan setimnya. Minimnya suplai bola membuat kontribusinya terlihat terbatas dalam membangun serangan.
Meski demikian, pemain berusia 25 tahun itu tetap mampu memberikan dampak penting. Ia sukses mencatatkan assist untuk gol Kylian Mbappe yang membawa Real Madrid unggul 3-2 hingga turun minum.
Real Madrid Kalah

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tetap tinggi. Situasi menjadi sulit bagi Madrid setelah Eduardo Camavinga menerima kartu merah di fase krusial pertandingan, memaksa tim tamu bermain dengan 10 orang.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bayern dengan maksimal. Mereka terus menekan dan akhirnya membalikkan keadaan di menit-menit akhir pertandingan. Luis Diaz mencetak gol penyeimbang sebelum Michael Olise memastikan kemenangan lewat gol spektakuler di masa injury time.
Olise menunjukkan kualitas individunya dengan memotong ke dalam dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Lunin, memastikan skor 4-3 sekaligus mengunci kemenangan agregat untuk Bayern.
Bagan Fase Gugur Liga Champions 2025/2026
Bagan fase gugur Liga Champions 2025/2026. (c) UEFA
Jangan Lewatkan!
- Eks Wasit FIFA Kecam Keputusan Slavko Vincic: Kartu Merah Eduardo Camavinga Tidak Layak!
- Eduardo Camavinga Rugikan Real Madrid: Bukan Kali Ini Saja, Tahun Lalu Juga Pernah Sembrono
- Detik-detik 'Kematian' Real Madrid di Kandang Bayern Munchen: Semua Karena Kartu Merah Eduardo Camavinga
- 5 Pelajaran dari Kesuksesan Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions: Keberhasilan dengan Banyak Catatan
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Real Madrid di Markas Bayern Munchen: Kartu Merah Camavinga Mengubah Segalanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
Barcelona Bisa Juara Sebelum El Clasico, Real Madrid Tolak Guard of Honour
Liga Spanyol 16 April 2026, 16:54
LATEST UPDATE
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

























KOMENTAR