
Bola.net - Paulo Dybala menjadi bintang kemenangan Juventus kala bertemu Atletico Madrid dalam laga fase grup Liga Champions, Rabu (27/11/2019) dini hari tadi. Golnya yang tercipta di menit-menit akhir babak pertama dicetak melalui tendangan bebas.
Gol tersebut terbilang sulit untuk dilakukan. Pasalnya, tidak banyak gol yang bisa tercipta melalui posisinya. Namun, pria berkebangsaan Argentina itu membuktikan bahwa dirinya bisa melakukannya.
Berkat itu, Juventus berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0. Dengan satu pertandingan yang tersisa dan jarak poin yang cukup jauh, bisa dipastikan Juventus lolos ke babak 16 besar dengan status pemuncak Grup D.
Di sisi lain, Atletico Madrid membutuhkan poin penuh di laga berikutnya untuk memastikan satu tempat pada babak 16 besar. Jika tidak, mereka terancam disalip oleh Bayer Leverkusen yang menempel dari peringkat ketiga dengan jarak satu poin saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Penjelasan Soal Selebrasi Dybala
Usai mencetak gol, Dybala tidak memperlihatkan selebrasi yang biasa ia lakukan pada laga-laga sebelumnya. Ya, Dybala dikenal memiliki selebrasi 'bertopeng' yang dikenal dengan sebutan 'Dybala-mask'.
Ketimbang melakukan itu, ia justru hanya menaruh dua jarinya di dagu. Setelah pertandingan berakhir, Dybala kemudian memberi penjelasan soal selebrasi terbarunya tersebut.
"Gestur pertama yang menunjuk ke arah dagu diperuntukkan kepada pasangan saya, karena kami melihat itu dalam sebuah film dan itu merupakan pertanda cinta," ujar Dybala kepada Sky Sports Italia.
Gestur Tubuh Lainnya
Tidak hanya itu, Dybala juga menunjukkan selebrasi lainnya yang menyerupai hormat militer. Selebrasi itu sendiri ia tujukan pada rekan setimnya, Merih Demiral, yang berasal dari Turki.
"Untuk Demiral, dia adalah orang yang menyenangkan dan itu hanyalah lelucon di antara kami dalam ruang ganti. Tidak ada pesan khusus di balik itu," tutupnya.
Sejauh ini, Dybala selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir Juventus. Fans berharap ia bisa melanjutkan tren positif itu saat bertemu Sassuolo dalam laga lanjutan Serie A akhir pekan nanti.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rebut Singgasana De Ligt, Joao Felix Raih Penghargaan Golden Boy 2019
Liga Champions 27 November 2019, 21:51
-
Juventus Pastikan Tidak Kejar Ivan Rakitic
Liga Italia 27 November 2019, 21:40
-
Rencana Kepulangan Ibrahimovic ke Serie A Disambut Skeptis Eks Bos Juve
Liga Italia 27 November 2019, 20:16
-
Legenda Juventus Ini Yakin De Ligt Bakal Jadi Bek Kelas Dunia
Liga Italia 27 November 2019, 18:51
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR