
Bola.net - Cristiano Ronaldo sudah 34 tahun, tapi level permainannya masih sangat tinggi. Performa apik superstar Juventus ini jelas dipengaruhi oleh rutinitas ekstrem yang selalu dia tempuh untuk menjaga kebugarannya.
Setahun yang lalu, saat menjalani tes medis untuk bergabung dengan Juventus, Ronaldo menorehkan rekor impresif. Rasio body fat-nya sangat bagus. Ronaldo memang sudah 34 tahun, tapi dia memiliki tubuh atlet di usia 25 tahun yang sedang dalam puncaknya.
Mentalitas Ronaldo tidak perlu diragukan lagi. Dia pemain dengan keinginan kuat, dedikasi tinggi, berkomitmen. Tiga faktor inilah yang bisa membuat Ronaldo tetap menjaga level permainannya begitu tinggi.
Apa saja yang dilakukan Ronaldo sebelum dan sesudah pertandingan? Menukil AS, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Diet Ketat Ronaldo
Bintang Juventus ini benar-benar menjaga dietnya. Diet bukan tentang membatasi makanan, tetapi mengonsumsi makanan yang tepat dengan kebutuhan tubuh.
Ronaldo tidak hanya berhati-hati dalam apa yang dia makan dan berapa besar porsinya. Dia juga mengikuti jadwal ketat sehari-hari. Ada waktu untuk berlatih, waktu beristirahat, dan waktu relaksasi. Semuanya penting.
Tidak main-main, kapten Portugal ini mengikuti jadwal makan enam kali sehari. Bukan makan yang penting kenyang, setiap menu yang dia konsumsi didasarkan pada perhitungan diet protein dan karbohidrat.
Ronaldo sering mengonsumsi ayam atau pasta - selalu dimasak tanpa minyak goreng dan tanpa garam. Satu-satunya minuman yang disukai Ronaldo adalah air putih, kecuali jus buah pada menu sarapan - umumnya jus nanas atau jus jeruk.
Rencana Latihan Detail
Lebih lanjut, Ronaldo juga menempuh menu latihan ekstrem di pusat kebugaran alias fitness. Dia tidak hanya menempuh sesi latihan bersama Juventus, tapi juga mengikuti program khusus di luar itu.
Dia menempuh lima sesi latihan di gym dalam sepekan, termasuk pilates dan berenang. Ronaldo benar-benar gila berlatih hanya demi menjaga tubuhnya.
Masalah terbesar Ronaldo adalah hasrat berlatih yang terlalu tinggi. Bahkan personal trainer Ronaldo harus memaksanya berhenti berlatih berlebihan, meski sulit mengukur batas Ronaldo karena potensi fisiknya yang luar biasa.
Tidur Juga Penting
Selain diet dan latihan ekstrem, Ronaldo juga mengutamakan tidur yang cukup. Dia jarang bergadang, lebih memilih tidur cepat untuk berlatih esok harinya.
Tidur adalah komponen vital dari kehidupan yang sehat dan Ronaldo ingin menikmati delapan jam tidur semalam - dia selalu berangkat tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari.
Selain itu, Ronaldo juga menikmati tidur siang yang memang terbukti bermanfaat untuk kesehatan. Setiap hari, setelah melahap menu makanan keempat, Ronaldo berusaha tidur siang.
Rencana Pensiun
Disiplin gila dalam berlatih dan diet ketat telah menjadi kunci Ronaldo dalam menjaga performanya tetap di puncak. Meski begitu, Ronaldo jelas tidak bisa bermain selamanya.
Dewasa ini, Ronaldo sudah mulai berbicara tentang rencana pensiun. Dia tidak tahu bisa bermain berapa lama lagi.
"Dalam lima tahun terakhir saya mulai menikmati proses melihat posisi saya di luar sepak bola, jadi siapa tahu apa yang bisa terjadi dalam satu atau dua tahun ke depan?" tandasnya.
Sumber: AS
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gantung Sepatu, Marchisio Ungkap Dua Penyesalan Terbesarnya
Liga Italia 3 Oktober 2019, 23:55
-
Eks Juventus, Claudio Marchisio, Resmi Gantung Sepatu
Liga Italia 3 Oktober 2019, 21:50
-
Saingi Barcelona, Juventus Juga Kejar Willian
Liga Italia 3 Oktober 2019, 21:40
-
Blaise Matuidi Segera Teken Kontrak Baru di Juventus
Liga Inggris 3 Oktober 2019, 19:00
-
Juventus Lepas Tawaran untuk N'Golo Kante
Liga Italia 3 Oktober 2019, 16:40
LATEST UPDATE
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
























KOMENTAR