
Bola.net - Mantan pemain AC Milan, Alessandro Costacurta menilai Napoli lebih kuat dari Manchester City di Liga Champions musim 2022/23. Hal ini wajar saja mengingat Napoli tampil apik di Liga Italia dengan unggul 15 poin dari Inter Milan sebagai pesaing terdekat.
Padahal Manchester City mampu menjadi juara di empat dari lima tahun terakhirnya di Premier League. Namun musim ini, tim asuhan Pep Guardiola tersebut mulai mendapatkan kesulitan setelah mendapatkan persaingan ketat dari Arsenal dan Manchester United.
Menurut Costacurta, kondisi ini membuat Manchester City sedikit tidak diunggulkan di Liga Champions dibandingkan Napoli. Kesibukan mereka untuk mempertahankan gelar Premier League akan menjadi batu sandungan The Citizen di Liga Champions.
“Saat ini, Napoli lebih kuat dari Manchester City dan semua tim lainnya. Inggris selalu bertarung di dua front: Premier League dan Liga Champions, yang terkadang bisa merenggut sesuatu dari mereka,” terang Costacurta jelang babak 16 besar Liga Champions melawan Eintracht Frankfurt, Rabu (22/2/2023) dikutip dari Fotmob.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kesulitan di Liga Domestik

Berbicara tentang tim terkuat, Manchester City, Real Madrid, hingga Bayern Munchen merupakan beberapa tim teratas. Namun saat ini ketiga tim tersebut sedang kesulitan di liga domestik masing-masing.
Ketiga tim tersebut, biasanya menempati posisi yang aman di puncak klasemen liga domestic jelang sistem gugur Liga Champions bergulir. Namun Manchester City dan Real Madrid bahkan masih harus berjuang di peringkat dua di liga domestik.
“Dan juga harus dikatakan bahwa tim terkuat di Eropa masih belum menunjukkan banyak kekuatan di liga mereka. Itulah mengapa saya yakin bahwa saat ini Napoli memiliki sikap sedemikian rupa sehingga mereka dapat bermimpi besar secara sah,” ujar Costacurta.
Faktor Pemain

Selain para pesaingnya yang sibuk di liga domestiK, Napoli juga diunggulkan dengan para pemain yang sedang on fire. Terutama pada duet maut mereka, Victor Osimhen dan Khvicha Kvaratskhelia yang menyumbang lebih dari setengah kontribusi gol bagi Napoli.
Costacurta bahkan sangat terkesima dengan penampilan Khvicha Kvaratskhelia yang menjadi pembeda musim ini. Mantan bek Italia tersebut bahkan menyebut Kvaratskhelia sebagai penandatanganan terbaik.
(Kvaratskhelia) seperti saat mereka (Napoli) menemukan truffle seberat 6 kg. Dia pemain yang luar biasa dan saya tidak tahu dari mana asalnya. Di mana dia sampai enam bulan yang lalu?,” tanya Costacurta tentang misteri kehebatan Kvaratskhelia.
All Italian Final

Di luar Napoli yang diunggulkan, Costacurta juga mengharapkan final akan menjadi ajang bagi tim Italia. Artinya Costacurta berharap Napoli akan bertemu tim asal Milan di final nanti.
Meskipun demikian, Costacurta tidak ingin memaksakan keinginannya mengingat dua tim Milan sedang dalam performa inkonsisten. Sebagai cadangan, Costacurta ingin PSG sebagai penantang Napoli di parta puncak.
“Untuk Napoli, saya memimpikan final yang spektakuler bersama PSG, karena dengan cara ini anda memasuki dimensi sejarah yang berbeda," katanya.
"Tapi saya akui bahwa saya juga ingin all-Italian final yang bagus juga, karena jika kita mau jujur, saya satu-satunya yang bermain di semifinal dan final melawan tim Italia lainnya di Liga Champions,” tambahnya.
Sumber: Fotmob dan Whoscored
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions: RB Leipzig vs Manchester City, Kamis 23 Februari 2023
Liga Champions 21 Februari 2023, 04:15
-
Unggul 15 Poin, Mantan Pemain AC Milan Nilai Napoli Lebih Kuat Dari Manchester City
Liga Champions 21 Februari 2023, 01:48
-
Rodri Dianggap Sebagai Pengganti Ideal Busquets di Barcelona
Liga Spanyol 20 Februari 2023, 18:26
-
4 Manajer Premier League 2022/2023 dengan Gaji Paling Mahal
Liga Inggris 20 Februari 2023, 12:56
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR