
Bola.net - Liverpool mengawali perjalanan mereka di babak knockout Liga Champions dengan kekalahan. Mereka harus tumbang di markas Atletico Madrid.
Leg pertama babak 16 besar Liga Champions Atletico Madrid vs Liverpool berlangsung di Wanda Metropolitano Stadium, Madrid, Rabu (19/2/2020) dinihari WIB. Dalam pertandingan tersebut The Reds menyerah dengan skor 1-0.
Saul Niguez berhasil menjebol gawang Liverpool yang dikawal Alisson Becker pada menit ke-4. Namun, hingga peluit akhir dibunyikan, Liverpool tidak mampu menyamakan kedudukan.
Liverpool mendominasi jalannya pertandingan dan menguasai bola hingga 72,5%. Namun, tim asuhan Jurgen Klopp itu tidak mampu mencatat satu tembakan tepat sasaran.
Kendari demikian, Kans Liverpool untuk lolos ke perempat final masih terbuka lebar. Pasalnya, masih ada leg kedua yang akan dimainkan di Anfield pada bulan Maret mendatang.
Berikut ini tiga alasan Liverpool bisa membalikkan keadaan di Anfield seperti dilansir Sportskeeda.
Sejarah Bisa Berulang

Kubu Atletico Madrid tentu saja merasa sangat senang dengan kemenangan tipis 1-0 atas Liverpool pada leg pertama. Kemenangan ini membuka kesempatan Atletico untuk lolos ke perempat final.
Akan tetapi, Atletico tidak boleh lupa. Mereka mereka pernah mengalami nasib buruk ketika berada dalam situasi seperti ini.
Atletico berhasil mengalahkan Juventus dengan skor 2-0 di Wanda Metropolitano pada duel leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Alih-alih lolos ke babak berikutnya, Atletico justru tersingkir pada leg kedua.
Juventus berhasil bangkit di Turin dan mampu menggilas tim asuhan Diego Simeone dengan tiga gol tanpa balas. Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan Bianconeri dengan mencetak hattrick.
Atletico mungkin senang dengan kemenangan di leg pertama. Namun, itu bukan jaminan untuk bisa lolos ke babak selanjutnya dan tim asuhan Simeone pernah kolaps setelah memiliki keunggulan seperti sebelumnya.
Anfield Adalah Benteng

Liverpool sangat kuat ketika bermain di Anfield. Kerumunan fans dan atmosfer yang tercipta di Anfield selalu membantu Liverpool meraih kemenangan.
Jika tidak percaya tanya saja Barcelona. Mereka unggul 3-0 di leg pertama semifinal Liga Champions musim lalu. Namun, Blaugrana kemudian digilas dengan skor 4-0 di Anfield.
Atletico asuhan Diego Simeone mungkin adalah tim yang tangguh. Namun, dengan dukungan penuh dari suporter setianya, Liverpool tidak bisa dianggap enteng pada pertemuan kedua nanti.
Liverpool Selalu Mencetak Gol

Liverpool memang gagal mencetak gol ke gawang Atletico Madrid di Wanda Metropolitano. Namun, sebelum pertandingan itu, The Reds tidak bisa menjebol gawang lawan hanya satu kali saja pada 2019-20 yaitu saat tandang melawan Napoli di babak grup Liga Champions.
Liverpool punya rekor mencetak gol yang luar biasa di Anfield. Pasukan Jurgen Klopp hanya dua kali mencetak kurang dari dua gol dalam 16 pertandingan terakhir kandang sendiri yaitu saat imbang 1-1 dengan Napoli pada November dan menang 1-0 atas Wolves pada bulan Desember.
Apakah satu gol tandang saja sudah cukup bagi Atletico untuk memenangkan pertandingan? Mungkin, tetapi The Reds sekarang juga juga sudah agak jarang mencetak dua gol di kandang. Liverpool mencetak 3 gol atau lebih di Anfield dalam 6 dari 13 pertandingan Primer League musim ini, dan secara keseluruhan, mereka telah mencetak 99 gol dalam 43 pertandingan kompetitif di sana pada 2019-20.
Liverpool punya penyerang luar biasa seperti Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane dan kemungkinan Atletico hanya bertahan seperti pada pertandingan pertama. Atletico mungkin belum aman dengan keunggulan 1-0 saat berkunjung ke Anfield.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool Dikalahkan Atletico, Salah Kena Damprat Gullit, Kenapa?
Liga Champions 20 Februari 2020, 22:18
-
Peringatan Messi untuk Barcelona Jelang Lawan Napoli
Liga Champions 20 Februari 2020, 21:24
-
Messi Masih tak Bisa Temukan Penjelasan Atas Kekalahan Barcelona dari Liverpool
Liga Champions 20 Februari 2020, 18:27
-
Tanpa Liga Champions, Messi Sebut Man City Bakal Ambyar
Liga Champions 20 Februari 2020, 17:57
-
4 Fakta Menarik Dari Performa Luar Biasa Atalanta Musim Ini
Liga Italia 20 Februari 2020, 15:15
LATEST UPDATE
-
Inter vs Bodo/Glimt: Cristian Chivu Minta Nerazzurri Comeback dalam Ketenangan
Liga Champions 24 Februari 2026, 15:37
-
Tempat Menonton Atletico Madrid vs Club Brugge: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 24 Februari 2026, 14:51
-
Tempat Menonton Inter vs Bodo/Glimt: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 24 Februari 2026, 14:41
-
Mengapa Andre Onana Gagal di Manchester United? Begini Penjelasan dari Legenda MU
Liga Inggris 24 Februari 2026, 14:30
-
Rundown KLBB Festival 2026 Resmi Rilis: Sheila On 7 dan Hindia Siap Guncang GBK!
Lain Lain 24 Februari 2026, 14:30
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35























KOMENTAR