Bola.net - Bola.net - Philippe Coutinho mampu menunjukkan performa yang luar biasa saat bermain untuk Liverpool. Karena itulah, Barcelona bersedia menebus pemain asal Brasil itu dengan biaya yang sangat besar.
Namun, waktunya di Barcelona mungkin harus segera berakhir. Dia hanya tidak mendapatkan dukungan dari manajernya, tapi juga membiarkan potensinya terbuang sia-sia.
Ketika Barcelona menandatangani Coutinho dari Liverpool pada 2018, banyak yang berharap besar pada pemain ini. Ia sempat membuat beberapa penampilan bagus di La Liga musim lalu.
Tapi, musim ini, seperti catatan WhoScored,ia hanya tampil di 17 laga La Liga, dan 10 di antaranya datang dari bangku cadangan.
Mantan bintang Liverpool harus mendapatkan lebih banyak menit di lapangan. Tapi, dilaporkan awal pekan ini bahwa Barcelona telah menawarkan Coutinho ke Manchester United (MU).
Berikut ada tiga alasan mengapa Coutinho harus pindah ke Manchester United pada musim panas ini.
Pelamar Potensial

MU adalah pelamar yang layak dengan banyak alasan. Coutinho sendiri sudah tahu bagaimana rasanya bermain di Old Trafford.
Namun, masih harus dilihat apakah laporan yang menghubungkan MU dengan Coutinho itu benar atau tidak. Tapi, satu hal yang pasti, United akan kehilangan bintang jika mereka menolak tawaran Barcelona.
Langkah seperti itu akan menguntungkan semua pihak. Coutinho pasti akan mendapatkan lebih banyak waktu pertandingan daripada yang ia dapatkan bersama Barcelona. Dan, MU akan mendapatkan hal lebih dari Liverpool.
Apalagi, MU kini dalam kondisi baik setelah ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Dia memainkan gaya sepakbola menyerang, yang jelas akan menguntungkan pemain eksploitasi seperti Coutinho.
Persaingan Panas

Mengapa Ernesto Valverde tidak melihat bahwa Coutinho adalah masa depan?
Barcelona memang bukan tim yang mudah untuk dimasuki. Mereka memiliki kekuatan serangan paling bergengsi di Eropa saat ini, yang ada di diri Lionel Messi.
Sebenarnya, Coutinho adalah pilihan terbaik untuk berduet dengannya. Tapi, Valverde suka bereksperimen dengan timnya terlalu banyak. Dan, sayangnya Coutinho, sering kali berada di ujung penerima eksperimen tersebut.
Jika Coutinho seorang pemain yang berjuang untuk mendapatkan waktu permainan yang konsisten, maka Barcelona bukanlah tempatnya. Terutama mengingat fakta bahwa mereka mungkin akan meningkatkan kekuatan serangan mereka di musim panas untuk mengikuti perubahan positif Real Madrid akhir-akhir ini.
Langkah Karier

Perpindahan dari Barcelona tidak akan mencerminkan Coutinho menyerah. Bahkan, itu berarti sebaliknya. Dia bisa dengan mudah tinggal bersama Barcelona dan merasa nyaman dengan gaji yang mewah. Tapi, apakah itu akan menjadi langkah karier yang tepat? Mungkin tidak.
Langkah karier yang tepat adalah memulai lagi di tempat lain. Jika klub itu adalah MU, maka jadilah itu. Setidaknya dia akan menjadi bagian dari usaha yang menarik kembali ke ujung atas sepak bola Eropa.
Memang apa pun yang dipilih Coutinho akan dijauhi atau tak disukai para penggemar dan media. Namun, ia akan menjadi contoh bagi semua pemain jika dia melepaskan situasinya dengan Barcelona untuk memulai dari awal.
Sumber: Liputan6.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lima Kemenangan Terbaik Diego Simeone di Camp Nou
Liga Spanyol 5 April 2019, 22:34
-
Lima Fakta Menarik Partai Barcelona vs Atletico Madrid
Liga Spanyol 5 April 2019, 22:30
-
Lima Pemain Penentu Duel Barcelona vs Atletico Madrid
Liga Spanyol 5 April 2019, 21:48
-
Jamu Barcelona, MU Disebut Sebagai Tim Underdog
Liga Champions 5 April 2019, 21:40
-
MU vs Barcelona, Setan Merah Rawan Dibantai Tim Tamu
Liga Champions 5 April 2019, 21:20
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR