Bola.net - Tottenham tengah mengalami musim yang berat. Tim asuhan Jose Mourinho itu sekarang akrab dengan rentetan hasil buruk.
Spurs mungkin bisa mengamankan posisi enam besar di klasemen Premier League pada akhir musim nanti. Namun, perjalanan mereka untuk menuju ke sana kembali mendapat hambatan.
Spurs baru saja bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Burnley, Minggu (8/3/2020). Hal itu membuat The Lilywhites tidak pernah menang dalam lima laga terakhir.
Tambahan satu angka membuat Tottenham tertahan di peringkat 8 klasemen Premier League dengan raihan 41 poin dari 29 laga. Mereka tertinggal 3 poin dari peringkat keenam yang dihuni Wolverhampton.
Dengan segala pengalamannya, Mourinho sepertinya sudah gagal menanamkan filosofinya di tim. Selain itu, ia juga kurang beruntung dengan cedera yang dialami pemain kuncinya.
Berikut ini tiga alasan Tottenham akan kesulitan mendapatkan tiket ke Liga Champions musim depan seperti dilansir Sportskeeda.
Tak Ada Kedalaman di Lini Depan

Ketika musim berjalan semakin sulit, Tottenham mendapat pukulan telak karena pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka Harry Kane menderita cedera hamstring melawan Southampton pada Januari. Spurs kemudian mengumumkan bahwa Kane akan absen hingga April.
Tidak cukup sampai di situ, Son Heung-min mengalami hal yang sama dalam pertandingan pertandingan melawa Aston Villa. Meskipun bermain 90 menit dan mencetak gol kemenangan untuk timnya, Son diketahui mengalami patah tulang di lengannya dan diperkirakan akan menepi selama hampir 8 minggu, yaitu minimal dua bulan.
Tottenham kesulitan mengalahkan lawan-lawannya karena tidak bisa mencetak banyak gol. Tidak merekrut striker pada bulan Januari kemungkinan sudah membunuh peluang Spurs untuk finis di posisi empat besar.
Rekrutan Mahal Gagal Bersinar

Pemain-pemain seperti Steven Bergwijn dan Lucas Moura sudah gagal mengisi lubang yang ditinggalkan oleh Harry Kane dan Son. Tetapi para pemain di belakang juga sama-sama harus disalahkan, karena penampilan mereka sangat mengecewakan.
Dua pemain mahal, Tanguy Ndombele dan Giovani Lo Celso memiliki start yang sulit pada musim ini. Meski banyak yang berpendapat Lo Celso sudah mulai nyetel, Ndombele merupakan kegagalan besar di musim debutnya dan terlihat jauh dari comeback.
Setelah pertandingan melawan Burnley, Jose Mourinho mengkritik Ndombele secara terbuka. Ia sangat tidak puas dengan penampilan gelandang asal Prancis tersebut.
Ndombele direkrut pada musim panas senilai 54 juta pounds tetapi belum menunjukkan penampilan yang mengesankan. Ia hanya mencetak 2 gol dan 2 assist dalam 12 penampilan sebagai starter musim ini di liga.
Jadwal Berat Sampai Akhir Musim

Tottenham kehilangan 8 poin dalam 3 pertandingan terakhir dan mereka cukup beruntung tidak terlalu jauh dari enam besar. Namun, Spurs akan menghadapi Manchester United dan West Ham di kandang dalam dua pertandingan berikutnya. Jika Tottenham kesulitan menghadapi Norwich dan Burnley, Spurs diyakini akan mengalami nasib yang sama melawan tim seperti Man United dan West Ham. Ada potensi mereka menelan kekalahan dan dengan sekejap mata, mereka bisa terpaut terlalu jauh dari posisi keenam.
The Lilywhites masih belum menjamu Leicester City, Arsenal, Manchester United dan Everton. Mereka sudah kalah tiga dari empat tim musim ini. Selain itu, Spurs juga harus melakukan perjalanan ke Bramall Lane, Selhurst Park dan St James' Park. Ini adalah tiga tempat terberat untuk dikunjungi dan dengan mempertimbangkan performa Tottenham, mereka tidak terlihat seperti tim yang bisa mendapatkan 3 poin di salah satu pertandingan itu.
Jose Mourinho perlu melakukan perubahan hingga akhir musim jika mereka ingin finis di posisi enam besar. Persaingan untuk mendapat tiket ke Eropa sangat berat musim ini, dan tanpa pemain-pemain seperti Kane dan Son, Tottenham tidak mungkin akan mendapatkannya.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Tottenham Bakal Finis di Luar 6 Besar
Editorial 9 Maret 2020, 16:28
-
Betapa Menyebalkannya Jose Mourinho Saat Masih Menjadi Pemain
Liga Inggris 7 Maret 2020, 05:04
LATEST UPDATE
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58























KOMENTAR