Bola.net - Chelsea merekrut Kepa Arrizabalaga pada tahun 2018 untuk menggantikan Thibaut Courtois. Bahkan, The Blues harus merogoh kocek sebesar 80 juta euro untuk mendapatkan sang pemain dari Athletic Bilbao.
Sebagai kiper termahal di dunia, Kepa diharapkan bisa tampil solid di bawah mistar. Akan tetapi, performa pemain asal Spanyol itu dianggap masih belum sesuai ekspektasi.
Jika dibandingkan dengan musim lalu, performa Kepa menurun dengan cukup drastis pada musim ini. Ia bahkan kerap membuat kesalahan yang sangat merugikan timnya.
Manajer Chelsea, Frank Lampard, juga sudah memberi peringatan pada kiper berusia 25 tahun itu. Lampard menginginkan Kepa untuk meningkatkan penampilannya.
Performa buruk yang ditunjukkan Kepa kabarnya berpengaruh pada masa depannya. Menurut laporan, Chelsea ingin mencari kiper baru di bursa transfer.
Berikut ini tiga kiper yang bisa menggantikan Kepa Arrizabalaga di Chelsea seperti dilansir Sportskeeda.
Nick Pope

Chelsea sudah dikaitkan dengan kepindahan Nick Pope dan ia bisa menjadi pilihan yang bagus untuk Frank Lampard. Pope sudah menjadi kiper utama Burnley sejak menggantikan Tom Heaton pada musim 2017-18.
Pada usia 27 tahun, Pope memang lebih tua dari Kepa. Kendati demikian, Pope bisa dibilang masih cukup muda untuk posisi kiper.
Pope masih terikat kontrak dengan The Clarets sampai 2023. Karena itu, Chelsea mungkin harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk mendatangkan sang pemain ke Stamford Bridge.
Gianluigi Donnarumma

Gianluigi Donnarumma merupakan salah satu kiper muda yang menjanjikan di Eropa saat ini. Meski baru berusia 20 tahun, Donnarumma sudah menjadi kiper utama AC Milan sejak musim 2015-16.
Sejauh musim ini, Donnarumma sudah bermain 20 kali untuk Milan. Dari sekian kesempatan itu, kiper timnas Italia itu sudah kemasukan 25 gol.
Kontrak Donnarumma dengan Milan akan habis pada 2021. Jika Milan tidak berhasil memperpanjang kontraknya, Chelsea mungkin bisa memberikan jalan keluar kepada sang pemain.
Andre Onana

Andre Onana merupakan pemain didikan akademi La Masia Barcelona. Ia saat ini sudah menjadi kiper utama raksasa Belanda Ajax Amsterdam.
Baru berusia 23 tahun, Onana masih sangat mudah untuk ukuran kiper. Namun, pemain asal Kamerun itu sudah punya pengalaman bermain bermain 3,5 musim penuh untuk Ajax, dan juga membuat hampir 30 penampilan di Liga Champions.
Onana masih terikat kontrak dengan Ajax sampai 2020 mendatang. Namun, sang pemain mengaku cukup tertarik bermain di Premier League.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jack Grealish Bisa Gantikan Peran Hazard di Chelsea
Liga Inggris 27 Januari 2020, 21:40
-
Frank Lampard Konfirmasi Belum akan Kejar Boubakary Soumare
Liga Inggris 27 Januari 2020, 17:40
-
Edinson Cavani ke Atletico Madrid, Chelsea Ramaikan Transfer Krzysztof Piatek
Liga Inggris 27 Januari 2020, 15:00
-
4 Alternatif Moussa Dembele untuk Chelsea di Januari 2020
Editorial 27 Januari 2020, 13:05
-
3 Calon Pengganti Kepa Arrizabalaga di Chelsea
Editorial 27 Januari 2020, 11:53
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR