Bola.net - Manchester United akan menghadapi ujian berat dalam ajang Premier League pada akhir pekan ini. Mereka akan menjamu Liverpool di Old Trafford, Minggu (20/10/2019).
Tim tamu lebih difavoritkan memenangi pertandingan tersebut. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer bisa meraih hasil positif jika fokus pada sejumlah area.
Harry Maguire dan kawan-kawan tengah berada dalam masa-masa sulit belakangan ini. Di liga domestik, mereka duduk di posisi ke-12 klasemen sementara dengan koleksi dua kemenangan saja dari delapan pertandingan.
Sebaliknya, The Reds justru dalam performa berapi-api berkat keberhasilan menyapu bersih delapan pertandingan. Nyaris seluruh lini bisa menjadi serangan mematikan buat lawan-lawannya.
Kendati demikian, bukan berarti Liverpool tak memiliki celah untuk dimanfaatkan. Berikut ini area-area yang wajib menjadi fokus utama United kala meladeni serangan Mohamed Salah dan kawan-kawan.
Pertebal Pertahanan di Sisi Lapangan

Menahan akselerasi Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson buat Manchester United bukanlah masalah sepele. Kelihaian dua bek itu dalam menyisir sisi lapangan merupakan salah satu kekuatan menakutkan Liverpool.
Itu bisa menjadi dilema buat Solksjaer dalam menentukan apakah akan menerapkan garis pertahanan. Jika ia memutuskan untuk bermain dengan pertahanan yang sempit, Alexander-Arnold dan Robertson bisa leluasa memainkan perannya dalam membantu serangan Merseyside Merah.
Sebaliknya, meladeni permainan melebar Liverpool bisa berakibat fatal buat Manchester United, kecuali jika para pemain bertahan bisa melakukan komunikasi dengan pemain di posisi sayap. Imbasnya, Setan Merah akan dipaksa memainkan serangan balik karena bakal sulit melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.
Melakukan Man-marking Terhadap Mane dan Firmino

Menghadapi tim yang memiliki tiga ujung tombak tajam seperti Liverpool akan menjadi kendala berat buat Manchester United. Apalagi baik Sadio Mane, Salah dan Roberto Firmino memiliki style berbeda.
Firmino misalnya, biasa dimainkan di tengah dan bertugas merusak barisan pertahanan lawan. Tak jarang, gelandang bertahan diberikan tugas menempel penyerang asal Brasil itu agar bek tengah bisa menaruh fokus ke Mane atau Salah.
Salah, meskipun ancaman besar buat lini pertahanan, jarang menjadi perancang serangan. Lain halnya dengan Mane dan Firmino yang seringkali berperan sebagai poros serangan Liverpool.
Oleh karena itu, Solksjaer bisa menginstruksikan pemain bertahan Manchester United untuk melakukan man-marking terhadap Mane dan Firmino secara konsisten. Saat Mane menguasai bola, penjaga setianya wajib mencegah striker Senegal itu melepaskan tembakan.
Memanfaatkan Serangan Balik

Sebagian pendukung Manchester United mungkin tak akan suka melihat tim kesayangannya bermain bertahan di Old Trafford menghadapi Liverpool. Hanya saja, mungkin itu satu-satunya cara terbaik menghadapi sang rival.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp memiliki Fabinho dan Gerginio Wijnaldum di lini tengah yang baik dalam melepas diri dari pressing ketat lawan dan menjaga penguasaan bola. Jika United memaksakan high-pressing, ini perjudian yang berisiko tinggi.
Komitmen Solksjaer dalam menerapkan strategi pada laga nanti sangat menarik untuk dinanti. United dituntut untuk menjaga kerapatan di tengah, namun fleksibel di kedua sisi sayap dalam bertahan dan menyerang.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Gregah/Editor Ario Yosia
Published: 17 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United vs Liverpool: Tuan Rumah Diprediksi Bangkit
Liga Inggris 17 Oktober 2019, 22:52
-
Joel Matip Tegaskan Bisa Main di Laga Manchester United vs Liverpool
Liga Inggris 17 Oktober 2019, 22:24
-
Anthony Martial Diklaim Bakal Ubah Peruntungan Manchester United
Liga Inggris 17 Oktober 2019, 22:00
-
Manchester United vs Liverpool, Robertson Waspadai Kebangkitan Setan Merah
Liga Inggris 17 Oktober 2019, 21:12
-
Dilema Manchester United: Butuh Pemain Tapi Takut Diporoti
Liga Inggris 17 Oktober 2019, 21:00
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR