Bola.net - Bola.net - Banyak orang mengenal Barcelona punya akademi pemain muda yang bagus bernama La Masia. Akademi itu menghasilkan beberapa pemain terbaik di dunia seperti Lionel Messi, Gerrard Pique, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez.
Pemain-pemain seperti Messi, Pique, Iniesta dan Xavi mampu menjadi tulang punggung Barcelona selama bertahun-tahun. Bersama mereka, Barcelona berhasil meraih banyak gelar seperti La Liga, Copa del Rey dan juga Liga Champions.
Sayangnya, sekarang banyak yang mengkritik klub karena mereka gagal meniru kesuksesan masa lalu dalam dalam memproduksi pemain bintang. Pemain-pemain seperti Sandro Ramirez dan Carles Planas dianggap tidak cukup bagus untuk Bluagrana.
Namun, beberapa lulusan La Masia sekarang ada yang menjadi sangat sukses setelah meninggalkan Barcelona. Beberapa dari mereka bahkan sudah menjelma menjadi salah satu yang terbaik di posisinya masing-masing.
Berikut ini tiga lulusan La Masia yang paling sukses setelah dijual oleh raksasa Catalan seperti dilansir Sportskeeda.
Alex Grimaldo

Grimaldo menjadi pemain Barcelona dari 2008 hingga 2015. Setelah bermain untuk akademi klub selama sekitar empat tahun, pemain berusia 23 tahun itu akhirnya melakukan debut resminya untuk tim B pada September 2011. Pemain Spanyol itu mengesankan di tim junior, tampil menonjol dalam dua musim terakhirnya.
Sayangnya, Barcelona sudah menjualnya ke Benfica sebelum sang bek bahkan mendapat kesempatan untuk bermain di tim utama. Namun, kepindahannya ke klub Portugal sejauh ini menjadi berkah yang luar biasa untuk Grimaldo.
Grimaldo sekarang bisa dibilang adalah salah satu bek kiri muda terbaik di Eropa dan beberapa raksasa, termasuk Barcelona sendiri mengincarnya. Grimaldo rata-rata mencatatkan 2,3 tekel per pertandingan dan mengesankan saat menyerang dengan mencetak 6 gol dan membuat 5 assist di semua kompetisi musim ini.
Andre Onana

Seandainya Barcelona tidak membiarkan Andre Onana pergi ke Ajax pada 2015, sang kiper mungkin tidak akan sesukses sekarang. Pemain muda Kamerun itu memulai karirnya di Yayasan Samuel Eto'o, sebuah akademi yang dimiliki oleh penyerang legendaris Barcelona itu sebelum bergabung dengan La Masia.
Namun, pemain berusia 22 tahun itu tidak berhasil masuk ke tim utama dan Blaugrana akhirnya menjualnya ke Ajax dengan hanya € 150.000. Setelah mengesankan di tim junior Ajax, Onana secara bertahap dipromosikan ke tim utama raksasa Belanda itu dan mulai menjadi pelapis Jasper Cillessen. Kepergian Cillessen ke Barcelona membuat pemain Kamerun itu menjadi pemain reguler bagi Ajax.
Kini banyak yang menyebut Onana sebagai salah satu talenta terpanas di Eropa. Dia adalah kunci bagi Erik Ten Hag untuk maju ke perempat final Liga Champions saat mengalahkan Real Madrid di babak sistem gugur dan membuat timnya tak terkalahkan dalam grup yang terdiri dari Bayern Munchen dan Benfica.
Thiago Alcantara

Thiago Alcantara memulai karirnya di Flamengo sebelum bergabung dengan La Masia pada tahun 2005. Dia dipromosikan ke tim utama Barcelona pada tahun 2009 dan secara bertahap mendapat kesempatan bermain dari Pep Guardiola.
Setelah kepergian Guardiola ke Bayern Munchen dan kesulitan mendapat kesempatan bermain rutin di Camp Nou, pemain berusia 27 tahun itu kemudian dijual oleh Barcelona ke raksasa Jerman itu seharga € 25 juta.
Untungnya, karier Thiago di Bundesliga cukup sukses sejauh ini dan membuat harganya meroket. Sebuah laporan bahkan menyatakan bahwa Manchester City bersedia untuk memecahkan rekor transfer klub untuk memboyong sang gelandang dari Bayern.
Video Pilihan
Berita video MotoGP Qatar 2019 yang berlangsung sengit antara Marc Marquez dengan Andrea Dovizioso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Kriteria Calon Ketua Umum PSSI yang Diinginkan PSIS Semarang
Bola Indonesia 26 Februari 2019, 03:13
-
PSIS Menunggu Hasil Pemeriksaan Kesehatan Wallace Costa Alves
Bola Indonesia 26 Februari 2019, 01:23
-
Gagal di Piala Indonesia, PSIS Akan Gelar Evaluasi
Bola Indonesia 26 Februari 2019, 00:44
-
PSIS Tidak Mau Terburu-buru Mendatangkan Pemain Asing Asia
Bola Indonesia 20 Februari 2019, 23:35
-
Jadi Tuan Rumah, PSIS Semarang Antusias Menyambut Piala Presiden
Bola Indonesia 20 Februari 2019, 22:51
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR