5 Fakta Menarik Bologna: Kolaborasi Thiago Motta dan Marco Di Vaio Bikin Rossoblu jadi Kuda Hitam Serie A

Bola.net - Bologna berhasil membuat kejutan pada gelaran Serie A musim 2023/2024. Mereka menjadi salah satu tim kuda hitam di Serie A.
Hingga pekan ke-17, Bologna mampu duduk di urutan ke-4 klasemen dengan koleksi 31 poin. Mereka meraih 8 kali kemenangan, 7 kali hasil imbang, serta baru menelan 2 kekalahan.
Bologna juga menjadi salah satu tim yang paling sulit dibobol di Serie A. Mereka baru kebobolan sebanyak 12 kali dan hanya kalah dari Inter Milan (7) serta Juventus (11).
Sepanjang paruh pertama musim ini, Bologna juga kerap menyulitkan tim-tim besar Serie A. Mereka menahan imbang Juventus, Napoli hingga Inter Milan.
Selain itu, Bologna juga sukses memaksa dua tim asal ibukota yakni AS Roma dan Lazio bertekuk lutut. AC Milan menjadi salah satu tim yang berhasil menaklukan Bologna.
Performa gemilang Bologna juga terlihat di ajang Coppa Italia. Skuad asuhan Thiago Motta itu mampu menyingkirkan juara bertahan Inter Milan.
Ada beberapa fakta unik dari tim dengan julukan I Rossoblu tersebut. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
1. Sejarah Singkat dan Julukan

Bologna punya sejarah panjang di sepak bola Italia. Mereka didirikan pada 1909 oleh sekelompok siswa perguruan tinggi setempat.
Bologna punya julukan I Rossoblu karena seragam mereka yang berwarna biru-merah. Mereka berkandang di Stadio Renato Dall'Ara yang berkapasitas 36,000 penonton.
Dalam sejarahnya, Bologna beberapa kali terdegradasi ke Serie B hingga Serie C. Mereka terakhir kali promosi ke Serie A pada tahun 2015 lalu.
2. 7 Kali Scudetto

Bologna saat ini memang tidak dikenal sebagai tim penantang gelar Serie A. Meski begitu, I Rossoblu pernah tujuh kali menjadi pemenang Scudetto.
Bologna berhasil meraih gelar Serie A pertamanya pada musim 1924/1925. Setelah itu, mereka menjadi juara pada edisi 1928/1929, 1935/1936, 1936/1937, 1938/1939, 1940/1941 dan 1963/1964.
Selain Serie A, Bologna juga punya dua trofi Coppa Italia. Mereka pernah menjadi juara Piala Winners pada tahun 1998.
3. Dilatih Thiago Motta

Kesuksesan yang diraih Bologna pada musim ini tidak terlepas kecerdikan sang arsitek Thiago Motta. Menggunakan formasi 4-2-3-1, Motta berhasil membuat I Rossoblu menjadi tim yang disegani.
Bologna berhasil menyulitkan sejumlah tim besar Serie A. I Rossoblu juga sukses mencetak 21 gol dan hanya kemasukan 12 gol dari 17 pertandingan di Serie A.
Di bawah arahan Motta, sejumlah pemain muda Bologna turut menunjukkan sinarnya. Salah satunya adalah Joshua Zirkzee yang kini menarik perhatian sejumlah tim besar Eropa.
4. Marco Di Vaio Bekerja Dibalik Layar
Happy birthday to Bologna legend and recently appointed Sporting Director, Marco Di Vaio! ????#WeAreOne pic.twitter.com/a1mtgdYr8Y
— Bologna FC 1909 (@BolognaFC1909en) July 15, 2022
Semasa bermain, Marco Di Vaio berhasil menjadi legenda Bologna. Dia bermain untuk I Rossoblu selama empat tahun dan mencetak lebih dari 60 gol di sana.
Setelah pensiun di Montreal Impact, Di Vaio kembali ke Bologna. Dia bekerja sebagai direktur olahraga klub.
Selama bekerja sebagai direkrut olahraga, Di Vaio sudah menunjukkan kinerja yang cukup bagus. Salah satu rekrutan terbaiknya adalah Joshua Zirkzee yang saat ini menjadi bintang Bologna.
5. Ada Mantan Rekan Egy Maulana Vikri (Kacper Urbanski)
Young Kacper Urbanski working hard ????????????#WeAreOne pic.twitter.com/aiucdV1t1c
— Bologna FC 1909 (@BolognaFC1909en) July 3, 2022
Kacper Urbanski merupakan gelandang asal Polandia yang bermain di Bologna. Dia pernah menjadi rekan setim pemain timnas Indonesia Egy Maulana Vikri di Lechia Gdansk.
Urbanski memulai kariernya dari akademi Lechia Gdansk. Pemain yang kini berusia 19 tahun itu promosi ke tim utama pada tahun 2019 dan membuat lima penampilan.
Pada Februari 2021, Urbanski dipinjamkan ke Bologna. I Rossoblu sudah merekrutnya secara permanen dan sang pemain telah mencatatkan 12 penampilan untuk I Rossoblu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Priiit! Tim Italia yang Gabung European Super League Bakal Didepak dari Serie A
Liga Italia 29 Desember 2023, 16:54
-
5 Pemain AC Milan yang Kontraknya Habis di Akhir Musim 2023/2024
Editorial 29 Desember 2023, 11:50
-
Prediksi Genoa vs Inter Milan 30 Desember 2023
Liga Italia 29 Desember 2023, 11:31
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR