
Bola.net - Persaingan di sepak bola tidak hanya soal memenangkan gelar, tetapi juga menggagalkan impian lawan. Beberapa tim telah menjadi mimpi buruk bagi rival mereka dengan menghancurkan peluang juara di momen krusial.
Everton baru saja melakukannya kepada Liverpool dengan gol telat yang membuat Arsenal tetap memiliki harapan di Premier League. Jika Liverpool gagal juara, momen itu bisa dianggap sebagai titik balik kegagalan mereka.
Sepanjang sejarah Premier League, ada beberapa tim yang pernah merusak harapan rivalnya di jalur juara. Gol-gol telat, hasil imbang yang menyakitkan, atau kekalahan mengejutkan telah mengubah arah persaingan.
Terkadang, tim yang tidak berpeluang juara justru memainkan peran penting dalam menentukan siapa yang akan mengangkat trofi. Momen-momen seperti ini selalu menjadi bagian dari drama kompetisi.
Berikut lima tim yang pernah sukses menggagalkan ambisi juara rival mereka di era Premier League.
1. Manchester United 1-1 Liverpool

Manchester United sedang bersaing ketat dengan Arsenal untuk gelar juara musim 1997/1998. Namun, hasil imbang 1-1 melawan Liverpool datang di momen yang tidak tepat.
Ronny Johnsen membuka skor lebih dulu, tetapi Michael Owen menyamakan kedudukan di babak pertama. Hasil ini membuat Man United turun ke peringkat kedua dan kehilangan momentum.
Arsenal meraih 10 kemenangan beruntun dari Maret hingga Mei dan akhirnya juara. Hasil imbang melawan Liverpool menjadi salah satu penyebab gagalnya Man United meraih gelar.
2. Tottenham 4-4 Chelsea

Chelsea sedang berusaha merebut kembali gelar dari Manchester United pada musim 2007/2008. Mereka datang ke markas Tottenham dengan catatan 12 laga tanpa kekalahan.
Chelsea empat kali unggul, tetapi Spurs selalu berhasil menyamakan skor. Gol spektakuler Robbie Keane di akhir laga membuat Chelsea kehilangan dua poin berharga.
Tottenham hanya finis di peringkat 11, tetapi hasil ini berdampak besar. Chelsea akhirnya gagal juara, kalah dua poin dari Manchester United, dengan laga ini menjadi salah satu penyebabnya.
3. Liverpool 0-2 Chelsea

Musim 2013/2014 menyajikan persaingan ketat antara Liverpool, Chelsea, dan Manchester City. Chelsea sempat memimpin di pekan ke-33, tetapi laga di Anfield pada pekan ke-36 menjadi momen penentu.
Liverpool yang berada di puncak justru tumbang di kandang sendiri. Chelsea, meski hanya menguasai 27% bola, menang lewat gol Demba Ba dan Willian, dengan Steven Gerrard terpeleset.
Setelah kekalahan ini, Liverpool kehilangan momentum. Mereka kemudian membuang keunggulan 3-0 melawan Crystal Palace, memastikan kegagalan dalam perebutan gelar.
4. Chelsea 2-2 Tottenham

Laga ini disebut The Battle of the Bridge karena permainan keras dengan 13 kartu kuning. Chelsea bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menahan Spurs 2-2.
Hasil ini memastikan Leicester City juara Premier League musim 2015/2016. Sebelumnya, Spurs kehilangan poin penting di pekan 28 dan 29.
Tottenham kalah dari West Ham dan imbang lawan Arsenal. Ditahan West Brom dan Chelsea membuat peluang juara mereka hilang.
5. Manchester United 2-2 Liverpool

Liverpool datang ke Old Trafford sebagai pemuncak klasemen. Mereka telah menang 10 dari 13 laga terakhir sebelum menghadapi Manchester United pada musim 2023/2024.
Man United finis di posisi kedelapan, terburuk dalam sejarah Premier League mereka. Namun, mereka berhasil menghambat laju Liverpool dengan hasil imbang.
Dua pekan sebelumnya, Man United juga menyingkirkan Liverpool dari FA Cup dengan kemenangan 4-3. Hasil ini membuat Liverpool hanya menang dua kali dalam enam laga terakhir, menggagalkan akhir indah bagi Klopp.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
- 5 Pemain Top yang Meredup Setelah Meninggalkan Chelsea
- 5 Pemain yang Bisa Gantikan Kai Havertz di Arsenal
- Di Mana Mereka Sekarang? Pemain Pilihan Lionel Messi di Ballon d'Or
- 7 Penyerang Top yang Bisa Jadi Pengganti Mohamed Salah di Liverpool
- 7 Bintang Serie A yang Kontraknya Habis pada 2025: Bakal Jadi Rebutan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bahkan Seorang Rafael Benitez Ikut Dorong Alexander-Arnold ke Real Madrid
Liga Inggris 14 Februari 2025, 11:50
-
Mohamed Salah Mainkan Tawaran Arab Saudi untuk Desak Kontrak Baru di Liverpool?
Liga Inggris 14 Februari 2025, 11:38
-
5 Tim yang Pernah Menyabotase Harapan Juara Rivalnya
Editorial 14 Februari 2025, 11:13
-
Eks Wasit FIFA: Oliver Bikin Blunder di Laga Everton vs Liverpool
Liga Inggris 13 Februari 2025, 19:56
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR