Bola.net - Bola.net - Oscar mengawali karirnya bersama Shanghai SIPG dengan sangat impresif setelah mencetak gol dalam laga debutnya di Liga Champions Asia. Dengan demikian, pemain asal Brasil itu punya kesempatan besar untuk mengembalikan karirnya setelah meredup di Chelsea.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak pemain yang memutuskan pindah dari Eropa menuju Tiongkok dengan berbagai alasan. Namun, ada juga yang berhasil membangkitkan karirnya setelah pindah ke Negeri Tirai Bambu.
Berikut adalah enam pemain yang membuktikan bahwa pindah ke Tiongkok adalah keputusan yang tepat.
Renato Augusto

Ke: Beijing Guoan
Setelah menjalani periode yang tidak konsisten dan kurang sukses selama tiga setengah tahun dengan Bayer Leverkusen, mantan gelandang Flamengo Renato Augusto kembali ke Brasil pada tahun 2012 untuk bergabung dengan Corinthians di mana ia tetap berada di sana sampai Januari tahun lalu.
Augusto kemudian pindah ke ibukota Tiongkok dengan Beijing Guoan dan telah terbukti menjadi keputusan yang tepat. Semenjak itu Augusto mampu mengumpulkan 12 caps internasional untuk Brasil sepanjang tahun lalu, dibandingkan dengan lima selama lima tahun sebelumnya dan ikut memenangkan medali emas Olimpiade pada musim panas lalu.
Paulinho

Ke: Guangzhou Evergrande
Paulinho dianggap sebagai pembelian bagus oleh Tottenham ketika ia direkrut dari Corinthians pada tahun 2013 setelah ia mengangkat Copa Libertadores dengan klubnya dan Piala Konfederasi dengan negaranya.
Namun, selama dua musim di White Hart Lane, reputasi Paulinho menurun mengingat ia kehilangan tempat di starting XI Brasil dan hanya menjadi starter dalam tiga pertandingan di Premier League pada tahun terakhirnya di Inggris.
Berpisah kemudian menjadi solusi yang tepat bagi kedua belah pihak dan Paulinho akhirnya mampu menemukan kembali performa terbaiknya. Seperti Augusto, Paulinho sudah kembali masuk timnas Brasil belakangan ini.
Eran Zahavi

Ke: Guangzhou R&F
Eran Zahavi adalah pemain Israel paling sukses dari generasinya, namun karir yang sangat mengecewakan di Serie A selama 18 bulan dengan Palermo telah menodai reputasinya di liga besar Eropa.
Sebagai gelandang serang, Zahavi punya catatan gol yang luar biasa dengan 113 gol dari 148 pertandingan untuk Maccabi Tel-Aviv. Namun, kegagalannya di Italia membuat Zahavi kesulitan pindah menuju klub besar sehingga membuka jalan ke Tiongkok.
Setelah pindah ke Liga Super Tiongkok pada tahun 2016, Zahavi telah menjadi salah satu pemain terbaik di liga dengan mencetak 17 gol dalam 19 pertandingan untuk Guangzhou R&F.
Stephane Mbia

Ke: Hebei China Fortune
Kesulitan menembus tim utama QPR membuat Stephane Mbia dipinjamkan ke Sevilla. Nasib Mbia di Spanyol ternyata berubah lebih baik dengan membantu klub memenangkan Liga Europa.
Tak lama setelah kesuksesan tersebut, pemain Kamerun ternyata memilih untuk bergabung klub Turki Trabzonspor yang pada akhirnya terbukti menjadi bencana.
Melihat kesempatan pindah ke klub lain di salah satu dari lima liga besar Eropa menipis, Mbia akhirnya memutuskan pindah ke Tiongkok dan penampilannya cukup solid di sana.
Dario Conca

Ke: Guangzhou Evergrande
Playmaker Argentina berbakat yang membuat namanya di Brasil dengan Fluminense, Dario Conca menjadi berita utama ketika ia menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di dunia setelah pindah ke Guangzhou Evergrande pada tahun 2011.
Conca berusia 28 tahun pada saat pindah ke Tiongkok. Meski bermain cemerlang di Amerika Selatan, ia tidak pernah mendapat kesempatan dipanggil tim nasional Argentina.
Melihat peluang masuk ke skuat La Albiceleste semakin menipis, Conca justru menjadi menjadi perintis bagi para pemain Amerika Selatan di Asia dan mengantarkan Guangzhou Evergrande meraih banyak gelar.
Papiss Cisse

Ke: Shandong Luneng
Papiss Cisse membuat awal yang sangat bagus di Newcastle setelah bergabung dari klub Bundesliga Freiburg dengan mencetak 13 gol dalam 14 pertandingan pertama Premier League, termasuk voli yang luar biasa melawan Chelsea. Namun, selama empat musim berikutnya, ia cuma berhasil mengemas 24 gol liga.
Karena performa yang sudah tidak menentu dan berusia 31, Cisse akan kesulitan mendapat tawaran kembali ke Premier League setelah Newcastle terdegradasi. Untuk itu ia memutuskan pindah ke Shandong Luneng untuk berduet dengan Graziano Pelle.
Sampai sejauh ini, striker Senegal sudah mencetak lima gol dalam 13 pertandingan untuk membayar kepercayaan Shandong sehingga mau meninggalkan Eropa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Pemain Yang Mampu Bangkit Setelah Pindah ke Tiongkok
Editorial 9 Februari 2017, 11:31
-
10 Transfer Termahal Januari 2017
Editorial 1 Februari 2017, 10:25
-
Oscar: Conte Hormati Keputusan Saya
Liga Inggris 1 Februari 2017, 08:20
-
Beijing 'Cuma' Tawar Rooney 20 Juta Pounds
Liga Inggris 31 Januari 2017, 15:00
-
Conte Menyesal Tak Bisa Pertahankan Mikel dan Oscar
Liga Inggris 31 Januari 2017, 14:15
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
-
Prediksi Persib vs Melbourne Victory 28 Oktober 2026
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:40
-
Pemecatan Michael Carrick Ditunda! Laga Lawan Chelsea Jadi Penentuan!
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:30
-
AC Milan Segera Perpanjang Kontrak Christian Pulisic
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:13
-
Jadwal Siaran Langsung Persib vs Melbourne Victory di ACL Two di RCTI
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 19:00
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR